Peri Bisu Dan Malaikat Berjubah Iblis

Peri Bisu Dan Malaikat Berjubah Iblis
Tiga Puluh Tiga


__ADS_3

Zack&Azizah




Hari berganti....


Di istana megah sang Moreno yang kini tengah ditinggal pergi oleh rajanya.


Zack Andreaz dengan busana serba hitam nampak menuruni tangga.Raut wajahnya datar,dingin tak berekspresi selayaknya Zack tangan kanan Moreno yang banyak dikenal orang.


Zack melangkah menuju meja makan dimana para anak buah tengah menghabiskan sarapan mereka disana.


"tuan..."ucap para anak buah yang segera bangkit memberi hormat pada anak buah kepercayaan Moreno itu,termasuk Roky.


Zack hanya mengangguk..


"sudah ada kabar tentang gadis bis* itu?"tanya Zack pura pura.


"belum tuan...kami masih mencoba mencarinya...."ucap salah seorang anak buah.


Zack menghela nafas panjang sambil mengusap wajahnya kasar.


"tetap lakukan pencarian....sisir jurang yang kemarin kita kesana....jangan berhenti mencari wanita itu sampai ada titah dari tuan Moreno"ucap Zack pura pura.


"baik tuan..."jawab para anak buah.


Zack kemudian melangkah pergi dengan mode tenangnya.Sungguh,laki laki itu benar benar tidak menunjukkan gelagat mencurigakan sama sekali, membuat tak akan ada satu orang pun yang akan menyadari bahwa sebenarnya laki laki itu sudah menemukan sosok wanita yang kini tengah dalam pencarian banyak orang tersebut.


Zack memilih pergi menggunakan motor.Ia kemudian segera melesatkan motornya menuju sebuah mall lalu mampir ke sebuah toko ponsel yang cukup besar di mall tersebut.Ia berniat membelikan ponsel untuk wanita berparas manis itu, agar ia bisa lebih mudah untuk menghubungi Zizah nantinya.Selain untuk Zizah,ia juga berniat membelikan untuk Ammar.Agar laki laki itu juga bisa lebih gampang berkomunikasi dengan sang adik nantinya.


Cukup lama ia memilih dua ponsel terbaik di toko itu.Setelah mantap dengan pilihannya,ia kemudian membayarnya lalu pergi meninggalkan tempat itu menuju rumah sederhana dimana Azizah tinggal.


Zack melangkahkan kakinya lebar dan cepat.Ia seolah sudah tak sabar untuk bertemu dengan gadis manis yang mungkin secara perlahan mulai memasuki hatinya tanpa Zack sadari.


Ketika Zack tengah berjalan dengan terburu buru.Tiba tiba.....


buuuuuggghhhh......


"aaawwww.....!!"


Zack tak sengaja menabrak pundak seorang wanita berambut pirang disana.Tubuh Zack yang tinggi besar dan berotot,serta pergerakan nya yang cukup cepat membuat wanita berpostur tinggi ramping itu sedikit terpelanting dibuatnya


"sorry....sorry.....!saya nggak sengaja..!"ucap Zack pada wanita dengan stroller bayi ditangannya tersebut.Untuk stroller berisi bayi itu tak terlepas.


"oh....iya.....nggak apa apa....."ucap wanita berparas kebarat baratan itu.

__ADS_1


"ada yang sakit...?"tanya Zack memastikan


"nggak kok....nggak ada....saya nggak apa apa.."ucap wanita itu.


"beneran?"


"iya...beneran....saya nggak apa apa...."ucap wanita berpipi bulat itu.


"ya udah kalau gitu....saya buru buru....saya permisi ya...sekali lagi saya minta maaf....."ucap Zack.


"iya....nggak apa apa mas..silahkan..."ucap wanita cantik itu.


Zack pun segera melangkahkan kakinya kembali.


Seorang pria berperawakan militer mendekati sang wanita.Itu adalah suami si wanita tersebut.Mereka adalah mantan majikan Azizah,Andrew dan Livia...!


"sayang...."ucap Andrew sambil menatap punggung Zack yang mulai menjauh namun masih terlihat oleh mata Andrew


"ya....."ucap Livia


"kamu kenapa?"tanya Andrew.


"nggak...nggak apa apa....tadi ada cowok...nggak sengaja nabrak aku...tapi aku nggak apa apa kok..."ucap Livia.


"cowok gondrong tadi?"tanya Andrew.Livia hanya mengangguk.


Andrew kembali mengamati punggung Zack yang mulai terlihat mengecil di pelupuk mata Andrew.Ia mengamati pria itu dengan seksama.Kenapa sepertinya ia pernah melihat orang itu sebelumnya.Sepertinya pria itu tidak asing.Meskipun ia tak melihat wajah pria gondrong itu dengan jelas,namun dari perawakannya dan caranya berjalan,sepertinya tidak asing.Ia yakin ia pernah melihat atau mengenal laki laki yang sepertinya adalah laki laki yang sama dengan laki laki yang beberapa hari lalu ia jumpai keluar dari rumah tantenya Zizah.Tapi siapa?ia lupa....!


"kok malah bengong...!katanya mau nemenin aku belanja....ayok...."ucap Livia.


Andrew tersenyum.


"ya udah ayok..."ucap Andrew.


Sepasang suami istri dan bayi kecil mereka itupun segera bergegas pergi dari tempat itu.Niat mereka ke mall adalah untuk berbelanja.Tak ada Azizah yang membantu mereka membuat sepasang suami istri itu kini harus pintar pintar mengatur waktu.Kini tiap hari mereka hanya bisa menitipkan Aura,putrinya pada ibunda Andrew.Lantaran tuntutan pekerjaan mereka yang tak bisa bersama Aura dua puluh empat jam nonstop.


...****************...


Setengah jam kemudian....


Motor sport tunggangan Zack sampai di sebuah rumah sederhana yang letaknya cukup jauh dari pemukiman warga itu.Dengan kantong plastik putih berisi dua buah ponsel,Zack melangkah masuk ke dalam rumah tanpa permisi lalu menutup kembali pintu tersebut dengan rapat.Dilihatnya di ruang tamu,kosong...!tal ada Azizah disana.Ia mendekati ke arah pintu kamar,laki laki itu kemudian tersenyum melihat sosok manis itu tengah berada di dalam kamarnya.Tangannya terlihat begitu lincah merapikan tempat tidur berukuran 160x200cm itu.Zack diam diam masuk ke dalam kamar tersebut dan menutup pintu kamar sepelan mungkin.


Azizah belum menyadari kehadiran Zack.Pria itu kemudian mendekati Zizah dengan langkah seringan kapas lalu berdiri di belakang sang gadis manis yang kini membungkuk merapikan spreinya.


Tak lama,Zizah selesai dengan kasurnya.Ia kemudian berbalik badan hendak keluar dari kamar,namun tiba tiba.....


"aaaaaa.....!!!"pekik Zizah yang terjingkat kaget mendapati Zack sudah berdiri di belakangnya entah sejak kapan.Wanita itu reflek terduduk di ranjang dengan dada naik turun karena terkejut.

__ADS_1


Zack terkekeh melihat ekspresi wajah Zizah.


"kaget ya...?"ucap Zack tak bisa menyembunyikan tawanya.Azizah bersungut menatap Zack.Laki laki yang masih tergelak itu kemudian menyerahkan kresek di tangannya kepada Zizah.


"nih...buat kamu...."ucapnya kemudian merebahkan tubuhnya di samping Azizah.


"aaa..."ucap Zizah pada Zack sambil mengangkat satu box ponsel baru itu.


"itu buat kamu sama Ammar....biar kalian bisa gampang komunikasi"ucap Zack.


"ta....aa...."ucap Zizah lagi seolah ingin mengatakan "kenapa di belikan?mana dua lagi...jadi ngerepotin"


Zack tersenyum.Tangannya tergerak memainkan ujung belakang kaos hitam Azizah.


"nggak apa apa peri...aku cuma pengen liat kamu seneng aja...aku tau Ammar itu satu satunya orang yang paling kamu sayang.,"ucap Zack


"yang penting jangan sampai ketahuan sama tante dan sepupu sepupu kamu kalau Ammar punya hp dan kamu masih selamat..."ucapnya lagi.


Azizah diam sejenak.Zack benar benar baik.Laki laki itu sampai rela membelikan dua ponsel mahal untuknya dan Ammar.Mulia sekali hatinya.Pikir Zizah.


Saat Zizah sibuk dengan pikirannya,tiba tiba....


settttt.....


Zack memeluk pinggang Zizah membuat gadis itu tersentak.Pria yang sedari tadi rebahan di samping Zizah itu kini bahkan membenamkan kepalanya di area belakang tubuh Zizah,tepatnya di belakang pan*at wanita manis itu.Zizah yang tak terbiasa itu pun mencoba melepaskan tangan Zack yang memeluk pinggangnya erat


"peri...."ucap Zack tanpa merubah posisi.


"aa..."ucap Azizah seolah bertanya "apa?"


"laper"ucap Zack mulai sedikit manja.Zizah terkekeh.Antara geli dan lucu mendengar nada bicara Zack.


"aao...aa..."(ayo makan) ucap Azizah sambil menoleh ke belakang.


Zack mendongak.


"udah masak?"tanya Zack.Zizah mengangguk.


Laki laki itupun tersenyum lebar.


"ya udah ayok.....aku laper banget...."ucapnya.


Zack pun melepaskan pelukannya.Mereka lantas berjalan keluar kamar dan menuju dapur untuk makan bersama.


...----------------...


***Selamat pagi....

__ADS_1


up 05:41


yuk.... kasih dukungannya dulu.... banyakin komennya dong biar rame...🥰🥰🥰***


__ADS_2