
Hari berganti hari....
Bukti bukti kejahatan Moreno sudah terkumpul, keluarga Tari juga sudah tertangkap.Semua sudah siap untuk di sidangkan.
Dan hari ini...
Disebuah kantor polisi tempat dimana Moreno dan anak buahnya ditahan.
Para tahanan tengah bersiap untuk mandi pagi.Ada sekitar tiga puluh orang napi disana,sedangkan bilik untuk mandi hanya ada dua,mau tak mau para tahanan harus mengantri untuk sekedar membersihkan diri.
Zack dan empat rekannya memilih untuk antri di barisan belakang,mereka malas untuk berdesak desakan di depan bilik.
Antrian terus berjalan,kini Zack yang berada di barisan belakang pun masuk ke dalam salah satu bilik disana,sedangkan teman temannya yang lain sudah selesai lebih dulu.
Air tinggal sedikit,karena sudah digunakan untuk tahanan lain.Zack meletakkan handuknya di gantungan dinding yang berada di kamar mandi berukuran cukup sempit itu.Ia kemudian melepaskan baju tahanannya hingga memperlihat otot otot perut berbalut tato yang hampir memenuhi tubuh tegapnya.
Zack mulai melucuti pakaiannya.Ia segera menyiram kan air ke tubuhnya lalu mengusapnya dengan sabun.Katika ia tengah sibuk dengan aktifitasnya,tiba tiba....
klok...klok...klok.....
Zack menghentikan pergerakan nya.Ia mendengarkan suara suara yang tak asing dari bilik sebelah yang hanya tersekat tembok setinggi dua meter itu.
Zack diam,ia mendengarkan dengan seksama suara suara yang cukup familiar di telinganya itu.
"oohh....s***....!!"
Bunyi bunyian yang terdengar tak mengenakan telinga itu kembali terdengar.
"an*ing...!!"umpat Zack sambil mengetatkan gigi giginya.Ia tahu bunyi bunyian apa itu...!
bunyi bunyian dari manusia manusia tal beradap dan buta agama.Bunyi bunyian dari mungkin dua pria dewasa yang tak bisa menahan hasratnya sebagai seorang laki laki matang.
Zack mengumpat hebat.Suara suara itu terdengar sangat menjijikkan.Ia memilih untuk segera menyudahi mandinya dan bergegas pergi meninggalkan tempat itu dengan perasaan kesal.
Dasar manusia manusia tak bermoral...!!pikir Zack.
Pria berambut gondrong itu segera kembali ke sel nya.Ia lantas mendudukkan tubuhnya di samping Roky dengan wajah yang nampak ditekuk.
"napa lo?"tanya Roky.
Zack hanya menoleh singkat lalu kembali mengarahkan pandangannya lurus ke depan.
"mereka ke kamar mandi berdua lagi?"tanya Roky
Zack hanya mengangguk.
"najis..!"ucap Zack kesal.
Roky tersenyum sinis.
"orang kek Moreno mana bisa puasa...!"ucap Roky.
"gue nggak abis pikir...ada orang kek begitu...!geli gue dengernya tau nggak .. !"ucap Zack.Sungguh,ia benar benar jijik dengan apa yang baru saja masuk dalam pendengaran nya itu.
Tak berselang lama,dua pria dewasa keluar dari kamar mandi sel yang terhubung melalui sebuah lorong.Tiap dua ruang sel memang memiliki satu kamar mandi di sana.Tiap kamar mandi biasanya digunakan untuk mandi dua puluh hingga tiga puluh tahanan tergantung jumlah penghuni sel.
Moreno dan Yudi duduk bergabung bersama para komplotannya.Lagi,Moreno langsung mengarahkan pandangannya ke arah Zack.Laki laki itu seolah begitu sangat membenci Zack.
Begitu juga pria berambut gondrong itu.Ia tau apa yang baru saja Moreno dan Yudi lakukan di kamar mandi.Sebuah aktifitas dewasa yang sebenarnya sangat tidak pantas untuk keduanya lakukan sebagai sesama laki laki.
Zack makin muak dengan Moreno.Tak ada jala*g yang menemani,ia justru meminta seorang anak buahnya untuk membantunya menyalurkan hasratnya,mana laki laki pula...!benar benar menjijikkan...!
Ketika mereka tengah asyik dengan pemikiran mereka sendiri..
__ADS_1
"saudara Zack Andreaz....ada yang ingin bertemu dengan anda..."ucap seorang sipir yang tiba tiba datang.
"siapa pak?"tanya Zack.
"seorang gadis tuna wicara..."ucap sang sipir.
Seketika itu juga wajah kesal Zack berubah menjadi wajah sumringah.Itu pasti perinya..!ia datang lagi untuk menjenguknya.
Pria itu segera bangkit.Tak lupa ia meraih sebuah kertas bergambar peri dan sesosok iblis yang merupakan hasil karya Azizah dan memasukkan nya kedalam saku celananya.
Zack kemudian keluar sel.Ia berjalan menuju ruang tunggu untuk bertemu dengan wanita berparas manis pujaan hatinya itu.
Sesampainya di ruang tunggu...
Dilihatnya seorang wanita berparas manis sudah berdiri menyambutnya dengan senyuman manis sambil membawa sebuah tas bekal berwarna biru.
Zack tersenyum,ia lantas mendekati wanita itu.Tanpa aba aba ia langsung memeluk gadis itu lalu mengecup keningya lembut membuat Zizah pun terdiam karena perlakuan Zack.
"peri kamu udah sembuh?"tanya Zack sambil mendekap tubuh Zizah.Zizah hanya mengangguk dalam dekapan pria itu.
Zack mengeratkan pelukannya.Seolah ingin menumpahkan kerinduan yang nyatanya kian hari kian membuncah dalam dirinya.Entahlah....gadis manis itu perlahan namun pasti benar benar menguasai pikiran sang Zack Andreaz.Terlepas dari segala kekurangan nya,nyatanya wanita itu berhasil perlahan demi perlahan masuk dan bertahta di hati pria yang selama ini dikenal begitu anti pada wanita itu.
Hanya Zizah yang berhasil membuat Zack bertingkah manja dan manis.Hanya Zizah yang berhasil membuat Zack sedikit menyisihkan Zia ketika ada dirinya.
"aku kangen kamu sayang..."ucap Zack sambil terus mendekap tubuh ramping itu.
Zizah tersenyum mendengarnya.Wanita mana yang tak luluh jika selalu diperlakukan semanis ini oleh pria tampan seperti Zack.Terlebih lagi dengan segala kekurangan yang Zizah miliki,ia seolah tak yakin,jika akan ada laki laki yang bisa mencintainya dengan tulus dan apa adanya.
Zack melepaskan dekapannya pada tubuh Zizah.Tak lupa sebuah kecupan lembut Zack sarangkan pada pucuk kepala wanita itu.Keduanya pun duduk di kursi panjang disana dengan posisi yang cukup dekat.
"kesini sama siapa?"tanya Zack lagi dengan suara yang makin lembut.
Azizah mengangkat satu jari telunjuknya,seolah ingin mengatakan ia kesini sendiri.
Zizah mengangguk sambil tersenyum,Zack mengangkat sebelah tangannya menyisipkan beberapa helai rambut gadis manis itu kebelakang telinganya
"lain kali minta di antar Zia aja...biar nggak sendirian kesini"ucap Zack.
Zizah meraih note book nya lalu menuliskan sesuatu disana kemudian menyerahkan nya pada Zack.
"kayak anak kecil aja....aku berani kesini sendiri..."tulis Zizah.
Zack terkekeh sambil mengacak acak gemas rambut Zizah.
"oh iya...kan calon ibu rumah tangga..masak kecil..."ucap Zack mulai menggoda.
Zizah tersipu malu.
Pria gondrong itu kemudian menjatuhkan kepalanya di pundak Zizah.Gadis itu perlahan mulai terbiasa dengan tingkah polah Zack yang seolah begitu manja padanya itu.
Zizah menggerakkan tangannya mengusap lembut kepala sang pria gondrong yang rambutnya terurai itu.
"aaa....ppaaa...?"ucap Zizah seolah ingin bertanya kamu kenapa?
Zack mendongak..
"laper...kamu bawa makanan apa?"tanya Zack.
Zizah tersenyum,ia kemudian mengambil sebuah kotak makan yang ia bawa di dalam tas bekal itu.Wanita itu pun membukanya,Zack tersenyum,Zizah pun menyerahkan kotak makan itu pada Zack.
"kok dikasih ke aku?"tanya Zack.
"maa....aaa"ucap Zizah seolah ingin mengatakan "makan..!"
__ADS_1
Zack menghela nafas panjang.
"suapin dong....masak aku disuruh makan sendiri..."ucap Zack.
Zizah mengernyitkan dahi nya.Ia lantas meraih notebook nya dan menuliskan sesuatu disana.
"kayak anak kecil aja minta di suapin?biasanya juga makan sendiri..."tulis Zizah.
"ya kan mumpung kamu disini sayang..."ucap Zack.
"kamu tau nggak... disini tuh tiap hari aku makan sendiri,tidur sendiri,mandi sendiri...kamu nggak kasian sama aku?"tanya Zack
Zizah menulis lagi
"bukannya dari dulu emang biasa sendiri?"tanya Zizah.
Zack tersenyum.Ia kemudian meringsut mendekatkan tubuhnya pada tubuh Zizah membuat wanita itu mulai memasang mode awas.
"iya sih...tapi kan sekarang aku pengennya apa apa sama kamu peri...sayangnya aku lagi disini sekarang
..jadi kita nggak bisa lama lama berdua nya..."ucap Zack sambil mengamati wajah manis wanita itu
Zizah menuliskan sesuatu lagi.
"insya Allah pasti sebentar lagi kamu akan bebas... keluarga tante Tari udah ketangkep.... insya Allah sebentar lagi semua akan terungkap...Moreno dan yang lainnya pasti akan mendapatkan hukuman yang setimpal...dan kami bisa bebas dari dia selama nya..."tulis Zizah.
Zack tersenyum...
"amin...semoga aja polisi mau membebaskan aku...aku ada di pihak Moreno semua juga karena terpaksa peri..."ucap Zack.
"aku tau...kamu orang baik...hati kamu tulus,kamu rela melakukan apapun demi orang yang kamu sayang...kamu pasti akan bebas..." tulis Zizah.
Zack menatap dalam wanita itu
"aku udah jadi idaman kamu belum?"tanya Zack membuat Zizah pun mengernyitkan dahi nya.
"heemmm??"tanya Zack sambil menggerakkan kedua alisnya naik turun.
Zizah menulis lagi.
"maksudnya?"
"ya....jadi laki laki idaman kamu...."ucap Zack.
Zizah tersipu malu...
"gimana?udah belum?kalau udah...nanti keluar dari sini aku nggak mau langsung pulang..."ucap Zack.
Zizah mengernyitkan dahi nya lagi
"aku mau langsung ke KUA nikahin kamu..."ucap Zack sambil tersenyum lebar.Zizah makin tersipu malu.Ia menunduk menyembunyikan wajahnya yang sudah merah merona.
Zack makin gemas,wanita itu benar benar lucu dan menggemaskan.Apalagi jika sedang salah tingkah begini, rasanya ingin sekali ia menggigit wanita manis itu.
Keduanya pun menghabiskan waktu besuk mereka dengan bercanda ria berdua.Zack seolah menemukan tempat ternyaman nya.Wanita itu benar benar berhasil mengisi kekosongan hati Zack selama ini.
...----------------...
***Up 16:09
maaf belum bisa up optimal kayak biasanya...masih sedikit sibuk....semoga nggak bosen ya dengan ceritanya...
yuk kasih dukungannya dulu....🥰***
__ADS_1