
Hari berganti hari....
Satu minggu sudah Azizah menghilang.Para anak buah Moreno masih terus mencari keberadaan gadis jaminan hutang itu.Mereka belum akan berhenti sebelum mendapatkan perintah dari sang raja,Moreno yang kejam.
Sementara itu,selain anak buah Moreno,Tari,Reza dan Aliya juga ikut melakukan pencarian.Mereka tak mau jika sampai gadis itu lepas dari Moreno dan Aliya akan menjadi pengganti Zizah seperti yang Roky katakan beberapa hari yang lalu.Azizah harus ketemu dalam kondisi baik baik saja.Keluarga licik itu juga berencana,jika mereka bisa menemukan Zizah,maka mereka akan menukarnya dengan meminta uang lagi sebagai imbalan atas jasa mereka menemukan budak sang Moreno yang agung.Benar benar keluarga yang menjijikkan...!
Selain anak buah Moreno dan keluarga Tari,kini sepasang suami istri mantan majikan Zizah itu bisa bernafas lega.Mereka sudah diberi tahu oleh Ammar,bahwa Zizah sudah ditemukan dalam keadaaan baik.Ia diselamatkan oleh salah satu anak buah Moreno dan kini gadis malang itu sudah berada di tempat yang aman, disembunyikan oleh dua manusia yang sebenarnya baik hati dibalik jubah iblis nya yang mengerikan.
Jadi apakah sebenarnya Andrew dan Livia sudah tau tentang kisah pilu Zizah dan Ammar?
Jawabannya adalah sudah...!
Ammar sudah menceritakan semua kisah hidupnya pada Andrew dan Livia.Perlakuan keluarga tantenya,dan tragedi penyeretan Zizah menuju istana Moreno.Semua Ammar ceritakan.
Sebagai seorang aparat kepolisian,jiwa peduli Andrew pun tergerak.Ia ingin memperkarakan kasus ini,namun sayang,Ammar masih menolak,dengan alasan,walau bagaimanapun Tari masihlah keluarganya.Selain itu ia takut nyawa Zizah terancam.Mengingat wanita itu belum sepenuhnya bebas dari cengkeraman Moreno.Dan lagi, Moreno seperti nya bukanlah orang sembarangan.Ya....Ammar memang tak seperti Zizah yang berani,jiwa pria itu lebih lembut dibandingkan Zizah.
Namun seperti nya,Andrew tidak tinggal diam.Ia seolah gatal ingin menguliti borok kehidupan dua anak yatim piatu itu.Jika memang ada kejahatan yang selama ini membayangi kehidupan dua anak manusia itu,maka ia harus bergerak.Tidak ada toleransi untuk itu...!Harus ada sanksi untuk orang orang yang menzolimi sepasang saudara yatim piatu tersebut.
Tanpa Ammar ketahui diam diam ia mengintai laki laki pinc*ng itu.Untuk melihat sejauh mana kejamnya keluarga sang tante,serta seperti apa kondisi Zizah dan siapa sebenarnya orang memperbudak Azizah.
.
.
.
Hari ini.....
13:00
Sebuah mobil mewah melesat dari bandara menuju kediaman megah tempat king mafia pembunuh bayaran,Moreno.
Pria berjambang lebat itu kini sudah kembali ke negara itu.Dengan di jemput sang anak buah kepercayaan,Zack Andreaz,kini pria itu tengah dalam perjalanan menuju rumah megahnya.
"jadi si bis* itu mati?"tanya Moreno yang kini duduk di kursi belakang mobilnya.
"sepertinya begitu tuan...."ucap Zack yang kini berada di kursi kemudi mobil tersebut sebagai sopir.
__ADS_1
Moreno mengusap dagunya dengan tangan yang tersandar di pintu mobil seolah sedang berfikir.
"bagaimana dengan bangkainya?"tanya Moreno.
"belum ditemukan tuan..tapi beberapa barang dan ceceran darah sudah kami temukan di bibir dan dasar jurang tuan..."ucap Zack tetap tenang.
Moreno menerawang mengarahkan pandangannya ke luar jendela.
"siapa kep*rat yang berani mengusik ku?" monolog Moreno.
Zack hanya melirik sekilas dari kaca spion mobil itu lalu kembali fokus pada kemudinya.
"Zack...."ucap Moreno.
"saya tuan..."jawab Zack.
"bawa aku ke jurang itu..."ucap Moreno.
"baik tuan...."jawab Zack masih tenang, namun dalam hatinya siapa yang tau.
Zack sudah menduga ini semua sebelum nya.Moreno bukanlah orang sembarangan.Ia tak mungkin begitu saja percaya jika Azizah sudah tewas.Kalaupun ia percaya Zizah tewas,ia pasti akan mencari pelaku dan motifnya.Mengingat sebelum wanita itu hilang mobilnya sempat ditembaki orang tak dikenal.
Zack turun dari mobil nya,ia berjalan cepat mengitari mobil dan membukakan pintu untuk sang tuan yang duduk di kursi belakang.
Moreno pun turun,dengan kacamata hitam dan pakaian serba hitamnya ia berdiri dengan gagah mengamati kawasan sekitar tempat itu.Moreno merapikan jasnya yang sudah rapi lalu berjalan menuju bibir jurang di ikuti Zack di belakang nya.
"disini adalah tempat ditemukan barang barang gadis bis* itu tuan..."ucap Zack.
"apa saja yang ditemukan..?"tanya Moreno.
"sobekan baju hitam,tas,dan gelang tuan...."ucap Zack.
Moreno diam tak berekspresi.Suasana hening sejenak,Moreno nampak kembali kembali memperhatikan tempat sekitar itu tanpa suara.
"kalian sudah turun?"tanya Moreno.
"sudah tuan"jawab Zack.
"berapa orang?"tanya Moreno lagi
__ADS_1
"sepuluh orang tuan"ucap Zack.
"lewat mana kalian turun?"tanya Moreno.
"sana tuan..medannya cukup terjal...."ucap Zack sambil menunjuk titik yang menjadi jalan untuk ia dan anak buah lainnya turun.
"aku ingin turun..."ucap Moreno.
"baik tuan..."jawab Zack.
Kedua pria itu lantas turun ke dasar jurang melewati tempat yang Zack tunjukkan.Medannya memang sulit,membuat mereka cukup kesulitan untuk bisa mencapai dasarnya.
Keduanya pun sampai di dasar jurang.Moreno kembali mengedarkan pandangannya ke segala arah.
"dimana darahnya?"tanya Moreno.
Jantung Zack terpacu lebih cepat.Ada rasa khawatir dalam dirinya.Ia takut Moreno curiga...!Namun laki laki itu sebisa mungkin untuk tetap bersikap tenang.
"disana tuan...."ucap Zack sambil menunjuk ke satu arah.
Moreno berjalan mengikuti arah yang ditunjuk Zack.Pria gondrong itupun kembali mengikuti langkah Moreno dari belakang.
Sampailah mereka di dekat sebuah batu runcing dimana terdapat beberapa bercak darah di atas batu itu.Moreno mendekati batu tersebut,menyentuh bercak darah yang sudah mengering itu dan lagi lagi, pria itu mengambil area sekitar tempat itu.Pria itu juga mendongak,menatap ke bibir jurang yang berada di atasnya.Ia kembali diam seolah memikirkan sesuatu.
Hening sejenak.Lalu pria itu berbalik badan menatap sang anak buah
"si bisu itu masih hidup...!dia tidak pernah jatuh ke jurang!" ucap Moreno dengan tatapan tajamnya.
degggghh....
tuh kan??Moreno nggak semudah itu percaya....
...----------------...
SELAMAT ***PAGIIIK
UP 05:00
YUK...KASIH DUKUNGAN DULU YANG BANYAK ....🥰🥰🥰***
__ADS_1