
Hari berganti hari....
Semua berjalan seperti seharusnya....
Tak terasa,waktu sudah berjalan hampir satu minggu lamanya.
Setelah memberanikan diri untuk melamar Zia beberapa hari yang lalu,besok Roky berencana ingin pergi ke rumah wanita pujaan hatinya itu.Lantaran besok bertepatan dengan Zack dan Zizah yang akan pulang kerumah itu.Roky ingin meminta izin pada sahabatnya itu untuk meminang Zia sebagai istrinya.
Ya....Roky tak mau berlama lama.Lebih cepat lebih baik.Toh bukan sebulan dua bulan saja Roky mengenal Zia,melainkan sudah sangat lama.
Di saat Roky tengah sibuk mempersiapkan diri untuk melamar pujaan hatinya.Disisi lain,sepasang remaja itu kini tengah dirundung galau berkepanjangan.
Terhitung dua hari pagi,Angkasa dan Bintang akan berpisah dalam waktu lima tahun lamanya.
Berat....
sudah pasti....
Mengingat mereka adalah sepasang remaja yang begitu saling menyayangi satu sama lain.Mereka tak pernah berpisah.Kemana mana jika di sekolah selalu bersama.Tapi kali ini, demi alasan keamanan untuk Bintang,Bram dan Grace memutuskan untuk mengungsikan sementara putrinya itu di luar negeri.
Angkasa dan Bintang hanya bisa pasrah.Watak Bram sebagai seorang kepala keluarga memanglah cukup keras dalam mendidik anak anaknya.Membuat Bintang tak berani melawan kehendak sang papa.
Sedangkan Angkasa,
Ia bisa apa?ia hanya seorang kekasih.Ia tak berhak menahan Bintang untuk tetap tinggal di negara ini bukan?
Saat ini....
Di kediaman Zev Smith Anderson....
Malam ini Angkasa memutuskan menginap di rumah kakaknya,hal yang cukup sering ia lakukan.
Di ruangan televisi rumah berlantai dua itu,Angkasa tengah sibuk dengan ponselnya.Membaringkan tubuhnya di sofa sambil memeluk bantal kecil di sana.Tangannya fokus mengusap usap layar ponsel.Menggeser satu demi satu foto dirinya dengan sang kekasih yang tersimpan rapi di galeri ponsel miliknya.
Seutas senyum terbentuk.Angkasa sangat menyayangi wanita cantik yang usianya hampir dua tahun lebih tua darinya itu.
Nabila datang sambil menyeruput cangkir berisi teh hangat di tangannya.
Matanya menatap ke arah sang adik yang nampak tak bersemangat itu
"bangun napa sih Sa....!mandi sono...!rebahan mulu lo...!mau lo liatin ampe biji mata lo keluar nggak akan ngerubah nasib kalo lo ama Bintang akan LDR bentar lagi ..."ucap Nabila sambil mendudukkan tubuhnya di samping kaki Angkasa.
Remaja itu hanya melirik sekilas.
"berisik lu"ucapnya.
"mandi Sa...!badan lo bauk banget tau nggak...!!"ucap Nabila sambil sedikit mendorong kaki adiknya.
__ADS_1
Angkasa tak menjawab.Ia masih sibuk dengan ponselnya.Tolonglah...kali ini ia malas berdebat dengan kakaknya itu.Ia masih ingin meratapi kegalauan nya ditinggal pergi Bintang Kejora nya.
Nabila menghela nafas panjang.Kasihan juga adiknya itu.Remaja cerewet itu seolah kehilangan semangat hidupnya beberapa hari terakhir ini.
Nabila menyalakan televisi,tiba tiba.....
"ommmy....." suara itu berhasil membuat Nabila menoleh ke arah sumber suara,begitu juga Angkasa yang nampak menoleh dengan malasnya.
Tiger datang digandeng Azizah yang nampak menggendong Aliya kecil dipinggangnya.
Ya...sejak sore setelah dimandikan oleh Zizah,Tiger seolah tak mau pulang kerumah utama.Ia lebih senang berada di pondok bermain dengan Aliya kecil.
Dan kini Tiger nampak menggandeng Azizah, mengajak ART sekaligus pengasuhnya itu untuk kerumahnya.Bermain di sana bersama sama dengan si cantik berpipi gembul,Aliya.
"hei sayang....duh...yang main dari sore....baru pulang aja kamu..."ucap Nabila sambil turun dari sofa,duduk di atas karpet yang berada di tengah tengah antara sofa dan televisi itu kemudian merentangkan tangannya seolah meminta Tiger untuk berlari kearahnya lalu memeluknya.
Tiger tertawa bahagia.Ia berlari sempoyongan hendak mendekati sang mommy, namun belum sempat ia sampai di pelukan mommy nya,tiba tiba......
seeeeetttt.......
Nabila mendongak.Zev datang dan meraih tubuh sehat putra semata wayangnya itu.
"daaddddyyyy....."ucap Tiger.Zev mendekap sang putra,menciumi bocah itu hingga membuatnya terkekeh lantaran jambang dan kumis Zev yang menggesek gesek kulit mulus bocah satu tahun itu.
Aliya yang kini duduk di karpet ruang televisi itupun hanya bengong melihat Tiger yang tertawa.
Azizah hanya mengangguk sambil tersenyum.
"yaaaahhhh......"ucap Aliya lagi seolah memanggil ayahnya yang saat ini tengah berada di pondok belakang rumah itu.
"ayah lagi istirahat nak...."ucap Azizah.
"nda....."ucap Aliya lagi sambil menunjuk ke arah Tiger lagi.
Aliya mau digendong ayahnya juga...!
"apa nak?sini sama bunda aja yuk...."ucap Azizah sambil meraih tubuh Aliya
"aaayyaaaaahhh....."ucap Aliya lagi memanggil manggil sang ayah.Tangannya masih setia menunjuk ke arah Tiger.
Tiger si pemuja gadis pipi gembul itu pun merasa tergerak.Tangan mungil itu menunjuk nunjuk ke arahnya.Apakah si gadis yang belum punya gigi itu mencarinya?tak mau jauh darinya?apakah si gadis gembul itu ingin ikut dengan nya?mungkin begitu pikir Tiger saat ini.
Jiwa kesatria nya sebagai seorang laki laki meronta ronta...! Ia harus turun dan mendekati teman barunya itu. Si gadis pipi gembul sedang membutuhkannya saat ini..!
"daaaddyyy....uuyuuuun...daaaddy......uyuuun....."ucap Tiger minta di turunkan.
"nggak mau...!"ucap Zev sambil terus menggerakkan tubuhnya menimang nimang sang putra sambil terus menciuminya.
__ADS_1
"uyyuuunnn...iiiiyaaaa...aaiiiisss.....uuyuunnn (turun Aliya nangis...)"
"apa sih...?"tanya Zev
"iyaaaa.....uyyuuunnn daaddddyyyy....."ucap Tiger.
"oohh....Aliya nangis....?"tanya Zev.Tiger mengangguk.
"oke....kita turun...."ucap Zev kemudian duduk di atas karpet dan melepaskan dekapannya pada sang putra.
Tiger berjalan sempoyongan,mendekati Aliya yang kini nampak mulai rewel di pangkuan bundanya,mencari sosok sang ayah untuk minta gendong.
Para orang orang dewasa itu hanya melihat aksi bocah tersebut,termasuk Angkasa yang masih rebahan di atas sofa.
Tiger mendekati Aliya.Aliya hanya menatap kedatangan bocah heboh itu di pangkuan sang bunda.
Tiger mendekat,dengan posisi berdiri di samping Aliya,Tiger menggerak kan tangannya, menyentuh pipi gembul Aliya sambil mengusap usap nya.
"anaan....aiiss....atuu annaaanaaaa........ (jangan nangis...aku nggak kemana mana)"
Nabila terkekeh.Ia menjatuhkan kepalanya di pundak Zev yang ikut tergelak mendengar ucapan Tiger.Azizah pun tak bisa menyembunyikan tawanya.Angkasa nyengir...!
"aaatuuu....iniiii....anaannn aaaaiiiisss...iiiyaaaaa....anaaan aiiiisss...cuuuuuppp......" ucap Tiger seolah menenangkan Aliya yang sebenarnya tak menangisi dirinya.
"buseeeeettttt.....!!! bener bener lu ya maung ya ...!masih kecil ganjen beut lu kek emak lu..! geli gue liatnya....!"ucap Angkasa kesal sendiri.Ia lagi galau,eh nih dua bocah malah pake bikin adegan romantis didepannya...!kan kezeelll.....!!
"ssssuuuuuttttt....."ucap Tiger sambil menempelkan jari telunjuknya di bibirnya yang mengerucut.
"iiiiyaa aaisss....."ucap Tiger pada Angkasa seolah ingin mengatakan "ssssstttt jangan berisik Aliya lagi nangis...."
Para orang dewasa disana makin terkekeh.
Angkasa menggelengkan kepalanya.
"dasar lu dua kurcaci...!sok iyes lu kek bapak ame emak lu...!"ucap Angkasa.
"iiiyaaaa aaaiiisss....."
"bodo amat...!!"ucap Angkasa kesal kemudian memalingkan wajahnya menatap sandaran sofa dan membenamkan wajahnya disana.
...----------------...
***Up 14:47
yukkk....dukungan dulu....
mampir juga disini....banyak teka tekinya...jangan terkecoh bab awal yang terkesan sama seperti yang lain...😘***
__ADS_1