Peri Bisu Dan Malaikat Berjubah Iblis

Peri Bisu Dan Malaikat Berjubah Iblis
Seratus Lima Puluh


__ADS_3

Hari terus berganti......


Hari ini,adalah hari dimana Zack dan Zizah akan mulai bekerja di kediaman Zev Smith Anderson.


Azizah nampak menata baju baju mereka di dalam sebuah ransel.Sedangkan Zack kini terlihat asyik bermain dengan Aliya kecil di atas ranjang.Sesekali tawa keduanya pecah.Sepasang ayah dan anak yang tak kandung itu terlihat begitu akrab.Gadis kecil itu nampak bahagia di usili oleh Zack yang membedonh Aliya menggunakan kain bak seorang bayi baru lahir.Meskipun susah payah mencoba melepaskan diri,namun nyatanya Aliya begitu bahagia,terlebh lagi saat Zack dengan tingkah isengnya menggelitiki pinggang Aliya.Aliya memang sangat dekat dengan sang ayah.


ceklek.....


pintu kamar terbuka ....


Zia masuk ke dalam kamar itu tanpa permisi dan segera menjatuhkan tubuhnya di samping sang kakak.


"ini ayah aku...!"ucap Zia sambil memeluk tubuh Zack yang berbaring terlentang.


"aaaaaiihhh......"ucap Aliya yang sudah terlepas dari kain bedong itu sambil nyengir tak suka.


"apa lo...?ini ayah ku...!nggak boleh deket deket...!" ucap Zia lagi sambil mengeratkan pelukannya pada Zack.Ia bahkan dengan usilnya menepis tangan Aliya yang hendak menyentuh tubuh Zack.


Zack hanya terkekeh.


"apa sih Zi..? kebiasaan deh kamu"ucap Zack sambil menyentil kuping Zia yang usil.


Aliya mencoba mendekati sang ayah tapi Zia seolah tak memberi celah untuk gadis kecil itu menyentuh kakak kandungnya tersebut.


"jangan...!ini ayah ku...!"ucap Zia sambil kembali memeluk Zack.Zizah yang melihat adegan itu hanya menggelengkan kepalanya.


"iiii....yaayaaaah......"ucap Aliya tak jelas.Matanya sudah mengembun.Ia nyengir sambil berucap tak jelas memperlihatkan gusi gusi yang belum ditumbuhi gigi itu.


Zia tak menggubris.Ia justru makin bersemangat menggoda Aliya.Gadis cantik pacar Roky itu bahkan kini nampak menjulurkan lidahnya.


Aliya mendekat.Aliya seolah meminta Aliya untuk menjauh.


"yaayaaaah....!!"ucap Aliya menjerit.


Zia makin iseng.Ia meraih tubuh Aliya kecil.Meletakkan bocah kecil itu di atas karpet bulu empuk dan kembali mendekati Zack lalu memeluknya lagi dengan erat.


"ayah aku.......ayahnya akuuuu......."ucap Zia menggods sambil menggeleng gelengkan kepalanya.


"iiiihhhh ...."ucap Aliya sambil menatap sendu ke arah Zizah.Tangan mungilnya terangkat menunjuk ke arah Zia dan Zack yang nampak berpelukan.Seolah ia ingin mengatakan "ayahku diambil"

__ADS_1


"yaaaaaahhhhh......,."ucap Aliya lagi.Kini kedua tangannya terangkat,ia menggerakkan jari jarinya seolah meminta ayahnya mendekat padanya.


Zack tersenyum.Ia hendak bangkit,tapi ...


"nggak boleh....!ini ayahku....!!"ucap Zia lagi kembali memeluk Zack.


Bibir mungil itu nampak mulai bergerak gerak.Membentuk lengkungan ke bawah.Beberapa detik kemudian.......


"hwaaaaaaaaaaa hahahaaaaaaaaa......."bocah itu menangis.Ia menjatuhkan tubuhnya ke depan.Menangis meraung raung dalam posisi bersujud.


"Zia....!"ucap Zack tak habis pikir.Senang sekali gadis itu menggoda keponakan nya.


Zizah bangkit.Di raihnya tubuh sang putri yang menangis sambil mencium karpet bulu itu.


"yaaah ...." ucap Aliya kecil sambil menunjuk ke arah Zack.


Laki laki itupun mendekat,ia meraih tubuh mungil gadis cantik itu.Aliya memeluk sang ayah dengan posesif seolah tak mengizinkan Zia untuk menyentuh pria bertato itu lagi.


"semua udah siap...."ucap Azizah.


Zack dan Zia menoleh ke arah Azizah.


Zack tersenyum.Tangannya tergerak mengusap lembut pucuk kepala sang adik.


"kakak akan sering sering jemput kamu...tapi kayaknya kakak nggak bisa antar jemput kamu deh...."ucap Zack.


"nggak apa apa kak....aku rasa sekarang situasi udah aman....aku bisa pulang pergi sendiri...."ucap Zia.


"tapi kamu harus tetap hati hati ya Zi....sampai sekarang belum ada kabar sama sekali tentang Moreno.Kakak cuma khawatir aja kalau dia masih ada di sekitar sini...."ucap Zack.


"kakak tenang aja....ini udah hampir satu bulan loh Moreno hilang yang diduga masuk hutan....ya kita doain aja mudah mudahan tuh manusia ketemu tarzan trus dikawinin ama anaknya...."ucap Zia setengah kesal.


Zack terkekeh.


"kamu ada ada aja....."ucap laki laki itu.


"ya udah...kita berangkat ya Zi....kamu baik baik di rumah....kalau kerjaan kita longgar kita pasti main ke sini..."ucap Zizah.


"iya....kalian semangat ya ditempat kerja yang baru.Yang betah...cari cuan yang banyak...buat beli susu....biar si cengeng inii....tambah gendut...."ucap Zia sambil mencubit pipi gembul Aliya membuat si bocah cantik itu marah.Mengusap pipinya kesal sambil merengek kembali memeluk ayahnya.Sepertinya ia masih dendam dengan Zia.

__ADS_1


"huuuuuuuhhh.....dasar ngambekan...!"ucap Zia sambil kembali mencoba mencubit pipi gembul Aliya.


"Zia...."ucap Zack memperingatkan.


Zia hanya cengengesan.


"udah ah...kakak berangkat...."ucap Zack.


Zia meraih punggung tangan Zack lalu menciumnya sebagai tanda hormat.Ia lantas berpelukan dengan sang kakak ipar, melepas kepergian wanita cantik itu untuk memulai bekerja di tempat yang baru.


Keluarga kecil itupun bergegas meninggalkan tempat tersebut.


Kini tinggal Zia sendiri di rumah itu.Ammar juga memutuskan untuk tinggal di rumah Andrew dan Livia saja.Membuat wanita cantik itu kini kembali kesepian di rumah berlantai dua peninggalan kedua orang tuanya itu.


"yaaahhhhh .... sendirian lagi gue.....!"monolognya.


Matanya pun mulai menjelajah ke suluruh penjuru kamar Zack,tempat dimana kini ia berada sekarang.


"untung dari kecil gue udah terbiasa hidup sendiri..."ucapnya sambil merebahkan tubuhnya di atas kasur empuk itu.


Zia nampak diam sejenak...


Lalu....


"nikah enak kali ya.....rumah segede ini cuma gue ama laki gue yang nempatin...mau adu gaya kek gimana pun juga bebas....! freestyle kek ...sikap tobat....gaya bebas...!"ucap Zia mulai berangan angan.


Wanita itu mengulum senyum.Ia berguling di atas kasur.Membenamkan wajahnya di bantal yang berada di sampingnya.Entah mengapa ia jadi malu sendiri membayangkan hal itu.


"eh...pacar baru lagi ngapain ya....ampe lupa nggak ngabarin...." ucap Zia.Ia kemudian mengeluarkan ponsel dari dalam sakunya.Dengan cepat ia mencari nama Roky dan mulai berbalas pesan dengan pria berkulit putih tersebut.


...----------------...


***Selamat sore....


up 17:15


yuk.... dukungan dulu 🥰🥰🥰 8


mampir sini juga yukk....masih berbau mafia...cerita dijamin menegangkan dan penuh tanda tanya....🥰***

__ADS_1



__ADS_2