Peri Bisu Dan Malaikat Berjubah Iblis

Peri Bisu Dan Malaikat Berjubah Iblis
Empat Puluh Enam


__ADS_3

Ditempat terpisah....


Sepasang sahabat itu turun dari mobil mewah tumpangan nya.Mereka berjalan menuju rumah sederhana kediaman Tari.Dengan langkah lebar dan cepat serta mata yang menatap tajam nan buas lurus ke depan,kedua laki laki itu memasuki rumah yang didalamnya terlihat kosong tanpa adanya perabotan rumah tangga yang berarti lantaran beberapa hari yang lalu rumah ini sudah di porak poranda kan oleh dua sahabat itu beserta tiga pengikutnya yang lain.


daaaaaggghhhh.....


Zack menendang pintu utama rumah itu dengan kerasnya hingga terbuka,membuat Reza yang tengah rebahan di tikar ruang tamu itupun terlonjak kaget.


Pria itu langsung bangkit dari tidurannya menatap awas sekaligus tidak suka ke arah dua pria yang beberapa hari lalu membuat kekacauan dirumahnya.Bekas lebam akibat pukulan pukulan dari Zack pun bahkan belum hilang dari tubuhnya.Sekarang pria gondrong dan sahabatnya itu datang lagi kerumah nya.Mau apa dia?!!


"mau apa lagi kalian kesini?"tanya Reza.


Zack menatap bengis ke arah laki laki yang bisa dibilang menjadi salah satu biang kerok atas semua masalah yang saat ini terjadi.


"dimana kamar Ammar?"tanya nya dingin dan mengerikan.


"ma....mau apa kalian nanya nanya kamar Ammar?"tanya Reza.


"KATAKAN DIMANA KAMAR AMMAR...??!!!"bentak Zack murka membuat Reza menciut seketika.Laki laki itu benar benar kalut.Membayangkan ponsel itu jatuh ke tangan yang salah sudah berhasil mengacaukan pikirannya.Ada banyak nyawa yang bergantung padanya.Ia tak mau hanya karena ponsel itu semua rencananya hancur berantakan.Azizah dan yang lainnya belum selamat...! Mereka belum aman sekarang...!


"cepat jawab....!!!"bentak Roky pada laki laki itu.


"ii...itu....disana....de... deket dapur...."ucap Reza.


Zack meraih tubuh Reza dan mendorong nya


"tunjukkan...!"ucap Zack dingin.


Reza hanya menurut.Laki laki itupun berjalan didepan di ikuti Zack dan Roky dibelakang nya.Mereka segera menuju ke sebuah ruangan sempit yang menjadi kamar tidur untuk Ammar dan Azizah semasa keduanya masih berada di rumah tersebut.


Zack dan Roky bergerak cepat.Mereka menggeledah kamar itu.Mencari benda pipih yang kini seolah menjadi barang terpenting dalam kehidupan beberapa manusia itu.Ponsel itu harus ketemu..?mereka harus mengamankan benda itu sebelum jatuh ke tangan yang salah.


Cukup lama mereka mengobrak abrik kamar sempit itu membuat ruangan yang semula rapi kini bak kapal pecah karena ulah dua sahabat tersebut.

__ADS_1


Zack frustasi....!ia kemudian berjalan mendekati Reza, meraih kerah kaos pria itu dan mencengkeram nya kuat.


"katakan...!di mana ponsel Ammar....!!"tanya Zack dingin dan mengerikan.


Reza bingung....


"ponsel?ponsel apa tuan?Ammar nggak punya ponsel...."ucap Reza.Ya....laki laki itu memang tak pernah tahu jika Ammar memiliki ponsel pemberian Zack.


"Jangan bohong....!!"bentak Zack tak terkendali.


"saya nggak tau tuan....Ammar nggak pernah punya ponsel..!"ucap Reza ketakutan.


bugggghhhh....


Zack melempar tubuh Reza hingga tersungkur ke lantai.Aura iblis menyeruak.Zack benar benar kalut.Ia tak bisa menyembunyikan kemarahan dan kepanikan dalam dirinya.Lagi lagi...bayang bayang Azizah,Zia,dan banyak nyawa lainnya menari nari dalam pikirannya.Ia tak akan bisa tenang sebelum ponsel itu ketemu.Ia harus secepatnya mencari keberadaan ponsel tersebut.


"Roky....!geledah rumah ini...!cari kesemua tempat..!hp itu harus ketemu hari ini juga....!"ucap Zack dengan sorot mata tajam menatap lurus ke depan.


Dua sahabat itu kembali beraksi.Mereka menyebar mengobrak abrik seluruh penjuru ruangan rumah tersebut.Mencari cari keberadaan benda pipih yang seolah kini menjadi jauh lebih penting dibandingkan nyawa mereka sendiri.


Reza hanya bisa pasrah.Beberapa hari yang lalu ia hampir mati di bawah kaki Zack.Kini ia tak mau lagi menghalangi kerja dua anak buah Moreno itu.Lebih baik ia pasrah,biar nanti kekacauan ini ibu dan adiknya yang membereskan,dari pada nyawanya yang jadi taruhan.


...****************...


Sementara di tempat lain.....


Di atas sebuah matras di ruang Gym rumah megah bak istana tersebut.Disamping lembaran uang dolar dengan jumlah yang cukup banyak.Gadis cantik itu menangis merintih dengan kondisi tubuh yang sangat memprihatinkan.


Sebuah bercak darah merah terlihat di matras itu.Bajunya compang camping karena terkoyak.Tubuhnya di penuhi luka bekas gigitan berwarna merah yang sebagian nampak mengeluarkan darah.Warna merah bekas tamparan tangan besar pria yang baru saja merenggut mahkotanya itu juga terlihat di sekujur tubuhnya,nampak begitu jelas terlihat di dua belah pan*at,dada dan pipi wanita malang tersebut.Bahkan ujung bibirnya nampak mengeluarkan darah yang sudah mulai mengering.


Ya....itu adalah Aliya....!


Gadis itu dengan modal nekat datang ke istana Moreno.Ia membawa sebuah benda milik Ammar yang menjadi kunci dan bukti sebuah penghianatan dari dalam tubuh sindikat pembunuh bayaran pimpinan Moreno.Sebuah ponsel yang menunjukkan letak keberadaan seorang wanita yang kini sedang ia cari cari,dilihat dari isi chat Ammar dengan Azizah.Ternyata selama ini wanita itu disembunyikan oleh anak buahnya sendiri.

__ADS_1


Awalnya Aliya datang menemui Moreno ingin memberikan informasi tentang keberadaan Zizah saja agar wanita tuna wicara itu bisa segera ditemukan dan ia bebas dari ancaman Roky yang akan menjualnya di situs open B O.Namun saat melihat rumah Moreno yang begitu megah,ia jadi berfikir untuk meminta imbalan atas informasi yang ia berikan.


Benar saja....


Moreno memberinya uang sesuai keinginan Aliya, lembaran uang dolar bercecer di samping tubuh Aliya saat ini.Namun sayang....ada harga yang harus ia bayar atas itu....


Moreno memper*osanya saat itu juga.Ia menjamah tubuh Aliya secara paksa di ruang Gym itu.Merenggut mahkota Aliya membuat wanita itu seketika menyesali kebodohannya mendatangi laki laki kejam tersebut.


Sungguh...suatu kebodohan yang mungkin akan wanita itu sesali seumur hidupnya.


Sedangkan di samping Aliya....


Moreno menatap bengis ke arah layar ponsel yang kini menunjukkan foto foto kebersamaan Ammar,Azizah, Roky dan Zack.Mereka nampak tersenyum bahagia .


Dada Moreno bergemuruh.Amarahnya benar benar memuncak...!ia dibodohi oleh pemuda pemuda sia*an itu...!


Berani beraninya para kepara* itu bermain main dibelakang Moreno yang agung.Memainkam sebuah sandiwara seolah mereka berpihak pada sang Moreno namun nyatanya ia menusuk nya dari belakang....!


Mereka benar benar tengah menggali kuburannya sendiri...!


Moreno meraih ponselnya.Ia mencari nama salah satu anak buah yang ia tugaskan untuk mengawasi Zia,adik Zack.


"halo tuan"ucap sang anak buah dari seberang sana.


"bawa pera*an cantik itu untukku...!seret dia sekarang juga...!!"ucap Moreno begitu bengis dan mengerikan.


...----------------...


***Selamat malam.


..


yuk....banyakin dukungannya.....🥰🥰🥰🥰***

__ADS_1


__ADS_2