
Hari mulai malam.....
Di sebuah ruangan vip night club langganan Moreno....
Setelah seharian melakukan pencarian si gadis bisu,kini pria berhati iblis itu kembali melakukan aktifitas perjudian untuk menambah pundi pundi kekayaan nya sekaligus menghilangkan rasa lelah dan jenuh nya.
Seperti biasa,Zack selalu berada di belakang sang tuan sebagai asisten,dan orang kepercayaan seorang Moreno.Ditemani dua wanita berpakaian sangat terbuka di sisi kanan dan kirinya,serta beberapa botol minuman beralkohol di atas meja,Moreno nampak tenang dengan raut wajah dingin memainkan kartu kartu di tangannya.Saat ini ada lima pria lain yang menjadi lawan main judinya.
Moreno terlihat tenang, pria itu terlihat sudah sangat mahir.Moreno memang bisa dibilang raja judi di tempat itu.Ia juga sangat dikenal lantaran parasnya yang tampan,garang dan terkesan misterius di usianya yang hampir menginjak usia empat puluh satu tahun.
Permainan haram itu terus berlangsung hingga..
Moreno mendekatkan wajahnya pada salah satu wanita malam yang setia menemaninya.Bibir merah yang dikelilingi jenggot dan kumis lebat itu tergerak mengecup dan menye*ap ceruk leher sang wanita malam membuat wanita ber dress mini warna merah itu meremang.Moreno kemudian berbisik,
"ambilkan minum lagi..."ucapnya.
Sang wanita menoleh ke arah meja judi yang juga terdapat banyak botol dan gelas gelas kecil itu.Alkohol di dalam botol memang banyak yang sudah kosong.Hampir semua sudah ditenggak oleh para pria paruh baya yang tengah asyik dengan perjudian nya itu.
Sang wanita pun mengangguk.
"baik tuan...."ucapnya lembut dan manja kemudian bangkit sambil memberikan belaian lembut di dada bidang Moreno.Ia lantas keluar dari ruangan vip tersebut,turun ke bawah menuju meja bartender untuk mengambil minuman bagi Moreno dan kawan kawannya.
Tak lama,sang wanita dengan dress merah menyala itu datang dengan nampan yang berisi beberapa botol alkohol yang sudah ia buka tutupnya.Sang wanita malam pun kembali mendudukkan tubuhnya di samping Moreno,ia meraih botol yang baru saja ia bawa tadi lalu menuangkan isinya ke dalam gelas kemudian menyerahkan nya pada Moreno.
"silahkan tuan...."ucap wanita itu.
Moreno tak menjawab.Ia hanya tersenyum sinis lalu meraih gelas kecil itu.
Moreno mengarahkan gelas tersebut ke mulutnya,baru sampai di ujung bibir Moreno,laki laki itu menghentikan pergerakan nya.
deeeeggghhhh.....
Detak jantung dalam dada seorang pria berambut gondrong yang berdiri di belakang Moreno itu seolah berhenti beberapa detik.
"mampus"batinnya.
Moreno menatap tajam lurus ke depan.Pandangan matanya awas dengan aura kebencian terlihat jelas.Ia kemudian menoleh ke arah sang wanita membuat wanita itu mengernyitkan dahinya antara bingung dan takut lantaran tatapan mata Moreno terlihat sangat berbeda dari biasanya.
"a.....ada apa tuan...?"tanya wanita itu.
"siapa yang memberikan minuman ini padamu?"tanya Moreno dengan sorot mata mengerikan.
"seorang bartender di bawah tuan...."ucap wanita itu.
"namanya?"tanya Moreno lagi dengan mode dingin
"saya tidak tahu...."ucap wanita itu jujur.
"ciri cirinya?"tanya nya lagi
__ADS_1
"berkacamata....dan kumis tipis tuan...."ucap wanita itu lagi.
Moreno mengangkat dagunya,ia kemudian menyerahkan gelas ditangannya pada sang wanita.
"minumlah..."ucap Moreno.
"sa...saya?"tanya wanita itu.
Moreno tak menjawab.Wanita itu paham.Ia segera mengambil gelas itu dengan gerakan was was.Kenapa dia harus meminum minuman itu.Apa yang salah?pikirnya
Ya sudahlah....dari pada Moreno murka,lebih baik ia menurut saja.Toh minum minuman keras adalah hal yang sering ia lakukan.
Wanita itupun segera menenggak minuman tersebut dihadapan Moreno yang masih menatapnya tajam dan mengerikan.Dibelakang Moreno,Zack memejamkan matanya seolah merutuki sesuatu.
1 detik...
..
2 detik...
..
3 detik...
Mata si wanita malam terbelalak.Tangannya dengan cepat bergerak memegangi lehernya saat merasakan sesuatu yang sangat panas dan menyakitkan seolah membakar tenggorokan nya didalam sana.Wanita itu merosot dengan tubuh menegang membuat semua yang ada di sana panik sekaligus takut.Dan beberapa detik kemudian,
Semua yang berada di dalam sana panik,sebagian wanita penghibur itu bahkan takut dan memilih pergi keluar dari ruangan itu.
Moreno meradang...!minuman itu diberikan untuk nya.Itu artinya ada orang mencoba menghabisi nyawanya....!
"Zack....!"ucap Moreno dengan suara dingin dan mata yang masih menatap tajam ke arah jasad wanita malam itu.
"saya tuan..." jawab Zack tenang.
"cari bedeb*h itu...!aku yakin dia masih berada di sekitar sini...!"ucap Moreno.
"baik tuan...!"jawab Zack.Laki laki itu kemudian meraih pistol di tubuh bagian belakangnya.Dengan cepat ia segera keluar dari ruangan itu untuk mencari sosok yang sudah berani bermain main dengan sang tuan.
Moreno pun mengeluarkan pistolnya,ia berjalan dengan raut wajah garang keluar dari ruangan itu dengan aura iblis yang sangat mengerikan.
Baru beberapa langkah,tiba tiba..
"tu...tuan..."ucap seorang pria yang merupakan rekan judinya.
Moreno menghentikan langkahnya tanpa menoleh.
"ba... bagaimana dengan wanita yang tewas ini tuan?"tanya pria itu
"aku tidak peduli dengan bangkai binatang...!"ucapnya kemudian pergi meninggalkan tempat tersebut.Ia segera menuju ke meja bartender.Menghampiri seorang pria yang nampak sibuk melayani pengunjung.Lalu....
__ADS_1
seeeeettttt......
Moreno menodongkan pistolnya ke kepala sang bartender membuat pria muda itupun terkejut dan reflek mengangkat tangannya.Beberapa pengunjung yang menyaksikan adegan tersebut pun terlihat panik.Mereka berlari menjauhi dua orang yang sepertinya akan terlibat perkelahian itu.
"a...ada apa ini tuan....?!"tanya sang bartender.
"siapa yang memberikan minuman beracun untukku?"tanya Moreno.
"mi....minuman beracun?sa....saya ti...tidak tau tuan..."ucap sang bartender
"jangan bohong anak muda...!"ucap sang Moreno.
"sungguh tuan...saya tidak tahu...!"ucap bartender tersebut sungguh sungguh.
Zack berlari mendekati Moreno.
"tuan....tidak ada siapapun yang mencurigakan,yang mempunyai ciri ciri seperti yang wanita itu sebutkan"ucap Zack.
Moreno makin meradang....!
"seret bos tempat ini dan periksa cctv....!"titah Moreno.
"baik tuan..."jawab Zack.
dan...
.
.
.
.
doooooorrrrr......
satu peluru bersarang di kepala sang bartender.Pria itu tewas di tangan Moreno yang dikuasai emosi.Semua pengunjung lari berhamburan keluar.Pria yang kini diliputi amarah itu menembakkan peluru berkali kali ke udara guna melampiaskan emosinya.Harus ada yang bertanggung jawab atas bangkitnya amarah sang raja.Ia harus menemukan manusia yang berani mengusik ketenangan nya itu...hidup atau mati...!
...----------------...
***Up 18:25
yuk ..kasih dukungan nya dulu....
jangan lupa like komen vote dan hadiah nya....
absen dong....mana yang masih setia dari novel Dinda-Adrian sampai di novel ini
...makasih yang masih setia memilih novel author sebagai bacaan kalian....maaf jika masih banyak kekurangan-kekurangan dan typo sana sini🙏🥰🥰🥰***
__ADS_1