
Malam menjelang di sebuah pondok belakang rumah milik seorang pengusaha muda,Zev Smith Anderson....
Dua bocah lucu itu nampak bermain bersama di ruang tengah pondok,tepat di depan sebuah televisi yang menyala.
Di ujung ruangan,sambil bersandar di dinding,sepasang suami istri nampak duduk bersanding sambil berbincang bincang.Kepala si istri nampak bersandar di bahu suaminya.Sedangkan si suami nampak menikmati sebatang rokok di tangan nya.
Dua pasang mata manusia dewasa itu nampak mengamati pergerakan dua bocah yang sedang asyik bermain di sana.
"Peri...."ucap Zack.
"Ya...."jawab Zizah.
"Aku nggak nyangka akan jadi tua secepat ini"ucap Zack
Azizah mengernyitkan dahinya.
"Maksud kamu?"tanya Zizah.
Zack tersenyum.Ia mengusap pucuk kepala wanita tersayang nya itu sambil terus menatap ke arah dua bocah yang nampak begitu rukun tersebut.
"Belum lama kita nikah,kita udah dikasih anak sama Tuhan....dan sekarang,aku punya adik ipar....waktu cepat banget berlalu sayang..."ucap Zack.
"iya ...dan semua berjalan penuh kejutan,sama sekali nggak pernah kita duga ...."ucap Azizah.
"kita menikah,kamu dan kak Ammar sembuh,Roky jadi adik aku,kita punya Aliya ...dan yang pasti sekarang kita bisa hidup merdeka...."ucap Zack.
"iya... sekarang kita tinggal menunggu kebebasan tante Tari dan Reza,semoga setelah ini,semua akan selalu baik baik aja .."ucap Zizah.
"kamu bener...semoga dengan lenyapnya kabar tentang Moreno,itu juga akan menjadi awal yang baik buat kita ...semoga dia segera di temukan,atau kalau nggak ketemu...ya semoga aja di hutan ketemu macan kek singa,apa terserah..."ucap Zack.
Zizah terkekeh.
"bisa aja kamu...."ucap wanita itu.Zack mengecup kening wanita itu.Mereka kembali mengamati tingkah polah dua bocah yang ada di sana.
"Iya.....anaaan....aaaayah iniii.... (Aliya...jangan...salah ini...)"ucap Tiger pada Aliya yang ikut ikutan menerbangkan motor motoran di tangan nya seolah menerbangkan pesawat seperti yang Tiger lakukan.
"Ini utan awat .....ini ngeeeng....iyyaaa...ini ngeeeng...... (Ini bukan pesawat...ini ngeeng Aliya,ini ngeeeng"
"Akjsebhhekwhehejj....."ucap Aliya taj jelas
"He'eh....anan ya......"ucap Tiger seolah mengerti bahasa bayi itu
"Bzjdhejsjeksnsndevh..."
"He'eh...inten ya....(pinter ya)"ucap Tiger sambil mengusap usap lembut pundak Aliya.
Zack dan Zizah tertawa mendengar celotehan dua bocah itu
"Tiger..."ucap Zack
"iya ayaaaah....."ucap bocah itu
"kok ganteng sih?"tanya Zack.
"acciiihhh....(makasih)" ucap bocah itu.
Zack dan Zizah tergelak lagi.Mereka pun kembali melanjutkan malam mereka dengan kebersamaan sederhana di dalam pondok itu.
...****************...
Sementara itu di tempat lain......
Angkasa tengah berada di balkon kamarnya.Dengan layar ponsel yang menyala menampilkan wajah cantik Bintang Kejora pujaan hatinya,remaja itu nampak sepenuh hati memetik gitar dipangkuan nya,menyanyikan sebuah lagu untuk kekasih hatinya yang kini tengah berada jauh disana,terpisah jarak ribuan kilometer,dengan selat,laut ,dan benua yang memisahkan.
Bintang nampak mendengarkan lagu rindu yang mengalun merdu dari mulut Angkasa itu dengan seksama melalui sambungan video.Betapa ia juga sangat merindukan remaja pria itu.Laki laki yang menjadi pengisi hatinya sejak setahun yang lalu.Nyatanya kini mereka akan berpisah untuk waktu yang cukup lama.Ia tak tau, apakah papinya nantinya akan mengizinkan nya pulang setahun atau dua tahun sekali,lantaran kini ia tinggal di luar negeri juga bersama Grace dan Cakra, adiknya.Bram benar benar ingin mengamankan keluarga nya.Ia ingin memastikan mereka selamat dari ancaman Moreno yang kabarnya malam ini akan kembali di grebek setelah polisi berhasil menemukan tempat persembunyian pria itu dari informasi seorang warga yang melihat Moreno di pemakaman beberapa hari yang lalu.
"Hubby....."ucap Bintang setelah Angkasa selesai menyanyikan sebuah lagu.
"apa?"tanya Angkasa sambil memeluk gitarnya.
"miss you...."ucapnya.
Angkasa tersenyum,sambil memiringkan kepalanya menatap layar ponsel yang menampilkan wajah kekasihnya itu
__ADS_1
"tenang.... tinggal seribu delapan ratus dua puluh hari lebih lima jam lagi kita ketemu....nggak lama kok...."ucap Angkasa.
Bintang terkekeh.
"oke...jadi mulai hari ini,kita hitung hari ya....kita hitung hari sampai nanti kita ketemu lagi...."ucap Bintang.
"boleh....kita hitung sama sama tiap Vidio call ya...."ucap Angkasa.
Bintang mengangguk.
"tapi hubby ... inget ya ...selama aku pergi...kamu nggak boleh ngubah penampilan kamu...kamu nggak boleh gondrong,kamu nggak boleh tatoan,kamu nggak boleh brewokan,kamu nggak boleh minum alkohol,drugs,judi,main perempuan,selingkuh,jorok,pokoknya nggak boleh...kita ketemu nanti,kamu harus tetep sama kayak saat kamu nganterin aku...."ucap Bintang membuat Angkasa tersenyum gemas
"iya....kamu juga...jangan lupa olah raga,jaga kesehatan,jangan tidur mulu, biar nggak gendut..."ucap Angkasa.
"aku nggak akan gendut...."ucap Bintang.
"yakin?"tanya Angkasa
"he'eh....."ucap Bintang.Keduanya pun kembali terlibat perbincangan ringan sambil di selangi candaan candaan khas remaja untuk menumpahkan rasa rindu diantara mereka.
...****************...
Sementara di tempat lain.....
di tempat yang berbeda....
Di sebuah gubuk di tepi hutan belantara....
Sekelompok polisi dimana salah satunya ada Andrew sebagai anggota,dan Bram sebagai ketua.Mereka menggrebek sebuah gubuk reyot yang dihuni seorang nenek tua,yang disinyalir sebagai tempat persembunyian sang buronan kelas kakap,Moreno.
Seseorang berhasil mengenali Moreno saat ia tengah pergi ke kota untuk membeli obat obatan untuk sang nenek yang tengah sakit kala itu.
Merasa mencurigai orang tersebut,seorang warga itupun berinisiatif untuk mengikuti kemana perginya sang raja pembunuh bayaran itu.
Dan....disinilah mereka sekarang.Sekelompok polisi kini tengah berjibaku memburu Moreno yang lagi lagi kembali melarikan diri dari kejaran polisi.
Para aparat penegak hukum itu menyebar.Ditengah gelapnya malam ditengah hutan mereka berjibaku mencari sosok yang dianggap sangat berbahaya itu.
.
.
.
.
Di sana,
Di sela sela batu besar di sisi jurang yang di bawahnya merupakan sebuah sungai dalam dengan arus yang cukup deras.Pria itu berdiri dengan dua kaki terbuka lebar bertumpu pada sebuah pohon yang tumbuh di permukaan tanah miring itu.Tangannya berpegangan pada sebuah dahan kayu.Bajunya yang kebetulan berwarna hitam mempermudah dirinya untuk bersembunyi di balik gelapnya malam di tengah tengah hutan belantara itu.Ditemani sebuah bando yang ia temukan beberapa hari lalu di atas makam seseorang bernama Aliya,Moreno sekuat tenaga menjaga keseimbangan agar tubuhnya tak terjatuh ke bawah sana.Jika sampai itu terjadi,maka mungkin ia tak akan selamat.
Sayuk sayuk suara polisi yang memanggil manggil namanya sambil sesekali memberikan tembakan peringatan terdengar jelas di telinga Moreno.
Pria itu makin memperkokoh pegangannya disana,hingga......
"itu dia....!!"suara itu berhasil membuat pria gila itu menoleh ke arah sumber suara.Seorang polisi dengan nama Andrew di dadanya berhasil menemukan sosok Moreno di antara pepohonan di sisi jurang yang dalam.
"****...!"umpatnya.
Moreno dengan cepat mengubah posisi.Ia bergerak dengan lincah naik dari satu dahan ke dahan yang lain.
Tak mau ambil resiko,mengingat si penjahat satu ini sangatlah gesit Andrew pun dengan cepat memberikan peringatan
"Moreno..jangan bergerak...!"
Namun pria itu tak menggubris,ia terus berjalan menghindari polisi sambil membawa bando di tangannya.
"tunggu aku....aku akan menemukan mu putri kecilku..."ucap Moreno disela sela aksi perlawanan nya terhadap pihak yang berwajib.
"Moreno berhenti...!!" hardik Andrew lagi.Semua polisi siap siaga.
Tak juga ditanggapi Bram sebagai ketua pun berteriak.
"tembak...!!!!"
__ADS_1
doooooorrrrr..... doooooorrrrr........ doooooorrrrr......
Tiga kali tembakan mengarah ke Moreno.
Satu tembakan meleset.Dua tembakan berhasil bersarang di kaki dan lengan Moreno.Pria itu tumbang.Posisinya yang berada di sisi jurang membuatnya oleng dan dengan hitungan detik,pria itu jatuh,terjun ke jurang yang dalam.Semua berteriak.Bando terlepas dari tangannya.Pria berjambang itu menatap nanar benda yang kemungkinan milik putri kecilnya itu.Dan..............
byuuuuuurrrrrrr......
Tubuh itu terjatuh ke aliran sungai yang deras.Moreno terseret arus.Bando terlepas.Polisi dengan cepat bergerak mencari pria itu ke dasar jurang.
Entahlah.... bagaimana nasib pria itu.....
.
.
.
....
End....
...----------------...
***Selamat sore
..
up 14:55***
***Zack Zizah "end" dulu ya.....
Tapi jangan khawatir.....
Cerita masih berlanjut.....
tapi dengan judul yang berbeda....
Untuk yang tanya kok endingnya gantung?
kita akan lanjut kisah di judul baru..Nanti di judul baru,cerita kita fokuskan pada drama percintaan nya Angkasa, Bintang dan.........
dan siapa hayooo.....ππππ
Selain itu juga akan ada Tiger dan Aliya yang udah mulai masuk Tk...ππππ
Lalu gimana sama Moreno
Tewas kah ia?
atau selamat?
apakah dia akan bertemu dengan Aliya kecil?
Yuk...tungguin kisah dedek angsa....
Author akan rilis bulan depan...entah di awal atau pertengahan bulan***...
***Terima kasih semua yang sudah rela meluangkan waktu untuk novel acak acakan ini ...
kita ketemu di judul berikutnya ya ....
sambil nunggu bulan depan yang tinggal hitungan hari lagi ...
mampir yuk kesini***....
***Sekali lagi terima kasih...mohon maaf jika ada salah salah kata yang kurang berkenan....
Zizah & Zack pamit...β€οΈβ€οΈβ€οΈ***
__ADS_1