
Hari terus berganti ...
Tak terasa bulan demi bulan pun terus terlewati...
Semua berjalan dengan semestinya....
Zia dan Roky kini makin menikmati peran mereka sebagai karyawan dan supir di keluarga Adrian Tama.Keduanya merasa begitu nyaman bekerja dengan keluarga baik hati itu.Roky kian hari juga kian gencar menunjukkan rasa sayangnya pada adik Zack itu.Bekerja pada tuan yang sama membuat keduanya menjadi sangat sering bertemu.
Roky seolah tak pernah lelah memberikan perhatian perhatian kecil pada gadis cantik itu.Meskipun selalu dipandang sebelah mata dan terkesan di acuhkan oleh Zia,namun nyatanya Roky tak pernah patah semangat.
Sedangkan Zia...
Entah mengapa kian hari rasa kagumnya pada Adrian bukannya berkurang namun justru makin menjadi jadi.Wanita itu sepertinya sangat mengidolakan model senior itu.Ia seolah lupa pada siapa rasa itu ia labuhkan.Ia seolah lupa bahwa rasa kagumnya kian hari kian berlebih.Ia bahkan pernah mencoba mencari perhatian pada Adrian dengan cara membuatkan kopi untuk pria itu saat Dinda tak ada di toko.
Alih alih diminum,lagi lagi Zia justru kena semprot Adrian.Laki laki itu seolah tak suka diperhatikan oleh wanita selain istri nya sendiri.
Lalu apakah Zack mengetahui tingkah polah adiknya itu?tentu saja tidak.Namun Roky seolah mulai menaruh curiga.Ia sering memergoki Zia senyum senyum sendiri menatap Adrian.Ia juga pernah beberapa kali melihat gadis itu diam diam mencuri foto sang majikan secara diam diam.
Apakah Adrian menyadari hal itu?entahlah...
Lalu bagaimana dengan Adrian...??
Perlu diketahui..
Adrian bukanlah orang sembarangan.Ia sosok misterius dengan segala kisah kelam dan mengerikan di masa lalunya.Dipuja puja dan di idolakan oleh wanita bukanlah hal baru dalam hidupnya.Puluhan bahkan ratusan wanita pernah mendekati nya,sejak muda hingga kini saat usianya sudah menginjak empat puluh lima tahun.Sejak masa gilanya hingga kini saat ia mulai waras.Tak ada satu pun yang berhasil menyentuh hati Adrian Tama selain sosok wanita cantik yang begitu sabar dan baik hati,Adinda Zahra.
Wanita yang rela melakukan apapun demi suaminya.Wanita yang sudah sangat terbukti ketaatan, kesetiaan dan kesabaran nya menghadapi Adrian dengan segala sisi kelam dalam hidupnya.Wanita yang selalu ada di saat semua orang menjauhi laki laki itu.
Jadi...apakah mungkin seorang gadis kecil seperti Zia yang notabene baru mengenal Adrian dalam hitungan hari mampu merayu seorang laki laki yang usianya dua kali lipat bahkan lebih dari usianya itu?Sedangkan hati sang pria sudah lama terkunci.Ibarat pintu sebuah bangunan, gembok itu sudah di kantongi sang istri.Hanya ia yang bertahta di hati sang model.Tak ada lagi celah untuk wanita lain dengan bentuk fisik seperti apapun untuk bisa masuk ke dalam hati sang Adrian Tama.
.
.
.
Berbeda dengan kisah asmara antara Roky,Zia dan Adrian....
Sepasang kekasih yang sebentar lagi akan berencana menikah itu kian hari terasa kian lengket saja....
Setelah menjadi tukang ojek dalam satu hari,nasib baik kini menghampiri Zack.Ia kembali mendapatkan pekerjaan sebagai seorang supir taxi online di sebuah perusahaan penyedia layanan jasa transportasi di kota itu.
Kian hari pundi pundi uang terus terkumpul,Zack dan Zizah juga sudah mendaftarkan diri mereka ke kantor urusan agama.Tinggal menunggu hari, pernikahan sederhana antar kedua anak manusia itu akan segera terlaksana.
Hari ini...
__ADS_1
Siang hari di sebuah rumah sederhana kediaman Ammar dan Zizah.Sepasang saudara kandung itu tengah libur kerja.Andrew dan Livia tengah mengajak Aura,anak mereka untuk berlibur kerumah ibu kandung Livia untuk beberapa hari.Alhasil,selama beberapa hari ke depan Zizah dan Ammar akan lebih sering berada di rumah.
Hari ini saat siang menjelang....
Zizah yang sudah nampak rapi itu keluar dari dalam rumah sederhana tempat tinggal nya kini.Dengan dress selutut bermotif bunga bunga Zizah nampak keluar dari rumah milik sang tante sambil membawa tas selempang nya.Tak lupa,sebuah tas bekal ia tenteng di tangan kanannya.Sebuah tas bekal berisi dua kotak makan yang akan dibawanya menuju lapas untuk menjenguk Aliya.
Ya...Azizah sudah lama tak ke lapas menjenguk sepupunya itu.Kesibukan kerja memaksanya tak bisa intens menjenguk wanita hamil tersebut.Ia hanya bisa merepotkan Andrew selama ini,ia selalu menitipkan makanan untuk Aliya dan Tari melalui polisi muda tersebut hampir tiap hari.
Dan hari ini,berhubung sedang libur kerja,Zizah pun menyempatkan diri untuk menjenguk sang sepupu.Hari ini ia sudah janjian dengan Zack.Laki laki itu akan menjemputnya hari ini.Mereka akan ke lapas bersama sama.
Awalnya,Zack menolak.Ia sebenarnya tak terlalu suka jika Zizah berhubungan lagi dengan keluarga licik itu.Namun wanita tuna wicara itu tak henti hentinya membujuk pria gondrong itu.Karena walau bagaimanapun,Tari dan anak anaknya adalah satu satunya keluarga yang Zizah dan Ammar miliki.Merekalah yang menampung Zizah dan Ammar dari kecil hingga sebesar ini.
Zizah keluar dari dalam rumah bersama sang kakak,sedangkan Zack sudah menunggu di teras rumah itu dengan sebuah mobil taxi yang terparkir di halaman berumput rumah tersebut.
"kalian hati hati ya..."ucap Ammar.
Zizah hanya mengangguk.Wanita tuna wicara itu lantas meraih punggung tangan sang kakak,lalu menciumnya sebagai tanda bakti.
"kita pergi dulu ya... assalamualaikum...."ucap Zack.
"Wa alaikum salam.." jawab Ammar.
Sepasang kekasih yang sebentar lagi akan menikah itupun kemudian berjalan menuju taxi yang kini menjadi sarana untuk seorang Zack Andreaz mengais rejeki.
Tak lama,
seorang wanita muda dengan perut yang mulai terlihat membuncit nampak memasuki ruang tunggu lapas tersebut di antar seorang sipir wanita.Terlihat jelas dari pandangan mata, wanita muda itu nampak lebih kurus dari yang terakhir kali Zizah temui.Perutnya mulai membesar, penampilannya tak terawat,kantung mata terlihat jelas di area bawah netra wanita yang kini tengah mengandung benih sang Moreno itu.Wajahnya juga terlihat pucat.Sepertinya ibu hamil itu sedang tidak sehat.
Sebenarnya Zizah juga ingin bertemu dengan tantenya,Tari.Namun sejak pertama kali di jebloskan ke penjara hingga kini,Tari tak mau menemui Zizah.Hatinha seolah masih keras.Ia tak sudi bertemu dengan si bisu yang di anggapnya pembawa sial tersebut .
.
.
Azizah bangkit.Aliya yang melihat ke datangan Zizah pun langsung setengah berlari memeluk tubuh wanita tuna wicara itu.Zizah adalah satu satunya orang yang sudi menjenguknya meskipun tak sering.Mengingat Zizah juga harus bekerja di rumah Andrew sebagai Art.
"Zizah....akhirnya kamu kesini juga ...aku kangen...."ucap Aliya
Zizah hanya tersenyum.Ia memeluk erat sepupunya itu guna menumpahkan segala kerinduan yang ia rasakan.Dirasakannya oleh Zizah.Pelukan Aliya terasa lemah, sepertinya wanita itu memang sedang dalam kondisi yang kurang fit.
Cukup lama keduanya saling memeluk,Zizah melepaskan pelukannya pada Aliya.Ia lantas mengajak wanita pemilik benih sang Moreno itu untuk duduk di kursi kayu panjang yang ada di sana.
Mata Aliya seketika tertuju pada sosok gondrong yang kini nampak menatapnya dengan raut wajah tak suka itu.Ia ingat laki laki itu.Laki laki kaki tangan pria yang telah menghamilinya.Laki laki yang pernah datang kerumah nya dan memporak porandakan seisi tempat tinggalnya.Zack Andreaz,pria tanpa ekspresi yang pernah ia lihat fotonya tengah bersama Azizah dan Ammar di ponsel milik Ammar.
"Zizah...."ucap Aliya lirih sambil melirik ke arah Zack yang menatap nya dengan tatapan mata yang mengerikan.
__ADS_1
Zizah tersenyum.Ia lantas berucap tak jelas di barengi dengan gerakan tangan seolah ingin mengatakan bahwa ia datang kesini bersama Zack.Ya....Aliya tak tau jika kini Zack dan Azizah sudah berpacaran bukan?
Zizah menggerakkan tangannya menyentuh pundak Aliya...
"ka...u...a...ki...."(kamu sakit) tanya Zizah
Aliya tersenyum.
"kandungan ku lemah Zizah...kemarin aku baru di rawat dua hari di rumah sakit..."ucap Aliya.
Azizah nampak iba.Ia lantas menggerak kan tangannya meraih pulpen dan note book dari tas selempang nya, menulis kan sesuatu dan menyerahkan nya pada Aliya.
"kamu jangan banyak pikiran Al...."tulis Zizah.
"gimana nggak banyak pikiran Zizah ..aku hamil....harusnya aku nggak disini kan?aku nggak kuat disini?aku di suruh suruh terus...."ucap Aliya merengek.Gadis yang sejak kecil selalu dimanjakan itu seolah tak sanggup berada di tempat itu.Berhadapan dengan napi wanita lainnya yang selalu merasa sok berkuasa di tempat tersebut.
"aku nggak mau lahiran disini Zizah....tempat ini nggak layak....."ucap Aliya merengek.
"yang namanya penjara emang nggak ada yang enak bego'...!"ucap Zack tiba tiba menimpali tanpa menimpali ucapan Aliya tanpa menoleh.Kedua wanita itupun menoleh ke arah Zack.
"Za...a..."ucap Zizah sambil menyentuh punggung tangan sang calon suami seolah mengingatkan laki laki itu untuk menjaga ucapannya.
Zack tak menggubris.Aliya menunduk malu.
"lu disini masih di kasih makan... belum pernah ngerasain kan lu di suruh kerja bersihin rumah gede seharian tanpa dibantu orang..nggak dikasih makan seharian...?nggak pernah kan lu dipaksa pakai baju baju seksi cuma buat ngelayanin laki laki dewasa?nggak pernah kan lu di cambukin ampe hampir pingsan di depan banyak orang?nggak pernah kan??nggak usah manja...!makanya kalau nggak mau masuk penjara nggak usah jahat...!!itu nggak seberapa dibanding apa yang Zizah rasain tau nggak lo....!!"ucap Zack.
"nggak usah manja lo jadi orang...!apa kabarnya calon istri gue yang lu suruh suruh dari kecil ampe segede ini?sampai dia rela putus sekolah buat cari uang karena nyokap lo nggak peduli sama dia dan kakaknya...!!"
"apa yang lo alamin sekarang itu nggak ada apa apanya di bandingkan apa yang Zizah alamin sejak dulu..!"ucap Zack begitu kesal.
Entahlah...hatinya seluas hati Zizah.Meskipun Zizah sudah memaafkan sepupu dan tantenya itu namun nyatanya Zack masih menyimpan dendam pada keluarga licik itu.
Aliya menunduk.Ya....gadis manja yang perlahan mulai menyadari kesalahannya dimasa lalu itu seolah kembali merasa tertampar.
Benar apa yang Zack katakan.Ini adalah karmanya. Ini adalah buah atas semua kejahatan nya di masa lalu.Ia mungkin memang pantas mendapatkan semua hukuman yang Tuhan berikan ini.
...----------------...
***Selamat pagi menjelang siang.
.
up 10:09
yuk... dukungan nya dulu🥰***
__ADS_1