
Setelah drama berpelukan yang cukup panjang...
Diruang tamu rumah dengan pintu utama yang ditutup rapat....
Zack menyandarkan tubuhnya di sandaran sofa dengan lengan kiri ia tekuk di belakang tubuh Zizah untuk menyangga kepalanya sendiri.Fokus matanya tetap tertuju pada gadis manis yang kini asyik menulis di notebooknya.Menceritakan kejadian sebenarnya yang terjadi padanya di malam itu.
Azizah menyerahkan note book barunya pada Zack.Laki laki itu mulai membaca tulisan yang cukup panjang itu.Menceritakan kisah si gadis tuna wicara yang dibawa oleh Moreno ke sebuah club malam.Dipaksa minum alkohol hingga membuatnya pusing dan hilang kesadaran.Saat ia bangun di pagi hari ia sudah berada di kamar rumah ini.Awalnya ia bingung, karena ia sendirian di dalam kamar itu dalam kondisi semua pintu dan jendela terkunci rapat.
Semula ia berfikir.Jangan jangan Moreno memindahkannya ke suatu tempat.Namun ternyata dugaannya salah.
Tepat jam setengah satu siang pintu kamarnya terbuka.Roky datang dengan membawa makanan,minuman dan baju layak pakai untuk Zizah.Laki laki itu juga menceritakan semua kejadian yang terjadi malam itu.
Ternyata....
Diam diam....Roky mengikuti mobil Moreno yang keluar dari club.Ia mengetahui keberadaan Moreno di club itu karena memang itu adalah club langganan Moreno.Laki laki itu hampir tiap malam menghabiskan waktu disana ditemani para jal*ng yang bekerja di sana.
Dan karena hari itu Moreno membawa Zizah,mau tak mau Roky pun berinisiatif untuk mengikutinya.
Roky ikut masuk ke dalam club itu dengan menggunakan topi kacamata dan kumis palsu.Ia berhasil melewati Revan yang kala itu menjadi sopir Moreno tanpa laki laki itu sadari.Sayangnya..ia tak bisa melihat apa yang Moreno lakukan pada Zizah di dalam club karena pria kejam itu membawa Azizah masuk ke ruang vip yang tidak sembarang orang bisa masuk.Roky pun memutuskan untuk menunggu di meja bartender.
Tak lama,Moreno keluar dari ruang vip,ia turun dari lantai dua dengan Azizah yang nampak tak sadarkan diri.Mencium gelagat kurang mengenakkan yang mungkin akan Moreno lakukan pada Zizah,Roky pun keluar terlebih dahulu dari club itu dan berinisiatif mencegat mobil Moreno di sebuah jalan sepi yang pasti akan Moreno lewati.Masih ingat kan....Roky juga salah satu sopir Moreno dulunya sebelum direkrut jadi anak buah?
Singkatnya... Roky yang sudah menunggu dengan mengendap endap di antara pepohonan dan semak semak pun menembaki ban mobil Moreno,membuatnya oleng dan menabrak pembatas jalan.Secepat kilat Roky berpindah posisi dari tempatnya sembunyi dan saat Moreno dan Revan lengah,ia membawa Zizah yang kala itu masih tak sadarkan diri pergi dari tempat tersebut.
Untuk menghilangkan jejak Roky merobek sedikit gaun Zizah,melepas tas dan gelang wanita itu dan melemparkannya ke bibir jurang tak jauh dari tempatnya mencegat Moreno.Dan pagi harinya saat semua orang sibuk mencari keberadaan Zizah dan sang tuan kejam sudah berangkat ke luar negeri.Ia turun ke jurang itu,dan memercikkan darah ular yang ia bunuh ke atas batu runcing guna memperkuat dugaan Zizah mati di dasar jurang itu.
Zack menghela nafas panjang.
Jadi ini semua rencana Roky?rencana dadakan yang sukses membuat semua orang panik dan kelabakan.Benar benar mengesankan sebagai seorang mantan sopir.
Zack yang kini hanya berdua di rumah itu dengan Azizah lantaran Roky memilih pergi meninggalkan mereka berdua pun mengangkat satu tangannya yang bebas.Ia meraih beberapa helai rambut depan Zizah yang tak terikat itu dan menggulung nya menggunakan jari telunjuk dan ibu jarinya.
"tapi kamu nggak di apa apain kan sama Moreno?"tanya Zack.
__ADS_1
Azizah hanya menggelengkan kepalanya sambil tersenyum membuat Zack gemas.Sudah lama ia tak melihat senyuman itu.Ia sangat merindukan senyuman manis itu.....dan pemilik senyuman itu mungkin.
"untuk sementara kamu aman disini...jangan keluar keluar dulu ya....kamu masih dicari banyak orang sekarang..."ucap Zack begitu lembut sambil tanpa mengubah posisinya dengan jari tangan masih memainkan rambut hitam Azizah.
Azizah hanya mengangguk sambil tersenyum.
"Roky orangnya baik kok...dia nggak akan macam macam sama kamu..."ucap Zack.
Azizah hanya tersenyum.Zack mengamati bibir tipis merah muda yang begitu menggiurkan tersebut.
"besok aku beliin kamu Hp.... biar kita bisa komunikasi..."ucap Zack.
Azizah kembali menuliskan sesuatu di note book nya dan menyerahkan nya pada Zack.
"nggak usah.... ngrepotin...aku nggak perlu hp"tulis Zizah.
"kamu perlu hp sayang....biar aku gampang kalau mau ngabarin kamu...."ucap Zack.
Azizah hanya mengehela nafas.Tangan Zack berpindah,ia yang semula memainkan rambut Zizah kini mengusap lembut bibir merah muda gadis tuna wicara itu membuat jantung Zizah berdegup kencang.
degggghhhhh..... degggghhhhh.... degggghhhhh...
Jantung Azizah berdetak lebih kencang.Wajahnya dan Zack sangat dekat saat ini membuat ia bisa merasakan hembusan nafas pria tampan tersebut.
"aku seneng bisa lihat kamu lagi..."ucapnya lirih dan lembut sambil mengusap bibir tipis itu.Jantung Zizah makin tidak aman.Namun sebuah senyum malu malu tak bisa ia sembunyikan dari pandangan mata Zack.Masih dalam posisi yang sangat dekat dan mata yang saling menatap,Zizah mengangkat notebook di tangannya,menempelkannya pada wajah Zack yang kini berada begitu dekat di hadapannya membuat pandangan pria itu kini terhalangi oleh buku kecil tersebut.Zack pun terkekeh.
Zizah mulai menuliskan sesuatu.Tanpa mengubah posisinya yang begitu dekat,ia membalik note book tersebut dan mengarahkan nya ke arah Zack membuat pria itu kini bisa membaca tulisan tangan gadis manis itu
"kemarin mas Roky bilang....ada orang yang khawatir banget sama aku....apa kamu kasih tau kak Ammar soal aku yang hilang?"tulisnya.
Zack tersenyum.Dengan lembut dan masih tanpa mengubah posisi keduanya,Zack meraih note book Azizah dan melemparnya asal ke atas meja.
"bukan Ammar yang khawatir....tapi aku..."ucapnya lembut nan lirih.
__ADS_1
Azizah terdiam
"aku khawatir sama kamu..."ucapnya lagi...
degggghhhhh..... degggghhhhh.... degggghhhhh...
Jantung Azizah makin tak aman.
"aku takut kehilangan kamu sayang...."ucapnya.Entahlah....kenapa Zack seolah jadi terbiasa memanggil Zizah dengan kata sayang.
"janji jangan pergi pergi lagi...jangan bikin aku khawatir lagi...aku takut kehilangan kamu peri..."ucap Zack.
Peri??
Zizah hanya mengangguk setengah bingung.Zack mulai mendekatkan wajahnya.Sedikit memiringkan kepalanya dan memejamkan matanya.Zizah makin tak karuan.Jantungnya makin berdetak tak karuan.
Laki laki itu makin mendekat kan bibirnya ke bibir Azizah,hampir menempel,namun....
seeeetttt....
Pergerakan Zack terhenti.Ia membuka matanya saat merasakan bibir merahnya menempel sesuatu tapi bukan kulit.
Zizah mengangkat pulpen ditangannya dan menempelkan nya di bibir Zack guna menghalangi pergerakan pria itu.Azizah menggelengkan kepalanya samar seolah ingin mengatakan "jangan"
Zack terkekeh.Gadis itu benar benar manis dimatanya membuat kakak dari Zia itu makin gemas.Ia menjatuhkan kepalanya di pundak Zizah dan menggigit kaos inner putih Azizah dengan gemasnya.Tangannya tergerak menggelitiki pinggang wanita itu membuat Azizah tertawa cekikikan.
Merekapun mengabiskan waktu berdua di rumah itu,mencurahkan rasa rindu keduanya dengan bercanda berdua di ruang tamu rumah yang pintunya tertutup rapat tersebut.
...----------------...
***Selamat sore.....
up 17:11
__ADS_1
yukkk....tinggalkan jejak...kasih like...di ramaikan kolom komentarnya....
banyakin dukungan biar yang nulis makin semangat....🥰🥰🥰***