Peri Bisu Dan Malaikat Berjubah Iblis

Peri Bisu Dan Malaikat Berjubah Iblis
Seratus Lima Puluh Enam


__ADS_3

Beberapa jam kemudian di tempat terpisah....


Motor besar itu sampai di halaman rumah berlantai dua milik Zack Andreaz.Azizah yang membonceng itu turun dari motor tersebut sambil membawa Aliya kecil yang nampak tertidur dalam gendongan.


Zack melepas helm nya.Fokus matanya langsung tertuju pada sebuah motor matic merah yang sangat ia kenal.Itu milik Roky.Ngapain tuh bocah disini?


Zia hanya sendiri di rumah ini,kok Roky main ke rumah ini nggak bilang bilang.Apa yang mereka lakukan di rumah ini berduaan?


Berbagai pikiran kotor memenuhi otak Zack.Azizah mendekati sang suami.


"kamu kenapa?"tanya Azizah.


"Roky ngapain kesini?"tanya Zack.


"mungkin main..."ucap Azizah.


Zack tak menjawab.


"ya udah sih kita masuk aja...."ucap wanita itu.


Zack hanya mengangguk.Ia dan Zizah pun bergegas mendekati pintu rumah itu.Tanpa mengetuk,laki laki itu masuk kedalam rumah berlantai dua tersebut.


ceklekk......


"assalamualaikum....." ucap sepasang suami istri itu.


"wa alaikum salam....."jawab sepasang pria wanita yang nampak duduk di ruang tamu rumah itu sambil menghadap sebuah laptop milik Zia yang berada di atas meja.


"kakak....Zizah....kalian udah pulang?"tanya Zia sambil berjalan mendekati sang kakak.Meraih punggung tangan pria itu dan menciumnya sebagai tanda bakti.Tak lupa,ia pun mendekati Azizah lalu memeluknya.


Zack tak menjawab.Ia menatap penuh selidik ke arah Roky yang entah mengapa tiba tiba terlihat gugup sambil sesekali mengusap tengkuknya.


"lo ngapain disini?"tanya Zack penuh tanya.

__ADS_1


Zia menatap ke arah Zack dan Roky secara bergantian.Roky makin terlihat gugup.Baru kali ini ia merasa deg degan bertemu dengan si gondrong sahabatnya sendiri itu.Serasa bertemu calon bapak mertua 🤦


"eemmm....gue....kesini....nungguin lo...."ucap Roky.


Zack nampak mengernyitkan dahinya.


"duduk dulu yuk kak,ada yang pengen kita omongin..."ucap Zia.


Zack pun menurut.Ia duduk di sofa,diikuti Zia di belakangnya yang kemudian ikut mendudukkan tubuhnya di samping pria gondrong itu.


Azizah memilih untuk naik ke lantai atas,ia masuk ke dalam kamarnya dan menidurkan si kecil berpipi gembul yang terlelap itu di atas kasur.


Sementara di ruang tamu.Roky nampak meramaas remaas jari jari tangannnya.Wajahnya terlihat gugup dan tak tenang membuat Zack makin bertanya tanya.


"ada apa sih ini?" tanya Zack.


Zia menarik nafa panjang.


"ada yang mau kita omongin sama kakak..."ucap Zia.


Roky membenarkan posisi duduknya.


"jadi gini..kak...eh ...maksud gue Zack..."ucap Roky gugup.


"hari ini gue sengaja kesini,sengaja pengen ketemu sama lo...gue pengen minta izin sama lo...gue mau nikahin adek lo...."ucap Roky membuat pria gondrong itu terdiam sesaat.


Zack menoleh ke arah Zia dan Roky secara bergantian.


"nikah?"tanya Zack kaget.Zia dan Roky mengangguk.Zack nampak sedikit shock,pasalnya selama ini ia belum tau bahwa ternyata Roky dan Zia sudah menjalin hubungan.Yang ia tahu memang mereka akhir akhir ini terlihat lebih akrab dari sebelumnya,tapi ia tak tau jika adik serta sahabatnya itu sudah resmi menjadi sepasang kekasih saat ini.


"maksudnya gimana nih?"tanya Zack belum paham.


"kita udah pacaran kak,belum lama sih...sejak Zizah pulang dari rumah sakit beberapa waktu lalu....dan kemarin,Roky nyatain niatnya buat nikahin aku....kita mau minta izin sama kakak....boleh kan?"tanya Zia penuh harap.

__ADS_1


Zack masih diam dengan mulut yang terbuka.Zizah pulang dari rumah sakit belum ada sebulan.Masa pacaran yang sesingkat itu,Roky sudah mau melamar Zia sebagai istrinya.Besar sekali nyali pria itu.


Tapi tak heran juga sebenarnya,ia tahu Roky memang sudah memendam perasaan pada Zia cukup lama.


Roky menoleh ke arah sahabat yang mungkin sebentar lagi akan jadi adik iparnya itu.


"lo serius mau nikahin adek gue?"tanya Zack.


"ya serius lah....lu gimane sih....kalo gue nggak serius ngapain gue repot repot kesini nyet....!"ucap Roky kesal.


"eh lu yang sopan..gue calon kakak ipar lo..!"ucap Zack nyolot


"iye iye sorry....! jadi gimana?boleh kan?"tanya Roky lagi pada kawan nya itu.


Zack menoleh ke arah Zia.Ia menggerakkan dagunya seolah bertanya pada adik tersayang itu, apakah ia mau?


Zia menunduk sambil tersipu malu.Kemudian dengan gerakan pelan ia mengangguk, pertanda bersedia menerima pinangan dari pria yang sudah lama mencintainya tersebut.


Roky mengulum senyum.Zack manggut manggut


"ya udah...."ucap Zack.


"ya udah gimana maksudnya?"tanya Roky.


"ya udah buruan nikahin adek gue...!bahagiain dia...!awas aja lo ampe nyakitin dia..!gue gorok leher lo...!"ucap Zack mengancam.


"lah..? gini doang ternyata?gampang banget minta restu calon kakak ipar...!tau gini gue WhatsApp aja...!"ucap Roky mulai lega.


"mata lo....!"ucap Zack sambil melempar bantal sofa ke arah Roky.


...----------------...


***Selamat pagi....

__ADS_1


maaf baru bisa up...kemarin kurang fit jadi nggak bisa up....


yuk...menjelang akhir episode😁banyakin dulu dukungannya 🥰***


__ADS_2