
Malam menjelang...
kruuuuk..... kruuuuk.... kruuuuk...
Azizah memegangi perutnya yang keroncongan.Lagi lagi Moreno menghukumnya dengan tidak memberinya makan sejak pagi.Tubuhnya yang serasa remuk kini dibuat makin lemah manakala sejak pagi ia tak mendapatkan asupan makanan dan minuman sama sekali.
Azizah mendongak menatap jam dinding,waktu sudah menunjukkan pukul sebelas malam.Perutnya benar benar perih.Ia kelaparan,tapi sepertinya ia hanya bisa menelan ludahnya saja malam ini,tak ada makanan untuk gadis malang itu.Ia dipaksa untuk berpuasa hari ini.
Azizah lantas meraih selimut nya,berniat untuk tidur,tiba tiba....
ceklek......
Pintu kamar yang lupa belum Azizah kunci itu terbuka.Zack masuk ke dalam kamar tersebut tanpa permisi, membuat Azizah terlonjak kaget dan reflek bangkit sambil memeluk selimut miliknya sebagai pelindung tubuhnya.Ia berdiri di pojok ruangan sambil menutupi tubuh rampingnya yang penuh luka hingga hanya terlihat bagian wajahnya saja.
Zack menutup pintu tersebut lalu menguncinya dari dalam.Pria ber hoodie hitam itu lantas membuka kupluk kepalanya lalu mengeluarkan sebuah plastik berisi sebungkus nasi goreng dan teh hangat dalam plastik yang ia sembunyikan di kantong hoodie ya itu untuk Azizah.
Zack duduk di karpet tipis di lantai kamar wanita itu.Ia menggerakkan tangannya meminta Azizah untuk mendekat.Wanita itupun menatap ragu ke arah pria tersebut.Ia masih berdiri di pojok ruangan sambil terus memegangi selimutnya
"kamu ngapain disitu...?"tanya Zack.
"kemari...makanlah....aku tau kau lapar..."ucap Zack sambil menggerakkan tangannya meminta Azizah untuk mendekat.
Azizah menatap ragu ke arah pria itu.Ia seolah tak sepenuhnya yakin pada pria yang mudah sekali berubah sikapnya itu.
"kalau kau tidak cepat kesini...itu artinya aku akan makin lama berada di sini....dan itu artinya,resiko untuk ketahuan oleh tuan Moreno akan makin besar dan itu artinya sudah pasti kita akan dihukum berdua nantinya...!"ucap Zack.Azizah masih tak beranjak dari tempatnya.
"mungkin nanti hukumannya adalah aku harus memper**samu di depan umum..."ucap Zack santai sambil menyalakan rokoknya membuat Azizah melotot kaget.
Zack melirik ke arah Azizah yang nampak kaget sekaligus takut.Laki laki berambut gondrong itu lalu tersenyum lucu.Menggemaskan..!!batinnya..
"kemarilah....nasi goreng ini aman....aku tidak menambahkan racun apapun kedalamnya..."ucap Zack seolah paham akan kekhawatiran Azizah.
Azizah nampak berfikir sejenak,ia kemudian bergerak perlahan mendekati Zack yang hanya menatapnya santai.
Gadis itu perlahan mendudukkan tubuhnya di hadapan Zack yang duduk santai sambil menikmati benda bernikotin nya.Sebungkus nasi goreng,sebungkus teh hangat dan beberapa buah sosis siap makan tergeletak di lantai di antara mereka.
Kruuuuk....kruuuuk..... kruuuuk...
cacing cacing di perut Azizah kembali bernyanyi dengan lantang membuat gadis itu meringis sambil memegangi perutnya.Zack tersenyum lucu menyaksikan pemandangan itu.
"makanlah....aku tau kau lapar...."ucap Zack
Azizah menunduk.Zack membuka bungkusan nasi goreng itu lalu mendekatkan nya pada Azizah pun meraih nya dan perlahan mulai memakannya.
Enak....!
Azizah pun melahap nasi itu dengan cepat.Rasa laparnya benar benar sudah tak bisa dihindarkan.Mumpung Zack dalam mode baik,tak ada salahnya ia menerima pemberian pria berambut gondrong itu .
Satu bungkus nasi goreng habis tak bersisa.Kini gadis yang masih menutupi tubuhnya dengan selimut itu meraih sosis di hadapannya dan kembali melahapnya dengan bersemangat.
__ADS_1
Zack tersenyum lagi mengamati pemandangan di hadapannya.Gadis itu benar benar sangat imut,membuatnya makin gemas.
Zack terkekeh kecil,Azizah yang menyadari hal itu pun mendongak menatap pria di hadapannya tersebut tanpa melepas sosis di tangannya
"sepertinya kau sangat kelaparan.."ucap Zack membuat Zizah memelankan aksi makan sosis nya
Zack menghisap kembali rokoknya.Ia yang merasa cukup lelah pun melepaskan hoodie hitamnya dan merebahkan tubuhnya di kasur busa Azizah.
Wanita bisu itu terdiam melihat tubuh Zack yang nampak dipenuhi tatoo di bagian perut,dada,lengan atas,bahkan hingga punggung bagian kirinya.Ini kali pertamanya ia melihat Zack membuka baju,ia baru tau ternyata laki laki itu memiliki tatoo hampir di sekujur tubuhnya.
"kenapa kau melihatku begitu?"tanya Zack pada Azizah yang nampak bengong.
Azizah menggelengkan kepalanya cepat lalu menunduk.Ia kembali melahap sosisnya sambil terus diperhatikan oleh mata tajam Zack.
...
Setengah jam berlalu,Semua makanan yang Zack bawakan sudah ludes tak bersisa.Kini gadis tuna wicara itu sudah merasa sangat kenyang.Perutnya benar benar sudah terisi penuh.
Azizah pun segera mengemasi sisa sisa makanan yang baru saja disantapnya.Ia kemudian menoleh ke arah Zack.Pria itu tertidur...!
Wanita itu keluar membuang bungkus makanan makanan itu lalu kembali masuk ke dalam kamar dan mendekati Zack.Kenapa dia malah tidur disini?kalau Moreno tau gimana? pikirnya.
Azizah bersimpuh di samping Zack yang terlihat terlelap.Diamatinya wajah putih yang terlihat tenang itu.Ternyata laki laki itu tak sejahat dan sekejam yang ia pikirkan.Ia masih punya hati nurani dan sisi baik hati,tak seperti Moreno yang begitu bengis dan keji.Azizah menggerakkan tangannya,ia menggoyang goyangkan tubuh Zack yang terlelap agar bangun.
Azizah menyodorkan note book yang sudah ia tulisi pada Zack.
"katanya keburu ketahuan tuanmu... kenapa malah tidur?"tulis Azizah.
Zack menatap tak suka ke arah Azizah.
"kamu mengusirku?"tanya Zack kesal.Azizah dengan cepat menggelengkan kepalanya.Bukan begitu maksudnya.
Zack terkekeh lagi menangkap ekspresi takut dari Zizah.Tangannya tergerak mengacak acak lembut rambut wanita berparas imut itu.
Zack meraih hoodie nya lalu mengenakan nya.
"tidurlah ...ini sudah malam..."ucap Zack kemudian bangkit dan menuju pintu.Saat hendak membuka pintu kamar,tiba tiba Zack berbalik badan.
"Azizah...."ucapnya.
Azizah mendongak menatap Zack.
"bertahanlah beberapa hari lagi...aku akan mencari cara untuk membawamu keluar dari sini..."ucap Zack.
Azizah diam.Laki laki itu benar benar ingin mengeluarkan nya dari sini? benarkah?apa bisa?jika ia keluar dari sini, bagaimana nasib Ammar? bukankah Moreno selalu mengancamnya dengan membawa bawa nama Ammar?apa Ammar akan baik baik saja jika ia pergi dari sini?
__ADS_1
Azizah meremas hoodie hitam pemberian salah satu pelayan di tempat itu yang kini ia kenakan.Ada sedikit rasa takut disana.Ia takut dengan keselamatan sang kakak jika Zack benar benar membawanya pergi dari sini.Tapi jika tetap bertahan,itu artinya keselamatan dan kehormatan nya sebagai wanitalah yang terancam.
Entahlah...ia tak tau harus bagaimana....
Ketika Azizah masih sibuk dengan pikirannya.Pria berambut gondrong itu justru sudah keluar dari kamar gadis bis* tersebut.Ia melangkahkan kakinya keluar rumah menuju halaman luas istana Moreno.Ia harus segera kembali ke casino tempat dimana Moreno kini tengah melakukan salah satu aktifitas favoritnya tiap malam,yaitu berjudi.Setelah puas berjudi dan meraup banyak uang dari sana,Moreno biasanya akan meminta Zack untuk mencarikannya wanita sebagai teman tidurnya.
Zack harus secepatnya kembali ke casino sebelum Moreno curiga.
Zack masuk ke dalam mobil,saat hendak menyalakan mesin kendaraan roda empat itu tiba tiba ..
tinggg ...
1 pesan masuk.
Zack meraih benda pipih yang berada di kantong celananya itu dan membukanya.
"Zia❤️"
"hai cowok.."tulis nya
Zack tersenyum,ia lantas mengetikkan balasan untuk pesan tersebut.
"*jam segini hp mulu...."balasnya.
"kangeeeennnn...."
"sabar ya.....dua hari lagi kita ketemu.."tulis Zack.
"really?"
"ya....mau dibawain apa?"
"terserah ... boneka boleh...."
"boneka aja terus 😏......."
"hehehe....kan biar aku ada teman tidurnya*...."
Zack tersenyum.Wanita itu kembali mengirimkan pesan yang membuatnya makin merindukan gadis periang itu
Zack menyalakan mesin mobilnya,ia pun terus berbalas pesan sambil melajukan mobil tersebut santai.
Akan selalu ada waktu untuk gadis itu sesibuk apapun Zack.Ia sudah pernah merasakan kehilangan yang teramat sangat pedih,maka kini ia akan berusaha,melakukan apapun demi menjaga dan membahagiakan wanita itu.
Siapakah Zia??
...----------------...
***Up 05:10
__ADS_1
yukkk...kasih dukungan dulu...😊***