Peri Bisu Dan Malaikat Berjubah Iblis

Peri Bisu Dan Malaikat Berjubah Iblis
Sembilan Puluh Dua


__ADS_3

Sore ini di sebuah rumah taman yang biasa menjadi tempat bagi kedua sejoli itu untuk menghabiskan waktu setelah pulang kerja...


Zack tak lepas mendekap erat tubuh wanita berparas manis itu.Sejak pulang dari bengkel,membuat pingsang atasan dan orang kepercayaan nya,serta membuat onar dengan menghancurkan beberapa kaca mobil milik pelanggan,Zack lantas membawa gadis manis itu untuk menuju taman guna menenangkan sang gadis yang nampak syok sekaligus trauma.


Di dalam dekapan pria berambut gondrong itu,Zizah terlihat sesenggukan.Sesekali ia nampak mengusap lelehan air mata nya yang jatuh membasahi pipi mulusnya.Sebagai seorang wanita,tentulah sakit sekali ia ketika mendapatkan perlakuan tak senonoh dari pria berperut buncit itu.Ia kembali mencoba dilecehkan oleh laki laki berotak sampah.Tubuhnya kembali mencoba di sentuh secara paksa oleh laki laki yang sama sekali tak berhak atas dirinya.


Zizah terus sesenggukan di dalam dekapan Zack.Air matanya bahkan sebagian tumpah membasahi kaos pria tampan itu.


"kamu mau makan nggak?kita makan yuk?"tanya Zack pada Zizah.


Zizah menggeleng kan kepalanya.


"kamu mau apa?coba bilang sama aku..aku pasti akan kasih..."ucap Zack pada wanita tersayangnya itu


Zizah tak menjawab.Ia hanya menggelengkan kepalanya lagi.


Zack mengeratkan dekapannya pada wanita cantik itu.Ia mengecup kening Zizah seolah ingin menunjukkan betapa ia sangat menyayangi wanita tersebut.Betapa ia sangat ingin melindungi peri berparas manis miliknya itu.


"aku minta maaf peri....karena kecerobohan aku nggak ngabarin kamu sebelum nya kalau aku keluar,kamu hampir aja jadi korban Heru...aku minta maaf sayang...."ucap Zack.


Zizah mendongak.Dilihatnya wajah tampan itu dengan tatapan mata yang dalam.Ingin sekali ia berkata pada Zack bahwa laki laki tak bersalah.


"mulai sekarang aku akan berhenti kerja dari tempat itu.Aku akan cari kerja di tempat lain...aku nggak sudi kerja di sarang pria pria breengsek itu sayang..."ucap Zack yakin.


Zizah hanya tersenyum.Ia mengambil pulpen yang berada di dalam tas selempang nya,lalu menuliskan sesuatu di sana...


"itu akan lebih baik....aku takut,kalau kamu masih kerja di sana, mereka masih punya dendam sama kamu dan akan melakukan hal yang macam macam sama kamu...aku nggak mau kamu kenapa kenapa"tulis Zizah di telapak tangan Zack.


Laki laki itu tersenyum.

__ADS_1


"kamu khawatir sama aku?"tanya Zack.


Zizah mengangguk.Lalu menulis lagi...


"aku nggak mau terjadi sesuatu sama kamu"tulis Zizah lagi.


Laki laki itu tersenyum,i lantas mengangkat tangannya, menyelipkan beberapa helai rambut sang pacar tersayang sambil menatapnya dalam penuh cinta.


"makasih sayang...kamu udah peduli sama aku...aku janji...aku nggak akan pernah buat kamu sedih lagi..."ucap Zack.


Laki laki itu kemudian sedikit menjauhkan tubuhnya dari tubuh Zizah.Ia kemudian mengubah posisinya kini menghadap ke arah ke arah wanita itu.Tangan Zack kembali tergerak.Diraihnya punggung tangan wanita cantik tersebut dan diusapnya lembut.Sorot matanya kini menatap dalam ke arah wanita bwrkulit putih tersebut.Sebuah tatapan yang seolah menggambarkan tentang bagaimana perasaan nya saat ini.Tentang bagaimana ia begitu sangat menyayangi wanita tuna wicara tersebut.


"Peri...."ucap Zack.


Zizah hanya diam mendengarkan.


"sebagai seorang laki laki aku merasa tersentil sayang...aku malu...selama bertahun tahun aku hanya bisa diam,nggak berani membangkang apalagi memberontak pada Moreno saat itu.Aku lebih memilih menjadi budaknya selama bertahun tahun..."


"saat kamu datang,kamu seolah berhasil membuka mata aku...kalau harusnya aku juga bisa melakukan hal yang sama seperti yang kamu lakukan...melawan...!berontak...!dan berani untuk berusaha lepas dari cengkeraman laki laki itu..."


"kamu mengubah cara pandang aku Zizah....kamu berhasil membuat aku kagum sama kamu dengan segala tingkah kamu yang begitu berani dan keras kepala..."ucap Zack panjang lebar.


Zack meringsut,ia mendekatkan tubuhnya pada tubuh Azizah,lalu menggenggam tangan nya dengan begitu erat.


"peri....aku cinta sama kamu dengan segala kekurangan kamu...aku kagum sama kamu dengan segala keberanian yang kamu punya....aku tau...aku hanya laki laki miskin yang sekarang nggak punya pekerjaan...aku cuma laki laki miskin yang hanya lulusan SMP..."ucap Zack dengan sorot mata yang masih sama.


"tapi aku ingin melindungi kamu dengan segala kemampuan yang aku bisa sayang...aku ingin menjadi orang pertama yang selalu ada buat kamu...aku ingin jadi laki laki pertama yang bisa mengusap air mata kami saat kamui sedih..aku ingin jadi laki laki pertama yang bisa kamu gunakan pundaknya untuk bersandar dan menumpahkan segala keluh kesah kamu..."ucap Zack.


"peri....aku pengen hubungan kita lebih dari ini....aku pengen menikahi kamu....meskipun aku tau,untuk saat ini,aku belum punya cukup banyak uang untuk bisa bikin pesta atau sejenisnya..."

__ADS_1


"aku cuma ingin menikah i kamu...menyatukan hubungan kita dalam satu ikatan yang sah dimata agama...agar aku bisa lebih leluasa menjaga kamu sayang...."ucap Zack.


"kamu mau?"tanyanya lagi kemudian.


Zizah terdiam.Ternyata laki laki ini bersungguh sungguh dengan ucapannya.Ia bersungguh ingin meminang Zizah sebagai istrinya.Tak peduli dengan kekurangan yang dimiliki wanita itu.Zack benar benar menerima Zizah apa adanya


Dibalik kondisi ekonomi yang belum stabil.Saat ia baru saja memutuskan untuk keluar dari pekerjaan nya di bengkel itu,di saat modal yang ia miliki hanya pas pasan,disaat status tahanan kota masih disandangnya.Zack mengutarakan keinginannya.Menghalalkan dahulu hubungannya dengan Azizah.Menjauhi fitnah agar ia juga bisa lebih leluasa menjaga sang wanita jika status keduanya sudah resmi sebagai suami dan istri.


Zizah tersenyum haru mendengar hal itu.Ada rasa bahagia yang seolah tak bisa diungkapkan dengan kata kata.Laki laki itu menerima Zizah dengan segala kekurangan nya.Ia menikahi wanita bisu disaat begitu banyak wanita sempurna bertebaran di luaran sana.


Zizah menangis haru.Dengan sangat yakin ia menganggukkan kepalanya pertanda ia menerima niatan baik Zack untuk mempersuntingnya.


Bukan resepsi atau pesta yang ia mau.Bukan pernikahan mewah dengan mahar selangit yang ia inginkan.Ia tak butuh itu semua...!memiliki laki laki yang tulus mencintainya dengan segala kekurangan nya saja itu sudah lebih dari cukup bagi Azizah.Ia sudah bahagia dengan ini semua..bahkan sangat bahagia...!


Zack tersenyum lebar mendapati respon anggukan kepala dari Zizah.Laki laki itu sama bahagia nya dengan Zizah.Ia akan mempersunting wanita istimewa itu.Ia akan menjadi imam untuk wanita berparas manis yang sangat ia sayangi tersebut.


Zack menarik tubuh Zizah.Ia mendekap erat tubuh ramping sang kekasih.Seolah ingin menunjukkan betapa ia sangat mencintai wanita berkulit putih tersebut.




...----------------...


***Selamat pagi...


up 05:44


yuk... dukungannya dulu yuk...🥰***

__ADS_1


__ADS_2