Peri Bisu Dan Malaikat Berjubah Iblis

Peri Bisu Dan Malaikat Berjubah Iblis
Seratus Dua Puluh Dua


__ADS_3

Siang menjelang....


Mobil hitam yang dikendarai Roky nampak berhenti di sebuah minimarket yang berada di tepi jalan.Laki laki itu sedang dalam perjalanan menuju sekolah Angkasa untuk menjemput remaja itu.Namun ia berniat mampir minimarket sebentar,untuk membeli minum.


Roky pun turun dari mobil yang dibawanya,ia melangkah masuk ke dalam mini market dan bergegas menuju showcase yang terletak di pojok minimarket.


Roky mengambil beberapa minuman botol dan kaleng lalu segera menuju kasir untuk melakukan pembayaran.Dari arah belakang,ia melihat sosok pria berbadan tegap yang sepertinya sangat ia kenal.Rambut gondrongnya yang khas membuatnya tak sulit mengenali pria yang merupakan sahabat nya itu.


"whooeee....!!"ucap Roky sambil menyenggol lengan Zack menggunakan sikunya.


Laki laki itupun reflek menoleh ke arah sumber suara.


"eh....disini juga lo?"ucap Zack yang menyadari keberadaan Roky.


"yoi....!"jawab Roky.Dilihatnya barang belanjaan Zack.


"weeeiisss....papa muda....sekarang belanjanya udah bukan rokok lagi dong....tapi popok ama susu bayi...kereeenn...."ucap Roky menggoda.


"iya dong... kebutuhan anak itu yang harus di utamain...."ucap Zack.


"siap....!"jawab Roky.


Zack selesai dengan belanja nya.


Kini giliran Roky yang berdiri di depan meja kasir.Tak berapa lama,Roky pun keluar dari mini market.Dilihatnya Zack masih duduk di sebuah kursi di teras bangunan itu sambil memainkan ponselnya.Sepertinya ia tengah berbalas pesan dengan sang istri.


"nggak balik...?"tanya Roky


Zack mendongak.


"iya ..bentar lagi .....nunggu orderan dulu..." ucap Zack.


Roky hanya mengangguk.Ia membuka tutup minuman kaleng di tangannya lalu menenggak nya di tempat.Ketika dua sahabat itu tengah sibuk dengan aktifitas mereka sendiri,tiba tiba....


.


.


.


.


"tolooooooongggg.....!!! tolooooooongggg......!!jambreeeeeeettttttt....!!!!"


Dua sahabat yang pernah bekerja sama menyembunyikan Azizah itu reflek mengangkat kepalanya,menoleh ke arah sumber suara dimana di sana,tak jauh dari tempat mereka berada nampak seorang ibu ibu yang tengah berjibaku mempertahankan tas nya yang hendak di rampas oleh tiga orang pria berpenampilan preman.


Zack bangkit.Ia dan Roky kemudian berlari mendekati wanita yang nampak histeris itu.


"heeeehhh....! ngapain kalian?!"tanya Roky saat sudah berada di dekat ibu ibu itu.


"siapa kalian...?!"tanya balik salah seorang jambret itu.


"gue yang nanya ama lu...!malah balik nanya...!lepasin tas ibu itu...!!"ucap Roky.


"pergi kalian ...!ini bukan urusan kalian....!!"ucap salah seorang preman lainnya mengusir dua sahabat itu


"kalau gue mau ikut campur..kalian mau apa?"tanya Zack yang entah kapan sudah mengubah dirinya menjadi mode dingin khas anak buah Moreno.


Tiga preman itu nampak marah.


"nggak usah sok jagoan lu berdua....!!kalian belum tau siapa kami?!kami adalah penguasa wilayah ini...!"ucap preman itu.

__ADS_1


Roky dan Zack tersenyum sinis.


"penguasa?presiden lo?"tanya Roky menyepelekan.


"diem lo...!"bentak preman itu lagi.


"nggak usah banyak bac*t...!sini maju...pen ngerasain gue gimana rasanya berantem ama presiden...!"ucap Roky lagi sambil menyingsingkan kan lengan bajunya.


"kepa*at...!lu berdua emang cari mati....!!serang.....!!!!"


Dan.....pertarungan pun terjadi.Zack dan Roky melawan tiga preman yang katanya penguasa wilayah itu.Keduanya tak ada yang mau mengalah.Mereka bertarung dengan sungguh sungguh, seolah ingin menumbangkan satu sama lain.


Sedangkan ibu yang semula di tolong Zack dan Roky hanya menatap takut.Ia berdiri sedikit menjauh dari dua pria itu dengan raut wajah khawatir.


Tanpa mereka sadari,dua pasang mata memperhatikan gerak gerik mereka dari kejauhan,tepatnya dari dalam sebuah mobil sport mewah yang terparkir di sisi jalan.


buuuuuggghhhh......


buuuuuggghhhh.....


buuuuuggghhhh......


Tendangan demi tendangan Zack dan Roky layangkan.Seorang preman sudah terkapar meringis kesakitan.Sedangkan kini Zack dan Roky masih meladeni masing masing satu preman


Zack meraih salah satu lengan preman itu.Ia sudah bersiap untuk memutar lengan tersebut dan mematahkannya, namun tiba tiba....


"aaaaakkkkhhh....!!ampun...!ampun tuan....!!jangan...!saya minta maaf....!!jangan tuan...!!"ucap preman itu mengiba pada Zack.


Zack tak bergeming.Ia sudah mengambil posisi,tinggal sekali gerakan saja...tangan itu pasti patah.


"tolong tuan...!anak saya tiga masih kecil kecil tuan...!jangan tuan....!ampun...!!"ucap preman itu mengiba


"iya tuan...! ampun tuan...!saya minta maaf,saya janji nggak akan melakukan hal itu lagi...!ampun tuan...!!"ucap si preman lagi meminta belas kasihan.Pria itu terlihat sangat ketakutan.


Zack dan Roky saling pandang untuk beberapa saat.Lalu....


buuuuuggghhhh.....


aaaaakkkkhhh.....!!


kedua pria itu melempar tubuh para preman tersebut ke tanah.Mengumpulkannya menjadi satu dengan seorang preman yang sudah terlebih dulu kalah terkapar itu.


buuuuuggghhh.....


"minggat lu semua...!sekali lagi gue liat kalian malak...!gue terbangin burung lo semua..!"ucap Roky sambil menendang kaki salah seorang preman itu.


Tiga orang preman itupun lari terbirit birit.Ibu ibu yang semula hendak dirampok itupun mendekat.


"makasih mas...udah bantuin saya...."ucap ibu ibu tersebut


"sama sama buk...ibuk hati hati ya...."ucap Zack yang sudah kembali ke mode tenang.


"iya mas ..."ucap si ibu sambil mengeluarkan sejumlah uang hendak memberikan nya pada Zack dan Roky sebagai tanda terima kasih,namun......


"dah ..nggak usah ngasih uang....saya ikhlas....ibuk simpen aja...."ucap Zack seolah sudah tau niatan ibu itu


"tapi mas..........."


"udah buk....simpen aja uangnya...kami cuma niat bantuin kok..."ucap Roky mengimbuhi.


"kalau begitu terima kasih banyak mas....saya nggak tau gimana nasib saya kalau mas nggak datang bantuin saya ...."ucap si ibu.

__ADS_1


Zack dan Roky hanya tersenyum


"kalau begitu saya permisi mas....mari..."ucap si ibu lagi.


Mereka pun berpisah.Zack dan Roky juga melangkah pergi meninggalkan tempat itu.Menuju mini market tempat dimana barang belanjaan mereka tertinggal.


Kedua sahabat itupun lantas berpisah.Menuju mobil yang mereka bawa sendiri sendiri dan melesat pergi untuk melanjutkan pekerjaan mereka masing masing.


Seperginya Zack dan Roky.....


Si ibu yang tadi hendak di rampok muncul lagi.....


ia kembali ke tempat semula saat ia hendak di rampok oleh para preman preman itu.Lalu....


"ssssssttttt.....!keluar...!mereka udah pergi...!aman...!!"ucapnya setengah berbisik.


Tiga pria babak belur pun keluar dari tempat persembunyiannya.


Ya...itu adalah tiga preman tadi.Mereka berjalan mendekati si ibu itu.


"udah pergi buk?"tanya si preman.


"udah....ayok ...."jawab si ibu.


Ke empat manusia itu lantas berjalan, menyebrangi jalan raya, mendekati sebuah mobil mewah yang sedari tadi terparkir di bahu jalan.


tokk...tokk...tokk...tokk...


si ibu mengetuk kaca pintu mobil.


Kaca pun terbuka.Dua pria beda usia pun nampak tersenyum ke arah mereka.


Salah satu pria yang lebih tua dengan mata hijau nya yang indah nampak menyerahkan sebuah amplop coklat.


"dibagi ya ..buat berobat...."ucap si pria itu pada salah satu preman.


"makasih tuan...."ucap si preman.


Laki laki itu hanya tersenyum.


"lain kali...kalau ada job akting seperti ini lagi...calling calling kita aja tuan..."ucap si ibu nampak bangga.


"iya....nanti ya...."ucap pria itu.


Para preman dan si ibu pun hanya mengangguk.Mereka lantas pergi meninggalkan dua pria yang merupakan mertua dan menantu itu


Seperginya mereka....


"gimana pa?"tanya pria lain yang bermata tak kalah indah.Yang duduk di samping si pria bermata hijau sebagai pengemudi mobil mewah itu


"seperti dugaan papa....papa yakin mereka orang baik...."ucap si pria bermata hijau.


Mereka lalu tersenyum.Mobilpun lantas melaju meninggalkan tempat itu.


...----------------...



mampir yukkk......


up 12:57

__ADS_1


__ADS_2