
Hari berganti hari....
Pencarian Azizah masih terus dilakukan.Kini bahkan bukan hanya anak buah Moreno yang mencari.Tapi juga Tari dan kedua anaknya serta diam diam Ammar bersama Livia dan Andrew pun ikut mencari keberadaan gadis malang itu.
Azizah bak hilang di telan bumi.Tak ada satupun tanda tanda keberadaan wanita itu.Ia menghilang tanpa meninggalkan jejak sama sakali..!sudah terhitung tiga hari Zizah menghilang.Namun dimana keberadaan nya kini tak ada yang tau....!
Zack kembali menyusuri jalan raya menggunakan mobil mewahnya.Sudah siang,ia masih sibuk mencari dari rumah sakit ke rumah sakit,barangkali Zizah berada di sana, terjadi hal hal buruk padanya lalu ada yang menolongnya dan membawanya ke rumah sakit...
Bisa jadi kan?
Pria itu terlihat letih.Entah mengapa ia begitu memikirkan Zizah.Ia benar benar takut kehilangan gadis itu.Tiga hari tanpa kabar dan tak jelas dimana keberadaannya nya.Apa yang sedang ia lakukan sekarang?baik baik sajakah ia saat ini?sudah makan kah ia?dimana ia berteduh?dengan siapa ia sekarang?sungguh....Zack benar benar khawatir.
Pria bertato itu menghentikan laju mobilnya di sisi jalan raya.Pria yang terlihat frustasi itu kembali mengusap wajahnya kasar.Pikirannya kacau ..!Ia benar benar sudah tak tahu lagi harus mencari Zizah dimana?!
Zack nampak berfikir sejenak.Apa ia harus kembali ke rumah Tari?mungkin sekarang Zizah sudah kembali ke rumah itu..?bisa jadi kan?
Ya... Zack mencoba mencari kemungkinan kemungkinan terkecil.Ia benar benar berharap Zizah bisa segera di temukan dalam keadaan yang baik baik saja.
Zack kembali menstarter mobilnya.Ia hendak melajukan kendaraannya itu menuju kediaman Tari lagi.Namun baru saja ia memutar kontak mobil,tiba tiba ..
drrrrttt..... drrrrttt......
ponsel di atas dashboardnya nya bergetar.Ia kemudian meraih benda pipih tersebut
*Bu Rahmi...
memanggil*.....
Sebuah panggilan telepon dari Bu Rahmi,wanita paruh baya yang sudah ia anggap seperti ibunya sendiri.Wanita itu juga salah satu dari segelintir orang yang mengetahui latar belakang dan kisah hidup Zack yang pilu salain Roky tentunya.
Zack segera mengusap tombol hijau di layar benda pipih tersebut lalu menempelkan benda canggih itu di telinganya.
"halo buk ...."ucap Zack.
"Zack.....hiks....."ucap bu Rahmi menangis dari seberang sana.
"buk.....?ibuk kenapa?ibuk kenapa nangis?"tanya Zack khawatir.
"Zack....pulaaang.....Azizaah.....huhuhuhu......" ucap Bu Rahmi sambil terus menangis.
Deeeggghhhhh....
Zack menegang...
Azizah?
Azizah kenapa?
Kenapa Bu Rahmi menangis?Seketika itu juga jantung Zack berdetak kencang.Ia yang sudah sangat khawatir kini dibuat makin khawatir dengan tangisan bu Rahmi.
"Azizah?Azizah udah ketemu?Azizah kenapa buk?!"tanya Zack mulai panik.
"pulang dulu nak....pulanglah.....huhuhuhu....."ucap Bu Rahmi makin menangis.
Zack mengusap wajahnya kasar, ada apa lagi ini?
__ADS_1
"Ya udah....ibuk tenang....saya akan pulang sekarang...."ucap Zack.
"cepat nak......"
"iya buk....ibuk jangan nangis ya.....saya pulang sekarang.... assalamualaikum....."ucap Zack
"wa alaikum salam...."sahut Bu Rahmi.
Sambungan telefon pun terputus.Zack segera melajukan mobilnya secepat kilat menuju istana Moreno.Kepanikan dan kekhawatiran jelas terlihat di wajah Zack.Entah apa yang terjadi kenapa Bu Rahmi terdengar menangis sambil menyebut nama Azizah.
Mungkinkah wanita itu berhasil di temukan oleh anak buah Moreno?apakah mereka menyiksa gadis itu sekarang sampai sampai membuat Bu Rahmi menangis seperti itu?
Jika iya...maka ia harus memberi para anak buah itu pelajaran...! mereka sudah bertindak tanpa perintah....!
Zack melesatkan mobilnya bak orang kesetanan.Tak sampai lima belas menit ia sudah sampai di istana megah sang Moreno.Dengan langkah lebar dan cepat ia pun masuk ke dalam rumah mewah bernilai fantastis itu tanpa permisi.
Deggghhhh.....
Zack terdiam.Dilihatnya di ruang tamu beberapa anak buah Moreno nampak berdiri mengelilingi bangku ruang tamu,namun tak ada Azizah disana.Salah satu dari beberapa anak buah itu ada Roky yang ikut berdiri mengelilingi bangku sambil berkacak pinggang dengan raut wajah yang gusar. Beberapa pelayan juga terlihat berdiri tak jauh dari para anak buah,termasuk bu Rahmi yang nampak sesenggukan.
Ada apa ini?pikir Zack.
Pria itupun mendekat....
"ada apa ini?"tanya nya yang sukses membuat anak buah lainnya menoleh ke arahnya.
"tuan..."ucap para anak buah sambil membungkuk.
Ya....Zack memang tangan kanan Moreno,membuat ia pun juga tak kalah di segani oleh para anak buah lain.
"salah satu anak buah menemukan ini di tepi jurang dekat lokasi hilangnya gadis bis* itu tuan...."ucap salah seorang anak buah berkulit gelap itu.
Zack tak bereaksi.
"menurut ucapan tuan Moreno...gadis itu hilang saat pulang dari club malam..dia pakai baju hitam,tas selempang dan heels hitam,dan beberapa aksesoris yang tuan Moreno belikan sebelum berangkat ke club...."ucap Roky menjelaskan.
Zack masih mematung tak bergerak.Tapi dadanya naik turun dengan mata terlihat mulai berair namun sekuat tenaga ia menahannya agar tak tumpah.
"jadi maksudmu?"tanya Zack dingin sambil menatap Roky.
"mungkin gadis itu jatuh ke jurang...mengingat saat itu dia baru pulang dari club dalam kondisi mabuk...."ucap Roky.
"mungkin dia sedikit sempoyongan,dan..........."ucap Roky menggantung.
"tapi gaun hitam dan tas hitam itu banyak kan?dari mana kalian yakin jika ini milik Zizah?"tanya Zack dengan suara bergetar menyangkal ucapan Roky.Sungguh....ia belum siap dengan berita semacam ini.
Roky bergerak.Ia meraih tas hitam itu lalu mengeluarkan isinya...
.
.
.
.
__ADS_1
duuuaaaaaarr.....!!
bak di sambar petir di siang bolong..!Sebuah note book dikeluarkan dari tas itu....!
Itu milik Zizah....!Zack hafal benda itu...!
Dada Zack makin naik turun.Ia mendongak menatap langit langit ruang tamu.Menahan agar air matanya tak tumpah.!
Azizah jatuh ke jurang?begitukah?
Tidak....!tidak mungkin....!ini tidak boleh terjadi....!Azizah harus selamat.
"kalian semua...pergi ke tempat di mana benda benda ini ditemukan....! sisir tempat itu...!cari Zizah sampai ketemu....!!"ucap Zack penuh penekanan dengan dada naik turun.
"tapi jurang itu sangat dalam tuan....mungkin gadis itu sudah mati...."ucap salah satu anak buah.
Zack dengan cepat menoleh ke arah sang anak buah dan menatapnya dengan tatapan mata bengis,membuat laki laki yang usianya lebih tua dari Zack itupun menciut..!
"jika kau tidak bisa menemukan gadis itu....lebih baik kau yang mati...!"ucap Zack dingin dan mengerikan membuat pria itu menciut.
"aku perlu bukti...!jika memang dia jatuh ke jurang....aku mau kalian menemukan tubuhnya....! seperti apapun kondisinya...bawa dia kehadapan ku....!"ucap Zack dengan dada yang begitu sesak.Antara emosi dan kesedihan.
Roky melirik ke arah sang sahabat.Sebuah senyuman tipis terbentuk dari bibirnya.Sepertinya Zack sangat khawatir dengan kondisi Zizah.Ia makin yakin jika teman seperjuangan nya itu sebenarnya mulai menyukai gadis malang tersebut.
Para anak buah masih menunduk.
"tunggu apa lagi...?!CEPAT BERGERAK....!!!"bentak Zack membuat semua yang ada di sana pun terjingkat kaget.
"baik tuan...."ucap para pria berseragam serba hitam itu.
Mereka pun segera pergi dari tempat tersebut,termasuk Roky.
Seperginya para anak buah...
Zack mengusap wajahnya dari bawah ke atas,membuat sebagian rambut panjang yang tergerai ke depan itu pun tersingkap ke belakang.
Zack menatap nanar sobekan gaun dan benda benda lain yang diduga milik Zizah itu.Ia meraih note book berisi tulisan tulisan tangan gadis dengan senyuman manis tersebut lalu mendudukkan tubuhnya di sofa panjang ruang tamu itu.
"kamu dimana sayang?"ucap Zack pilu sambil menatap nanar note book di tangannya.
"pulang sayang......"ucapnya.
"kamu perempuan hebat....kamu pasti baik baik aja kan...."ucapnya lagi begitu lirih.
Zack meremas note book itu.Matanya terpejam.Cairan bening menetes dari pelupuk matanya.Pria bertato itu menangis tanpa suara.Meratapi nasib wanita yang akhir akhir ini mulai menguasai pikirannya.
Azizah pasti selamat kan?dia pasti baik baik saja kan??
...----------------...
Selamat siang....
up 11:17
Yuk..kasih dukungan dulu yang banyak....🥰🥰🥰
__ADS_1