
Hari terus berganti hari...
Di sebuah rumah sederhana yang dulu menjadi tempat tinggal keluarga Tari.
Azizah sedang berada di sebuah kamar yang tak terlalu luas dirumah sederhana tersebut.Setelah hubungan mereka dan Aliya membaik beberapa hari lalu,wanita hamil itu kini bahkan mengizinkan Ammar dan Azizah untuk tinggal di rumah sederhana mereka.Mengingat semua penghuni rumah itu sedang berada di penjara sekarang,maka Aliya meminta Azizah dan Ammar untuk tinggal disana agar rumah tidak kosong dan ada yang menempati.
Dan hari ini.....
Hari ini adalah hari yang ditunggu tunggu oleh Azizah dan yang lainnya...
Sang malaikat berambut gondrong akan dijadwalkan pulang hari ini.Mereka akan mulai menjalani masa hukuman sebagai tahanan kota mulai siang ini.
Ya.....hal itupun disambut suka cita oleh Zizah dan yang lainnya.Wanita tuna wicara itu bahkan sudah bersiap siap sejak pagi untuk menyambut kepulangan pria tampan yang mulai mengisi ruang kosong di hatinya itu.Zizah juga sudah izin tidak masuk kerja hari ini.Livia dan Andrew selaku bos pun mengizinkan.Hanya Ammar saja yang masih kerja hari ini.
Jam menunjukkan pukul sebelas siang...
Dengan tas selempang dipundaknya,gadis manis berkulit putih dengan bibir tipis merah muda itu keluar dari tempat tinggalnya.Dengan langkah riang dan senyuman yang mengembang,Azizah berjalan menyusuri jalan depan rumahnya menuju pangkalan ojek yang letaknya tak jauh dari tempat tinggalnya kini.
Bermodalkan sebuah note book untuk berkomunikasi, Azizah menyampaikan niatan nya pada si tukang ojek untuk minta di antarkan ke kantor polisi.Pria tukang ojek itupun paham.Ia lantas mempersilahkan adik kandung Ammar itu untuk naik ke atas motornya kemudian melajukan kendaraan roda duanya itu menuju tempat tujuan Azizah.
Tak butuh waktu lama,sekitar dua puluh menit perjalanan,Azizah sampai di sebuah bangunan yang dua bulan terakhir menjadi tempat tinggal untuk Zack dan kawan kawannya itu.
Wanita tuna wicara itu lantas mengayunkan kakinya masuk kedalam ruang tunggu setelah sebelumnya melapor ke petugas yang berjaga disana.
Didalam ruang tunggu,dilihatnya sudah ada Zia,Grace,Bu Rahmi,serta beberapa keluarga dari tahanan lainnya yang juga bersiap siap menyambut kebebasan sanak saudara mereka.
Zizah melangkah mendekati bu Rahmi dan Grace yang duduk di satu kursi yang sama..
"Zizah...."ucap Bu Rahmi.Azizah meraih punggung tangan wanita paruh baya itu lalu menciumnya sebagai tanda hormat.Begitu halnya ia lakukan juga pada Grace.Kedua wanita itu nampak tersenyum lembut ke arah gadis manis salah satu korban kebengisan Moreno itu.
__ADS_1
"kamu baru datang nak?"tanya Grace.Zizah hanya mengangguk,ia lantas mendudukkan tubuhnya di samping Zia yanb tersenyum menyambut kedatangan nya.
Cukup lama mereka semua menunggu...
Hingga......
tak....tak.....tak.....tak.....
Deru langkah sejumlah pria nampak mendekat,keluar dari lorong yang menghubungkan antara sel dan ruang tunggu.
Ya ...itu adalah sipir dan sejumlah tahanan lain yang akan menjalani pembebasan bersyarat sebagai tahanan kota mulai hari ini.
Zia, Azizah dan yang lainnya bangkit menyambut para pria pria anggota keluarga mereka itu.Gadis manis tuna wicara itu tersenyum lebar manakala netra nya berhasil menangkap sosok pria berambut gondrong yang kini nampak tengah berjabat tangan dengan beberapa sipir di sana sebagai salam perpisahan.Laki laki dengan tubuh tinggi tegap,berkaos putih dengan jeans hitam sobek di bagian lututnya.Sebuah ransel berukuran sedang berisi beberapa potong pakaian nya nampak terselampir di pundak.
Ya ....itu malaikat berjubah iblis nya....!Zack Andreaz..!laki laki laki yang sudah ia tunggu tunggu kepulangan nya bahkan sejak lama.
Sebuah tangan melambai-lambai ke arah Zack.
"kaaakkk....!!"serunya.
Zack langsung menoleh ke arah sumber suara itu.Zack tersenyum lebar..!
Ya....itu Zia...!adik perempuan kesayangannya...!
Laki laki gondrong itu setengah berlari mendekati Zia.Wanita berusia dua puluh tahun itupun lantas meraih punggung tangan Zack dan menciumnya saat pria tampan tersebut sudah berdiri di hadapannya.
Keduanya tersenyum lebar.Ia lantas memeluk gadis cantik itu,menghujani pucuk kepalanya dengan kecupan kecupan lembut untuk mencurahkan segala kerinduannya pada sang adik tersayang.
Zia mengeratkan pelukannya pada sang kakak.Akhirnya laki laki itu bebas...!bebas sepenuhnya..! bebas dari tahanan serta bebas dari bayang bayang Moreno...!Zia benar benar bahagia...!Inilah momen yang paling ia tunggu tunggu dalam hidupnya..!
__ADS_1
Keduanya masih saling memeluk erat.Hingga kini fokus mata Zack mulai tertuju pada sosok wanita lain yang tersenyum haru di belakang Zia.Wanita cantik dengan balutan celana jumpsuit jeans biru muda dan kaos putih sebagai innernya.Wajah imutnya terlihat makin menggemaskan dengan sebuah senyuman yang mengembang menyaksikan kebebasan pria yang selama ini selalu ada untuknya itu.Matanya nampak.berkaca kaca.Antara bahagia bercampur haru menyaksikan kebebasan pria yang selama bertahun tahun menjadi budak sang Moreno yang kejam itu.
Zack melepaskan pelukannya pada Zia.Ia lantas mendekati wanita itu dengan tatapan mata penuh kebahagiaan.
"peri..."ucap Zack.
Zizah mengangguk sambil tersenyum haru
"aku pulang"ucapnya lagi.
Zizah mengangguk lagi.Air matanya sudah tak terbendung.Zack menarik tubuh ramping Azizah.Dengan satu gerakan ia mendekap erat tubuh wanita itu dalam pelukannya seolah tak ingin melepaskan nya lagi.
Azizah meneteskan air matanya dalam dekapan pria itu.Ada rasa bahagia di sana.Zizah bersyukur atas kepulangan Zack.Laki laki baik hati yang sebenarnya tak pernah menginginkan untuk menjadi budak sang Moreno.Laki laki baik yang terpaksa menjadi penjahat demi menjaga keselamatan orang orang tersayang nya.Zizah bahagia....sangat bahagia.
Zack menghujani pucuk kepala Zizah dengan kecupan kecupan lembut.Ia menyalurkan kerinduan nya pada wanita tuna wicara yang nyatanya perlahan namun pasti mulai menghiasi mimpi mimpi sang pria gondrong.
Zack dan Zizah bahagia.Sangat bahagia...!sebuah kebahagiaan yang juga turut dirasakan oleh para pengunjung di sana termasuk Bu Rahmi dan Grace.Menyaksikam interaksi antara Zack dan Zizah seolah membuat mereka ikut hanyut dalam suasana haru.Kebahagiaan yang mereka rasakan seolah tersalurkan ke setiap manusia yang berada di ruangan itu.
Grace tersenyum...
Usahanya untuk menjebloskan Moreno ke dalam penjara tak sia sia.Nyatanya begitu banyak orang-orang yang bersuka cita atas terlepasnya mereka dari jerat iblis sang Moreno yang kejam.Semoga setelah ini,tak ada lagi Moreno Moreno yang lain yang selalu berusaha untuk menguasai dunia memperbudak orang orang yang lemah.
...----------------...
***Selamat pagi.....
up 06:06
yuk....kasih dukungan dulu....🥰***
__ADS_1