Peri Bisu Dan Malaikat Berjubah Iblis

Peri Bisu Dan Malaikat Berjubah Iblis
Delapan Puluh Sembilan


__ADS_3

Hari kembali berganti...


Saat sore menjelang...


Seorang wanita berparas manis nampak keluar dari rumah berlantai dua yang menjadi tempatnya mengais rejeki itu.Dengan tas selempang di pundak,wanita itu nampak berjalan menyusuri jalanan komplek sambil memainkan ponselnya,mengecek pesan yang tadi ia kirimkan untuk Zack.Tak seperti biasanya,pesan darinya belum juga di baca oleh pria itu, padahal ia sudah mengirimkan pesan tersebut sejak siang tadi,namun alih alih di jawab, sepertinya dibaca pun belum.


Zizah terus berjalan menuju bengkel Zack yang terletak tak jauh dari gerbang komplek perumahan tempat Andrew dan Livia tinggal.Sekitar lima menit berjalan kaki,sampailah ia di bengkel itu.


Tak seperti biasanya,ia selalu melihat Zack memperbaiki mobil di teras bengkel itu,kali ini justru tak nampak sama sekali batang hidung laki laki itu.Hanya ada Jono,pria paruh baya yang beberapa hari lalu sempat mendekati Zizah yang ada disana.Laki laki yang semula nampak fokus memperbaiki mesin mobil itu pun langsung bangkit dan mendekat ke arah pacar Zack itu saat menyadari kedatangan Zizah.


"hei manis .....baru datang?"tanya Jono sambil setengah berlari mendekati Zizah.Wanita itu sedikit meringsut mundur,ia hanya tersenyum kaku sambil memasang mode awas.


"kamu cari Zack ya?"tanya Jono sok akrab.


Zizah hanya mengangguk.


"eh....nama kamu siapa sih?kalau ditanya kok diem terus?ntar bisu loh..."ucap Jono.


Azizah masih tetap diam.Sorot matanya mulai bergerilya mencari sosok kekasih hatinya,namun sepertinya tempat itu sepi,tak Zack ataupun satu teman Zack disana.Hanya ada Jono seorang.


Ketika Zizah tengah sibuk mencari keberadaan Zack,tiba tiba...


"Jon....."ucap seorang pria paruh baya berkumis melintang dengan perut buncit,Heru.


"eh...saya bos...."ucap Jono sambil berbalik badan saat mendengar suara sang bos yang memanggil namanya.


Heru yang semula ingin pergi kerumah istri pertama nya dan menitipkan kunci bengkel pada Jono,tiba tiba langsung menghentikan pergerakan nya saat melihat sesosok wanita berparas manis berdiri di hadapan sang karyawan kepercayaan.


"eeeehh....ada tamu?"tanya Heru sambil tersenyum sok ramah namun terlihat genit dimata Zizah.Wanita tuna wicara itu hanya nyegir geli.Meskipun Heru bersikap seolah ramah,namun nyatanya Zizah masih merasa risih berhadapan dengan dua pria ini.


"nyari siapa mbak?"tanya Heru sok akrab.


Zizah tak menjawab.


"nyari Zack ya?"tanya Heru.


Zizah nampak melirik ke arah Heru dari ujung kaki ke ujung kepala plontosnya.Ia lantas mengangguk samar.


"Zack ada di belakang...lagi di gudang saya suruh beresin gudang sama si Rudi...mari saya antar kalau mau ketemu..."ucap Heru sambil terus tersenyum.Namun matanya seolah bukan hanya fokus pada wajah Zizah,tapi sudah jelalatan kemana mana.


Zizah nampak berfikir sejenak.Daripada ia disini dan terus terusan di ganggu Jono,mungkin akan lebih baik jika ia menyusul Zack ke gudang,pikirnya.


Zizah akhirnya mengangguk.Heru tersenyum lebar menyambut anggukan kepala dari wanita berparas imut itu .


Heru pun menggerakkan tangannya,seolah mempersilahkan Azizah untuk berjalan terlebih dahulu.Azizah pun mengangguk.Ia berjalan didepan,di susul Heru dibelakangnya.Tanpa wanita itu sadari,Heru dibelakangnya nampak diam diam mengacungkan satu jempolnya ke arah Jono.


Jono pun hanya tersenyum sumringah.


Zizah terus berjalan,diikuti Heru dibelakangnya.Diam diam mata laki laki itu nampak menikmati pemandangan indah hadapannya.Seorang wanita bertubuh ramping dengan kulit putih nampak berjalan tepat dihadapannya.Dengan kaos putih lengan pendek berbalut jaket jeans warna biru muda,sedangkan sebuah rok hitam selutut nampak tertempel indah membungkus bagian bawah tubuhnya.Wanita itu terlihat sangat manis,tubuhnya tinggi ramping dengan rambut sebahu membuat kecantikan yang natural dari wanita itu terpampang dengan sempurna.

__ADS_1


Jakun pria berperut buncit itu naik turun.Jika ia bisa memperistri wanita itu,sudah pasti,akan sangat bisa memperbaiki keturunannya nantinya.


Mata Heru terus jelalatan.Tangannya seolah sudah tak sabar untuk segera menyergap wanita di hadapannya itu.


"belok kiri mbak...dipojok ruangan itu gudangnya....masuk saja,Zack ada disana..."ucap Heru.


Azizah hanya menurut.Ia mempercepat langkahnya,hingga sampailah ia di depan sebuah pintu yang mungkin adalah gudang itu.


ceklek.....


Dibukanya pintu tersebut...


Zizah masuk ke dalam.


Sepi....


tak ada orang....


Zack tak ada,Rudi pun demikian....


Zizah terus melangkah perlahan tanpa bersuara.Mencari sosok kekasih hatinya yang katanya berada di dalam gudang itu.Hingga.


ceklekk..


Zizah berbalik badan.Pria buncit yang sedari tadi berjalan di belakang nya nampak ikut masuk ke dalam gudang.Laki laki itu kini bahkan mengunci ruangan itu,dan memasukkan kuncinya ke dalam celana nya,tepatnya kedalam pakaian daalam pembungkus benda mengeras miliknya.


Zizah memasang mode awas..!dia dibohongi...!Zack tak ada disini...!


"kenapa manis?kaget ya pacarmu nggak ada disini??hehehe....."ucap Heru sambil tersenyum penuh kemenangan,membuat kumis melintang nya bergerak naik turun.


Zizah makin jijik.


"udah....nggak usah pikirin pacarmu yang ker* itu..! mending sama saya....saya kaya...saya punya bengkel...saya bisa lo buat kamu bahagia...asal..kamu mau jadi istri saya..saya jamin...kamu pasti akan bahagia...."ucap Heru.


Zizah menggeleng kan kepalanya sambil terus memasang mode awas.Matanya bergerak menatap ke segala arah,seolah tengah mencari sesuatu yang mungkin bisa ia gunakan sebagai senjata untuk melindungi diri.


Heru terus mendekat.


"ayo manis...jangan takut..."ucap Heru sambil merentangkan kedua tangannya.


Zizah mundur.


"sini sayang...aku bukan orang jahat...aku akan membahagiakan mu.."ucap pria itu lagi.


Zizah makin jijik.Ia terus bergerak mundur sedangkan Heru makin mendekat,dekat,dekat,dekat...


dan....


.

__ADS_1


.


.


.


.


buuuuuggghhhh....


Zizah mentok..


Tubuhnya membentur dinding gudang.Heru yang terus bergerak maju pun tersenyum lebar nan menjijikkan.Zizah mulai panik...!


"ja...a...!!!!!"pekik Azizah.Suara wanita itu akhirnya lolos juga..!ia berteriak sambil menunjuk ke arah Heru seolah memintanya untuk tak mendekat.


Heru terdiam mendengar suara wanita itu...! kenapa bicaranya tak jelas begitu...!


"kok....lu gagu??"tanya Heru dengan raut wajah yang berubah.Ia seolah bingung dengan suara yang keluar dari mulut Zizah.


Zizah menunduk.Antara malu,takut,was was dan rasa tak suka bercampur dalam dadanya.


"lu bisu ya??"tanya Heru lagi kini dengan nada tak suka.


Zizah tak menjawab.Heru menatap wanita itu dari atas sampai bawah dengan tatapan mata kesal.Wanita secantik itu ternyata tak bisa bicara.Ia jadi berfikir ulang.Memalukan sekali jika sampai ia punya istri wanita bisu?pasti ia jadi bahan ejekan orang orang.


Namun ia sudah terlanjur bernaffsu.Wanita itu sangat cantik dengan kulit putih yang begitu mulus menggoda.


Heru nampak menggelengkan kepalanya.Naffsunya sudah terlanjur berada di ubun ubun.Ia tak mau mundur...!


"aaaaakkkkhhh....!!persetan dengan bisumu..!kalaupun tak bisa jadi istri...maka aku akan mencicipi mu sekali ini saja..!"ucap Heru dengan dada naik turun.


Heru setengah berlari mendekati Zizah.Wanita cantik itupun menjerit,dengan segala kecepatan yang ia punya ia pun mencoba berlari dan menghindar dari sergapan Heru.Hinggaa,........


.


.


.


.


.


.


bersambung dulu ya.....🤭🤭🤭✌️✌️


lanjut besok...😁

__ADS_1


...----------------...


Yuk ..kasih dukungan dulu 😊😊


__ADS_2