
Disebuah rumah makan di dekat pasar tradisional tersebut....
Wanita yang kini terlihat masih cantik di usianya yang ke tiga puluh sembilan tahun itu nampak mengusap lelehan air matanya.
Bertemu dengan mantan asisten rumah tangga nya membuat wanita itu kembali menitikkan air matanya.Ia seolah dibuat kembali mengenang masa masa terberat dalam hidupnya belasan tahun yang lalu.Hidup bersama seorang laki laki yang sangat ia cintai,namun sayangnya ia selalu mendapatkan perlakuan tidak manusiawi dari laki laki tersebut.Dipukuli,main perempuan,tidak di hargai,di maki maki tiap hari.Diperlakukan bak seorang budak padahal ia istrinya kala itu.Berkali kali ia hampir kehilangan nyawanya di tangan mantan suaminya,dan dua kali ia keguguran karena sikap arogan pria tersebut.
Grace,wanita cantik yang kini sudah menikah itu kembali mengusap lelehan air matanya.
"nyonya...."ucap Bu Rahmi.
"eh...iya buk?maaf....jadi kebawa suasana...."ucapnya sambil mengusap setitik air mata di pipinya dan mencoba tersenyum.
"nyonya apa kabar?"tanya Bu Rahmi.
"Alhamdulillah saya baik buk... sangat baik...."ucap Grace.
"sudah lama kita ndak ketemu nyonya....semenjak perceraian nyonya dengan tuan Moreno..."ucap Bu Rahmi.
Grace tersenyum....
"ibuk sendiri apa kabar?ibuk masih bekerja dengan dia?"tanya Grace seolah tak mau menyebut nama sang mantan suami.
Bu Rahmi menunduk.
"iya nyonya...."ucap wanita itu dengan raut wajah sedih.
Grace memperhatikan wajah itu....
"bu Rahmi kenapa?ada masalah?apa dia masih sama seperti yang dulu?"tanya Grace.
Bu Rahmi mengangguk...
"bahkan lebih parah dari saat dulu masih bersama anda nyonya...."ucap bu Rahmi.
__ADS_1
Grace memperhatikan.
"sekarang tuan bahkan memiliki banyak anak buah untuk menjalankan pekerjaan nya.Ia seperti membentuk sebuah kelompok yang bekerja untuk menghabisi nyawa orang orang banyak..."ucap Bu Rahmi....
Ya....dulu saat masih menjadi suami Grace,Moreno memang hanya bekerja sendiri.Ia menjadi seorang pembunuh bayaran yang cukup dikenal di dunia kriminal.Terkenal begitu licin dan bersih dalam setiap aksinya.
Grace menghela nafas panjang....
"dan sekarang...tuan dan para anak buahnya sedang melakukan pencarian terhadap seorang gadis nyonya ...dia adalah gadis jaminan hutang....tuan sepertinya sangat menginginkan gadis itu...."ucap Bu Rahmi.
"siapa buk?"tanya Grace.
"namanya Azizah nyonya....dia seorang tuna wicara..dia di serahkan oleh keluarga tante nya pada tuan Moreno sebagai jaminan hutang di atas meja judi..."ucap Bu Rahmi.
Grace memejamkan matanya.
"jahat sekali dia....aku kira dia sudah berubah buk.... ternyata belum..dia sama saja seperti yang dulu...bahkan sepertinya lebih parah...."ucap Grace.
"kalau nyonya sendiri bagaimana?"tanya Bu Rahmi.
Grace tersenyum....
"oh ya nyonya? Alhamdulillah....saya ikut senang mendengarnya....nyonya terlihat sudah bahagia sekarang..."ucap Bu Rahmi.
"iya buk.... Alhamdulilah buk...."ucap Grace.
"ngomong ngomong kalau boleh saya tau.... pekerjaan suami nyonya apa...maaf lo nyonya...bukan maksudnya tidak sopan...."ucap Bu Rahmi penasaran karena Grace terlihat jauh lebih baik sekarang.Meskipun ia terlihat cantik dan terawat,namun ia masih mau berbelanja sendiri ke pasar tradisional seperti ini.
"suami saya satpam buk....anak saya dua...namanya Bintang dan Cakra...Bintang sudah tujuh belas tahun,sedangkan Cakra baru delapan tahun...."ucap Grace sambil menebar senyum...
"oh... begitu.... semoga keluarga nyonya selalu di berikan kebahagiaan ya nyonya...."ucap Bu Rahmi mendoakan.
"amin..."jawab Grace.
__ADS_1
Mereka pun kembali melanjutkan obrolan mereka di rumah makan tersebut.
...****************...
Sementara Bu Rahmi tengah berada di pasar...
Mobil mewah yang Zack kendarai kini sudah sampai di rumah persembunyian sang peri bisu,Azizah.Zack turun dari mobilnya,dan dengan cepat masuk ke dalam rumah tersebut untuk bertemu sang peri yang sudah sangat ia rindukan.
Zack masuk tanpa mengetuk pintu,dilihatnya disana sang peri tengah duduk di sofa ruang tamu sambil memangku seekor kucing putih yang cantik.Azizah tersenyum melihat kedatangan Zack.Begitu juga sang pria berambut gondrong.Rasa lelahnya seketika itu juga hilang melihat senyuman manis wanita yang perlahan tapi pasti mulai menguasai pikirannya itu.Membuatnya seolah rela melakukan apapun demi kebahagiaan sang gadis manis.
Zack menutup rapat pintu rumah.Dengan segera ia mendekati wanita cantik itu,mengangkat kucing di pangkuan Zizah dan meletakkan nya di lantai.Ia kemudian merebut tubuh tegap bertato nya di sofa panjang itu dalam posisi tengkurap dengan paha Zizah sebagai bantalnya.Ia memeluk pinggang ramping tersebut dan menyembunyikan wajahnya diperut rata sang gadis idaman.
Zizah geli.
"aa..."ucapnya tak jelas sambil mendorong tubuh Zack tapi pria itu tak bergeming.
"jangan berisik peri....aku capek...aku pengen tidur bentar aja disini"ucap Zack sambil memejamkan matanya.
Azizah terdiam.Dilihatnya wajah pria baik hati di pangkuan itu.Laki laki yang dulu ia kira sama saja dengan Moreno,tapi ternyata memiliki hati malaikat yang begitu tulus berusaha membebaskannya dari jerat sang Moreno.
Zizah juga sudah mendengar kisah hidup Zack dari mulut laki laki itu sendiri beberapa hari lalu saat mereka menghabiskan waktu berdua di rumah tersebut.Ia tahu,bahwa menjadi budak Moreno adalah suatu hal yang terpaksa ia lakukan.Zack sama seperti dirinya.Ia ingin bebas dari jerat Moreno.Kisah hidupnya bahkan lebih dramatis dari Azizah.Benar benar malaikat berjubah iblis yang malang.
Zizah mengusap wajah tampan itu.Laki laki itu bahkan kini mulai tertidur.Matanya terpejam dengan dengkuran halus yang sesekali terdengar dari mulutnya.Sepertinya aksi pura pura mencari Azizah memang benat benar menguras pikiran dan tenaganya.
...----------------...
***Selamat pagi.....
up 05:35
yuk....dikasih dukungan nya dulu....
__ADS_1
Siapkan jantung dan tisu anda... sebentar lagi akan ada bom yang meledak.....๐๐๐๐คญ***