
"Laptop...!!!!"ucap Zack menggebu.
Grace,Bu Rahmi dan Roky mengernyitkan dahinya.
"laptop?"tanya Grace.
"Moreno pernah beberapa kali merekam aksi sadisnya menyiksa orang orang terdekat para anak buahnya.Biasanya vidio vidio itu akan dia gunakan untuk mengancam mereka mereka yang berani melawan Moreno...dan setau saya,semua vidio itu dia simpan di laptop pribadi nya...!"ucap Zack.
Grace dan bu Rahmi saling pandang.
"bener..!tuh duda gila juga sering ngerekam aksi ng**e nya ama pela*ur kalau nggak salah...!dan gue yakin...pasti rekaman itu juga ada di laptop pribadinya itu"imbuh Roky.
"bukannya kemarin polisi udah geledah rumah dia?mungkin laptop itu udah di bawa polisi" ucap Grace
"iya nak...kemarin polisi udah bawa satu laptop dari kamar tuan" ucap bu Rahmi.
"enggak buk!Moreno punya dua laptop,yang satu ada di kamar,yang satu biasa dia letakkan di brankas,dibelakang lukisan singa dikamar dia..!itu adalah tempat rahasia dia...!saya yakin...pasti ada bukti bukti lain di sana...!"ucap Zack.
"kalau di laptop Moreno yang satu itu biasanya isinya cuma rekaman cctv rumah dan sejenisnya aja..!kalau cuma dari rekaman cctv disana cuma akan terlihat kalau saya berpihak sama Moreno,karena saya dan yang lainnya nggak pernah menunjukkan pembangkangan atau pemberontakan selama berada di rumah utama! karena kami tau,cctv ada dimana mana.. !"ucap Zack.
"bener...!"ucap Roky sambil menjentikkan jarinya.
"pin brankas nya?"tanya Grace.
"saya hafal...! karena saya tangan kanannya dia...!"ucap Zack
Grace mengeluarkan ponselnya.Mengotak antiknya sebentar lalu menyerahkan nya pada Zack
"tulis pin nya disini"ucap Grace.
Zack pun lantas mengetikkan nya di layar ponsel Grace lalu menyerahkan nya kembali pada wanita itu.
"terima kasih, saya dan bu Rahmi akan segera ke rumah laki laki itu dan mencari keberadaan brankasnya itu.
Zack mengangguk.
Bu Rahmi dan Grace bangkit.
"kalau begitu saya permisi dulu ya....kalian jaga diri baik baik disini.."ucap Grace.
Zack dan Roky mengangguk.
"makasih udah mau bantuin kita buk..."ucap Roky.
"sama sama....saya mau bantu kalian karena saya tau kalian cuma korban disini"ucap Grace.
Zack dan Roky mengangguk lagi sambil tersenyum.
"kami pamit ya.... assalamualaikum...."ucap Grace.
__ADS_1
"wa alaikum salam"jawab Zack dan Roky bersamaan.
Mereka pun berpisah.Zack dan Roky segera di giring kembali ke sel,sedangkan Grace dan Bu Rahmi kini keluar dari kantor polisi dan bergegas menuju kediaman Moreno untuk mencari laptop laki laki gila itu.
Keduanya pun lantas masuk kedalam mobil Grace. Wanita anggun itu meletakkan ponsel yang masih berada di tangannya itu di dashboard mobil,ia lantas duduk di jog kemudi,sedangkan bu Rahmi duduk di sampingnya.Grace mulai menyalakan mesin kendaraan roda empatnya itu,namun tiba tiba.....
drrrrttt..... drrrrttt.....
ponsel yang baru saja ia letakkan di dashboard bergetar...
Istri perwira polisi bernama Bram itu lantas meraih ponsel tersebut.
*Bintang Kejora ku❤️
memanggil*...
Grace tersenyum.Putri sulungnya menelfon.Grace dengan segera mengusap tombol hijau disana dan meletakkan ponsel itu di dekat telinganya.
"halo sayang.... assalamualaikum...."ucap Grace.
"wa alaikum salam mama....mama dimana?"tanya seorang gadis dari seberang sana.
"mama lagi sama temen mama nak....ada apa?"tanya Grace.
"ma...hari ini Bintang telat ya pulangnya....Bintang mau jengukin temen Bintang dulu...dia sakit"ucap Bintang dari sambungan telepon.
"oh....iya sayang...tapi pulangnya jangan sore sore ya...."ucap Grace.
Grace tersenyum.
"ya udah.... terserah kamu aja....kerumah temen doang jangan kelayapan loh ya...."
"iya mama....ya udah ya...aku dah ditungguin sama yang lain... assalamualaikum...."
"wa Alaikum salam..."jawab Grace.
Sambungan telepon terputus.Grace tersenyum lembut kemudian meletakkan kembali ponsel itu di dashboard mobil nya.
"anak nyonya?"tanya Bu Rahmi.
"iya buk..dia ijin pulang telat katanya"ucap Grace.
Bu Rahmi mengangguk.
"Alhamdulillah...sekarang nyonya sudah bahagia dengan keluarga baru nyonya....nyonya seperti nya menemukan suami dan ayah yang tepat untuk anak anak nyonya.."ucap Bu Rahmi.
Grace hanya tersenyum.
"ya....saya bahagia sekarang buk...dan saya harap, selama nya Bintang nggak akan pernah tau,siapa ayah kandungnya yang sebenarnya... dan semoga didikan saya dan mas Bram akan bisa menjadikan Bintang sosok yang jauh lebih baik dari saya dan ayah kandungnya... karena saya terlalu takut jika suatu saat Bintang akan mewarisi watak keras dan kejam dari ayah kandungnya"batin Grace.
__ADS_1
...****************...
Sementara itu di tempat terpisah.....
Di sebuah rumah kontrakan kecil di luar kota yang menjadi tempat persembunyian sebuah keluarga kecil...
Tari dan Reza tengah berada di ruang tamu menyaksikan siaran televisi yang menayangkan perkembangan kasus besar yang kini tengah ditangani pihak kepolisian.Kasus terbongkar nya sebuah sindikat pembunuh bayaran yang dipimpin oleh seorang pria empat puluh tahun,Moreno...!
Kasus ini cukup menyita perhatian publik,lantaran selain sindikat pembunuh,diduga juga ada praktek perbudakan,penyiksaan, serta kasus eksploitasi anak di dalamnya.
Tari dan Reza nampak menyaksikan siaran berita itu dengan wajah cemas.Kini mereka sudah berada di luar kota,di tempat persembunyian yang mereka rasa cukup terpencil dan aman.Namun nyatanya itu semua tak membuat Tari dan Reza bisa bernafas lega.Berita sudah menyebar kemana mana,mereka takut,jika suatu saat polisi akan menyebar foto mereka dan menetapkan mereka masuk ke dalam DPO (daftar pencarian orang).Bisa saja para warga akan mengenali mereka nantinya.
Tari dan Reza terlihat begitu fokus dengan keselamatan mereka,namun sepertinya mereka lupa,ada satu anggota keluarga mereka yang sedang tak baik baik saja saat ini....
Di dalam kamar yang tak terlalu luas di rumah kontrakan itu...
Seorang gadis cantik nampak berharap harap cemas sambil memegang sebuah testpack di tangan kirinya.Sejak kemarin ia mual mual.Ucapan asal ceplos dari sang kakak berhasil membuatnya berfikir keras sekaligus takut.
Dua minggu yang lalu seorang laki laki yang kini sudah mendekam di penjara telah menjamah tubuhnya secara paksa.Kala itu ia baru saja selesai kedatangan tamu bulanan.Dan sejak kemarin,ia mual mual.
Pikiran gadis yang kini seolah berubah jadi pendiam itu jadi tak tenang.Moreno menjamahnya saat masa suburnya.Ia takut,imbas dari perbuatan kurang a*ar Moreno itu akan membentuk sebuah kehidupan di rahimnya kini.
Aliya menatap benda yang ia beli di apotik kemarin itu.Matanya merah mengembun.Dadanya sesak.Di ambilnya bungkus testpack itu.
"disini ditulis...kalau ada satu garis merah,itu artinya negatif...kalau dua..."ucapan Aliya terhenti.Matanya makin berair saat melihat dua garis merah terpampang nyata di alat test kehamilan itu.
"positif...."ucap Aliya lirih.
Gadis itu menggelengkan kepalanya samar..!
Positif??
Ia hamil anak Moreno??!
Aliya menggelengkan kepalanya lagi.Tidak...!ia tak siap untuk ini....!!!ia tak mau hamil...!ia tak mau mengandung benih laki laki berhati iblis itu....!ia tak mau....!!!
Aliya melempar test kehamilan itu.Dijambaknya rambut panjang nya..!ia frustasi...!ia kalut...!ia bingung...!
Aliya memukuli perutnya sendiri.
"gue nggak mau hamil....!gue nggak mau punya anak...!gue nggak mauuuuu....!!!!"ucap Aliya menangis histeris.
"aaaaaaaakkkkkkkhhhhhhhh.......!!!!!!!!!!!!!"
Wanita itu menangis sejadi jadinya.Masa depannya hancur...!ia hamil diluar nikah...!ia mengandung anak dari seorang penjahat yang kini tengah mendekam dibalik jeruji besi....!ia mengandung di saat ia dan keluarganya mungkin kini tengah menjadi buronan polisi..!!
...----------------...
***Selamat pagi...
__ADS_1
dikarenakan hari ini authornya lagi ada kesibukan..mungkin cuma bisa up sekali ya hari ini...kalaupun bisa dua kali mungkin nanti agak malam.🙏
yukkk...kasih dukungannya dulu...biar yang nulisnya semangat...🥰***