
Roky & Zia👇
Roky berlari menyusuri tepian jalan raya.Mencari sosok wanita yang sudah lari terlebih dahulu meninggalkan nya.Wanita itu pasti sedang sangat sedih sekarang.Ia bahkan sampai lupa membawa motornya yang berada di depan toko.
Roky mengarahkan pandangannya ke segala arah.Kemana Zia.Tengah hari bolong
saat sinar matahari sedang terik teriknya,Zia hilang entah kemana.Ia pergi meninggalkan toko saking malu dan sakitnya akibat semua ucapan yang ia terima dari kedua anak Adrian Tama.
Roky kembali berlari,keringat bercucuran,nafasnya mulai ngos ngosan.Mata teduhnya perlahan mulai menyipit.Dilihatnya di sana sosok wanita berkaos hitam itu nampak berlari tunggang langgang di tepi jalan entah mau kemana.
"Zia....!!!"pekik Roky.
Laki laki itu berlari.Ia mengejar adik Zack yang nampak kacau tersebut.
"Zia....!!!!"teriak Roky sambil terus berlari.
Zia terus menangis,hingga......
seeeeetttt.......
Roky berhasil menggapai tubuh ramping wanita itu.Ditariknya Zia,di dekapnya wanita yatim piatu itu erat.Roky abaikan pukulan demi pukulan yang Zia layangkan.Ia tak peduli dengan Zia yang meronta renta sambil berteriak teriak minta di lepaskan.Ia tak peduli dengan sorak sorai para pengguna jalan yang melihat aksi keduanya sambil menunggu lampu lalu lintas berganti hijau.Ya....mereka kini tengah berada di tepi jalan pertigaan,di bawah lampu lalu lintas yang cukup ramai pengendara.
Sontak saja,aksi Zia dan Roky pun jadi tontonan.Namun Roky tak peduli.Ia terus menangis dan berontak namun tubuh tegap Roky seolah terlalu kokoh untuk yang malang robohkan.
"lepasiiinnn....!!!!hiks....hiks...."ucap Zia sambil menangis.
Roky tak bergeming.Ia makin mengeratkan pelukannya.Mencoba menenangkan wanita itu sembari mengamankan wajah Zia dari bidikan kamera beberapa pengendara disana.
Zia masih menangis.Roky masih tak menggubris.Para pengendara mulai melaju meninggalkan tempat itu saat lampu mulai berubah hijau.
Zia berontak lagi.Ia memaksa lepas dari Roky dan akhirnya Roky pun melepaskan wanita itu.Lalu....
plaaaaakkkk......
Tamparan keras mendarat di pipi Roky.Pria itu diam tak bereaksi saat Zia melayangkan telapak tangan nya tepat ke pipi Roky.
"lo ngapain sih kesini?! ngapain lo ngikutin gue? seneng lo liat gue kayak gini hah?lo pasti juga bakal nyalahin gue kan? nyalahin perasaan gue...?lo bakal maki maki gue kayak mereka?iya kan..?!pergi lo dari sini...!!"bentak Zia pada Roky.Wanita itu terlihat sangat kacau.
Roky masih tak bergeming.
"kenapa diem?jawab...!!lo seneng kan liat gue di maki maki?lo seneng liat gue di kata katain kayak tadi?lo seneng gue diketawain??lo seneng gue kayak gini?!!kalian semua jahaaaaattttt....!!!!"teriak Zia tak terkendali.
Zia sesenggukan.Roky masih diam.Wanita rapuh itu perlahan merosot,ia duduk di trotoar pinggir jalan itu sambil menekuk dan memeluk kedua kakinya.Menyembunyikan wajahnya diantara dada dan lututnya.
Gadis itu menangis sejadi jadinya.Antara malu,sakit hati,kecewa,sedih,semua bercampur menjadi satu.Haruskah ia diperlakukan seperti ini?ia hanya mencintai seseorang.Untuk pertama dalam hidupnya,lantaran sejak kecil ia selalu hidup dalam bayang bayang siksa dsn tekanan dari Moreno hingga tak ada waktu baginya untuk memikirkan masalah percintaan.Yang terpenting hanya keselamatan nyawa, bagi dirinya dan sang kakak,Zack Andreaz.
Dan kini saat ia mulai tertarik pada seorang pria,kenapa ia disalahkan atas perasaan nya?bukankah mencintai seseorang itu hal yang wajar?
Zia menangis lagi,Roky berjongkok di samping wanita itu,membiarkan Zia menyelesaikan tangisan nya agar ia merasa tenang.
__ADS_1
.
.
.
2 jam berselang...
Cukup lama....
Dari posisi jongkok,Roky bahkan sampai berubah posisi menjadi duduk bersila di samping Zia saking lamanya wanita itu menangis.
Zia perlahan mulai tenang.Ia mencoba mendongak.Dalam kondisi yang masih terisak isak ia mengusap lelehan air mata nya dengan dada naik turun.
Seeeeetttt......
Sebuah tangan menyodorkan tisue pada wanita itu.Zia menoleh..
"lo ngapain sih masih disini?!"tanya Zia kesal.
Roky tak langsung menjawab.Ia diam sejenak,lalu....
"lo harus pulang....dalam kondisi tenang....agar Zack nggak curiga kalau lo lagi ada masalah di tempat kerja lo..."ucap Roky
"ada orang lain yang harus lo jaga perasaan nya....yaitu kakak lo..."
"ingat....dia pernah mati matian menjaga nyawa lo agar tetap selamat...kalaupun lo nggak bisa balas...se enggaknya jangan bikin dia sedih,apa lagi kecewa...."ucap Roky.
Zia terdiam mendengar ucapan laki laki itu.Ada benarnya juga ucapan itu.Ada Zack yang tak boleh ia kecewakan.Laki laki yang sudah mati matian memperjuangkan kebebasan nya.Rela putus sekolah,menjadi abdi serta budak sang Moreno yang kejam selama bertahun tahun hanya demi kebebasan nya.
"lo mau kemana dulu...gue anterin....ntar kalau lo udah tenang,baru gue antar pulang..."ucap Roky.
Zia diam.
"kunci motor lo mana?motor lo masih di toko kan?sini in kuncinya,biar gue ambilin... sekalian gue mau izin sama ibuk..."ucap Roky.
Zia perlahan melepaskan ransel di punggung nya, mengeluarkan sebuah kontak motor dan mengeluarkan nya kemudian menyerahkan nya pada Roky.
"tunggu sini ya....gue ambil motornya dulu"ucap Roky.
Zia hanya mengangguk.Laki laki itu lantas pergi meninggalkan tempat tersebut menuju toko kue.
...****************...
Sementara di tempat lain....
Di sebuah ruang khusus keluarga di toko berlantai dua itu....
Tengah terjadi rapat keluarga disana.Dimana Adrian diminta untuk menjelaskan sejelas mungkin perihal hubungannya dengan Zia.Apakah laki laki itu menjalin hubungan dengan Zia?apa saja yang Zia lakukan pada Adrian?rayuan jenis apa saja yang wanita itu berikan pada Adrian?dan sejenisnya.
Adrian pun menjelaskan sejelas jelasnya.Tak ada yang ditutup tutupi.Kerena memang tak pernah terjadi apa apa antara ia dan Zia.Zia hanya menggoda melalui perhatian perhatian kecil saja.Seperti menyapa,sok akrab,sok manis,yang paling jauh hanya membuat kan kopi untuk Adrian,itupun berakhir dengan di usir oleh ayah dua anak itu.Selebihnya....tal ada...!
Adrian mengarahkan pandangannya ke arah istri anak anak dan menantunya secara bergantian.
__ADS_1
"kalian kenapa pada liatin papa kayak gitu sih?"tanya Adrian merasa tak nyaman.Para anggota keluarga nya itu nampak menatap dirinya dengan tatapan menginterogasi.
"papa nggak bohong kan?"tanya Nabila.
"Ya Allah kak....masak kamu nggak percaya sama papa....."ucap Adrian.
"papa yakin... nggak macem macem ama dia?"tanya Angkasa lagi.
"macem macem apa sih dek?ya nggak pernah lah....!"ucap Adrian.
"dek ..kak..Din....Zia itu nggak pernah mac macem...paling banter ya cuma bikinin kopi..itupun sekali dan langsung papa usir... karena papa nggak nyaman.."ucap Adrian.
"makanya papa jarang ke toko,,dia nyapa papa juga nggak respon,jangan jawab,noleh aja nggak.... karena papa tau...dia itu cuma anak yang masih labil aja....kalau ditanggepin takutnya dikiranya dia papa merespon godaannya dia..."ucap Adrian.
"kalian paham kan maksud papa?"
Nabila dan Angkasa tak menjawab.Ia hanya menatap jengkel ke arah Adrian.
"tapi aku tetep nggak suka papa deket deket sama centong nasi itu...!"ucap Angkasa judes.
"yang deket deket itu juga siapa? papa nggak pernah deket deket dek...lagian dia juga udah di pecat kan sama kakak...."ucap Adrian.
Nabila dan Angkasa membuang nafas kasar.Baiklah...ia akan mencoba percaya pada papanya kali ini.
Adrian menoleh ke arah sang istri.Wanita yang sedari tadi nampak diam sambil membuang muka tak mau menatap wajah sang suami.
"Din...."ucap Adrian sambil mencoba memegang pundak Adinda.Namun wanita itu menolak.
"kamu kenapa?"tanya Adrian.
Adinda tak menjawab.Ia menarik nafas panjang,mencoba mengangkat kepalanya dan berlagak seolah tak terjadi apa apa.
"aku mau pulang mas..."ucap Adinda.
"aku antar ya...." ucap Adrian menawarkan diri
"nggak usah....aku sama Roky aja..." jawab Dinda.
"Roky keluar...kayaknya dia tadi ngejar Zia..
aku anterin ya...."
"aku naik taksi aja..."
"Dinda..!"ucap Adrian tegas.
Dinda diam sejenak, menatap jengkel ke arah Adrian.Lalu...
"terserah kamu lah..."ucapnya kemudian dengan nada kesal.
Dinda pun bangkit di ikuti Adrian.Sepasang suami istri itupun bangkit.Mereka pergi dari tempat itu untuk pulang ke kediaman pribadi mereka.
...----------------...
__ADS_1
***Up 22:00.
yuk.... dukungan dulu 🥰🥰🥰***