
"hai baby....."ucap seorang pria yang berdiri dengan angkuhnya di depan pintu rumah itu.Dengan rokok yang ia apit di antara kedua belah bibirnya,pria itu menyeringai menatap wajah gadis manis yang sudah sangat lama ia cari cari itu.
Ya....!itu Moreno...!dia menemukan lokasi persembunyian Azizah dari ponsel Ammar yang Aliya berikan padanya.
"i miss you sayang....."ucap laki laki itu sambil terus menebar senyum yang mengerikan.
Azizah bergetar.Takut...namun seperti biasa,ia tak mau terlihat lemah.Otaknya segera bekerja dengan keras, memikirkan jalan untuk bisa lari dari rumah ini,namun bagaimana dengan Ammar?laki laki itu tak mungkin bisa diajak lari bukan?
Zizah mundur dengan mode awas.Ia mengedarkan pandangannya mencari sesuatu yang mungkin bisa ia jadikan senjata untuk melawan Moreno.
Moreno melangkah maju dengan tenang,sedangkan dua orang anak buah sudah berdiri di depan pintu menghalangi langkah Zizah kalau kalau wanita itu mencoba kabur.
"kenapa mundur bis*?kau tidak merindukan ku?"tanyanya sambil terus melangkah maju mencoba mendekati gadis itu.
seeeeettttt....
pyaaaaaaaaarrrrrrrr.....!
Azizah meraih gelas yang berada di atas sebuah meja di pojok ruangan itu.Dengan cepat ia memecahkan ujungnya hingga ujung gelas kini nampak bergerigi.Zizah menodongkan gelas itu ke arah Moreno,seolah melarang laki laki itu untuk makin bergerak mendekati nya.
"ooww.....sabar sayang....kenapa kau masih saja galak begini?apa kau tidak merindukan tuanmu ini hemm?"tanya Moreno dengan suara meremehkan.
Zizah masih awas.Sorot matanya tajam menatap penuh kebencian kearah laki laki itu.
Mendengar suara benda pecah,Ammar pun keluar dari dapur.Dilihatnya disana Zizah sudah berdiri di depan Moreno.Keduanya nampak saling menatap tajam ke arah masing masing.
"Zizah...?" ucap Ammar membuat Azizah menoleh ke arah sang kakak.Laki laki itu sangat terkejut melihat kedatangan
"ka...!iiii....!!"ucap Azizah seolah meminta laki laki itu untuk pergi.Ammar yang panik justru dibuat bingung.
__ADS_1
"aaa....iiii....."ucap Zizah sekuat tenaga mencoba berucap meminta Ammar agar segera lari.Yang penting kakaknya dulu...!laki laki itu tak bisa di ajak lari cepat.Ia harus selamat dulu,sedangkan untuk dirinya sendiri ia yakin ia bisa mengatasi Moreno.
Percakapan antar dua saudara kandung itupun tak luput dari mata tajam Moreno.Tanpa menyia nyiakan kesempatan,laki laki itu lantas menepis tangan Azizah membuat gelas di tangan Zizah terlempar ke lantai dan pecah.Zizah reflek mendongak ke arah Moreno.Laki laki itu dengan cepat menarik tubuh ramping Zizah dan menghempaskan nya ke dinding.Moreno pun dengan cepat mengungkung tubuh wanita itu
"Zizah...!!"pekik Ammar.Laki laki itu mencoba mendekat namun dengan cepat dua anak buah Moreno yang berada di depan pintu berlari dan menghalangi pergerakan Ammar.
"lepasin gue....!!apa mau kalian....?!!"ucap Ammar berontak.
Moreno masih fokus dengan wajah cantik di hadapan nya.
"bawa dia ke mobil...!calon kakak iparku harus tetap selamat untuk menyaksikan pernikahan ku dengan adiknya yang bisu ini"ucap Moreno tanpa mengubah arah pandangnya membuat Azizah menggelengkan kepalanya samar.
Para anak buah menurut.Ia membawa Ammar masuk menuju mobil milik Moreno tanpa peduli dengan suara laki laki yang berteriak teriak itu.
"Zizah pergi....!!cari bantuan....!!"ucap Ammar.Zizah menatap nanar ke arah Ammar sambil terus meronta ronta meminta di lepaskan karena kini kedua lengannya di tindih oleh dua telapak tangan kekar Moreno.
Moreno mendekatkan wajahnya,hendak mencium ceruk leher Zizah namun wanita itu terus berontak.
"ternyata kau masih belum berubah bis*?kau masihlah seorang pembangkang seperti yang ku kenal dulu" ucap Moreno tepat di telinga sang gadis malang.Zizah mencoba menggerakkan kedua lengannya namun tak bisa.
"kau masih mau kabur?"tanya Moreno.Zizah makin muak dengan pria di hadapannya ini.
"laki laki pincang itu sudah di tangan ku,aku yakin kau tidak akan mungkin membiarkan dia untuk pergi sendiri denganku bukan?"tanya Moreno dengan senyuman penuh kemenangan.
Dada Zizah naik turun.Ia benar benar membenci laki laki itu..!
"menurutlah bisu..maka kau dan kakakmu akan selamat"ucap Moreno.
Zizah memalingkan wajahnya.Dadanya masih naik turun.Moreno masih mengungkung tubuhnya dan menatapnya tajam.
__ADS_1
Zizah menoleh ke arah Moreno,dengan setitik air mata ia pun mengangguk samar membuat Moreno tersenyum sinis.
"akhirnya kau menurut juga ..aku tidak sabar untuk menikahi mu dan melakukan aktifitas malam pertama kita di depan mata Zack"ucap Moreno membuat Zizah terbelalak.
Moreno menyeringai,ia melepaskan kungkungan nya pada tubuh Zizah dan mengangkat tangannya mengarahkan ke arah pintu seolah meminta sang gadis tuna wicara untuk masuk ke dalam mobil mengikuti sang kakak.
Azizah menunduk,ia berjalan selangkah menuju pintu utama,namun baru selangkah, tiba tiba.....
buuuuuggghhhh........
"akkkkkhhh....!bang*at...!!"
Zizah menghantamkan lututnya ke area selangk*ngan Moreno membuat laki laki itu pun memekik sambil memegangi benda berharga nya.
Zizah lari menuju pintu belakang agar tak di hadang anak buah Moreno,Moreno mengejarnya dengan susah payah.
Saat sampai di samping kompor,Zizah mengambil panci berisi air mendidih yang semula akan digunakan untuk Ammar mandi.Dengan cepat ia menyiramkan nya ke arah Moreno yang mengejarnya.Moreno mengelak dengan susah payah.Selangkangannya masih sakit,kini Zizah berusaha menyerangnya dengan satu panci penuh air panas.
"an*ing kau bis*....!!!!!"umpatnya benar benar murka.Kaki dan tangannya terkena percikan air mendidih itu.Wanita itu benar benar punya nyali yang tinggi ditengah keterbatasan nya.
Azizah lari...!ia keluar dari pintu belakang guna menghindari Moreno dan mencari bantuan.Yang penting ia lolos dulu.Tujuan utamanya adalah kantor polisi.Ia sudah tau dimana rumah Moreno.Ia harus segera lapor polisi agar polisi bisa secepatnya menggrebek istana Moreno dan menyelamatkan Ammar.Begitu pikir Azizah.Karena jika ia menyerah dan kembali ikut dengan Moreno.Itu artinya ia akan kembali menjadi budak Moreno..!Zizah tidak sudi...!ia mau bebas...!ia mau merdeka...!ia mau aman selamanya bukan aman sementara di bawah tekanan Moreno....!
...----------------...
***Selamat sore...
up 15:22
yuk....kasih dukungan dulu...jangan berhenti bacanya ya....Zizah dan Zack tidak akan semudah itu di taklukkan....🥰🥰🥰🥰***
__ADS_1