Peri Bisu Dan Malaikat Berjubah Iblis

Peri Bisu Dan Malaikat Berjubah Iblis
Enam Puluh Delapan


__ADS_3

"saudara Zack Andreaz....waktu besuk sudah habis..."ucap seorang sipir berhasil membuyarkan candaan antara Zack dan Azizah.


Zack menoleh kesal kearah sang sipir.


"ganggu aja lo...!"umpat Zack pelan membuat Zizah terkekeh.


Azizah meletakkan kotak makan ditangannya yang sudah kosong itu.Ia kemudian meraih note book nya dan kembali menulis kan sesuatu.


"udah...masuk gih...besok aku kesini lagi bawa makanan..."tulis Zack


"oh itu harus...!karena kamu udah sembuh,mulai sekarang kamu harus kesini tiap hari...!awas aja kalau nggak..!"ucap Zack dengan mode mengancam namun justru membuat Zizah terkekeh.


"iya...besok aku kesini lagi... tiap hari aku akan kesini..."tulisnya lagi


"janji?"ucap Zack sambil menjentikkan jari kelingking nya.Zizah tersenyum.Ia kemudian menautkan jari tangannya ke jari tangan laki laki itu pertanda keduanya kini sudah mengikat janji untuk akan selalu bertemu di setiap jam besuk tahanan


"aku masuk ya...."ucap Zack.


Zizah mengangguk.


Zack meraih pulpen di tangan Zizah.Ia meraih lengan kanan Azizah dan sedikit mengangkatnya sejajar dengan dada.Ia lalu mulai melukis sesuatu di salah satu sudut lengan putih mulus wanita itu.Zizah mematung.Ia memiringkan kepalanya mengamati wajah tampan yang nampak begitu serius melukiskan sesuatu di lengannya itu.Diamati nya wajah tampan dengan jambang yang mulai tumbuh tipis tipis tersebut.Untuk beberapa saat wanita itu terpukau.Bukan hanya baik hati,namun pria di hadapannya itu juga sangat tampan.


Zizah mematung tak bergerak menikmati pahatan sempurna wajah ciptaan Tuhan itu.Hingga..


"saudara Zack Andreaz...!"ucap sang sipir.


"Bentar...!!!"ucap Zack kesal sedikit membentak membuat Zizah sedikit terjingkat.


Zack kembali fokus dengan lengan wanita itu hingga...


"taraaaaaa....!! selesai...!!"ucap Zack sambil mengangkat wajahnya menjauh dari lengan Zizah.Zizah tersenyum.Sebuah tulisan bergaya ala ala jepang membentuk nama Zack tertulis indah di lengan Zizah bak sebuah tato.

__ADS_1


Zizah tersenyum manis merasa bahagia.Cuma dicoret coret pakai pulpen saja wanita itu sudah bahagia.Tulisan itu terlihat sangat indah di mata gadis berparas imut tersebut.


"anggap aja ini tato...kenang kenangan..kan kemarin kamu udah ngasih aku foto kita..."ucap Zack.


Zizah terkekeh.Ia kemudian meraih pulpen di tangan Zack,lalu meraih lengan laki laki gondrong itu.Gadis itupun melakukan hal yang sama pada lengan kekar kakak kandung Zia Adara itu.Sebuah tulisan bergaya arab membentuk nama Azizah di sana bak sebuah tato.


Zack tersenyum manis.Ia sudah punya banyak tato di badannya,namun tato buatan Azizah terlibat paling indah berkesan di mata Zack.


Zizah selesai dengan aktifitasnya,Zack menatap bangga pada coretan tangan Zizah di lengannya itu.


"saudara Zack Andreaz...anda sudah terlalu di ruangan ini..!"ucap si sipir lagi.


"iya bentar....!!!"ucap Zack kesal setengah membentak.


Padahal itu yang ngomong petugas loh..kok bisa galakan tahanannya🤦


Zack tersenyum ke arah Azizah.


Zizah mengangguk.


"besok jangan lupa kesini lagi...bawain makanan buat aku..."ucap Zack.


Zizah mengangguk sambil mengacungkan jempolnya.


Zack tersenyum lagi.Ia kemudian menggerakkan tangannya mengusap lembut pucuk kepala sang peri.


"aku balik...kamu pulangnya hati hati...jaga kesehatan kamu...kamu harus jadi orang pertama yang menyambut kebebasan aku nantinya..."ucap Zack.


Zizah mengangguk lagi.Zack tersenyum.Ia kemudian bergerak mendekat kan wajahnya ke kepala Zizah dan dengan satu gerakan lembut....


"cup..."

__ADS_1


Zack mengecup kening gadis manis itu.Lagi lagi Zizah terdiam.Perlakuan manis Zack selalu bisa membuat nya kehilangan kata kata bahkan salah tingkah


"i love you sayang..."bisiknya tepat di telinga Azizah.Untuk kedua kalinya Zack mengucapkan kata kata itu.Entahlah...cinta yang seperti apa yang laki laki itu maksud.Sebagai teman,sebagai sahabat,atau cinta yang selayaknya dirasakan sepasang anak manusia yang tengah di liputi kabut kabut asmara?


Mungkinkah begitu?entahlah...Azizah belum bisa mengartikan hal itu.


Zack melangkah kembali ke sel nya meninggalkan Zizah.Senyumnya mengembang menatap lengan nya yang bertuliskan nama Azizah.


Zack mendudukkan tubuhnya di samping Roky.Sahabatnya itupun nyengir melihat Zack yang nampak senyum senyum sendiri melihat gambar di lengannya itu.


"kemarin iket rambut pink...sekarang lengan di coret coret kek anak SD...lama lama gue kok sedih ya liat tato lu....!"ucap Roky.


Gio yang duduk di samping Roky punmenepuk pundak pria itu.


"eh...bisa bisa...ntar tuh tato insecure...gambar naga,gambar uler,buaya,kalah ama tulisan dari pulpen...!"ucao Gio.


"ntar tatonya insecure..trus ngumpul jadi satu jadi tompel ..."ucap Roky yang sukses membuat Zack dan kawan kawan tergelak.


Mereka asyik bercanda di dalam sel seolah tak peduli dengan kubu Moreno yang hanya diam kaku tanpa ekspresi mendengar tawa terbahak bahak dari para pemuda itu.




...----------------...


***Selamat malam....


up 19:25


yuk ...kasih dukungan dulu***....

__ADS_1


__ADS_2