
Ana bersorak gembira, kerena pada tahun 1999 ia dinyatakan lulus di SMPN l Angsana, dengan gembira nya ia menunjukan ijazahnya pada kedua orang tuanya. Wajah gadis berusia 15 tahun itu tergambar ada kegembiraan yang terlihat di wajah nya, keinginan ingin melanjutkan ke SMU negeri 2 Pandeglang punah kerena nilai rendah.
Dan waktu Ana meninggalakan SMP Negeri l Angsana kepala sekolahnya masih tetap
Ia tidak menyangka sama sekali bisa lulus ya biarpun nilainya biasa saja juga. Daripada putus asa akhirnya ia melanjutkan ke SMU Negeri I Panimbang. Ia tercatat sebagai angkatan ketiga. Dan kepala sekolah nya pak Evi ( saya tidak tahu kepanjangan nama beliau ).
Pada masa orientasi siswa, Ana diantar pak Mamat bapaknya dengan.mengunakan sepeda, sedangkan teman teman nya diantar oleh pacarnya. Mereka.oacaran dengan anak anak sebaya, ya rata rata kelas 1 SMU. Mungkin diantara mereka hanya ia yang tidak punya pacar. Sedangkan teman Tan sering menggandeng pacarnya ke sekolah..
"Na itu pacar kamu tua banget," cerocos Ana Ihah orang labuan saat melihat Ana diantar sama bapaknya.
Ana yang dituduh bawa pacar tua ke sekolah hampir mengaku kalau itu bapaknya tapi ia tidak langsung menjawab pertanyaan dari Ihah, kalau mengaku bapak pasti ia takut diejek tidak punya pacar, kalau mengaku pacarnya memang pak Mamat itu bukan pacarnya.
Akhirnya gadis itu mengangguk, melihat anggukan Ana, Ihah langsung melotot menatap Ana heran, mungkin pikiran Ihah merinding masa anak ABG doyan om om yang telah berusia lanjut.
( ๐๐๐๐anak durhaka! mengaku pacar pada bapaknya sendiri kerena belum.oernha pacaran dan dibawa sama pacar, akhirnya saya mengaku kalau bapak saya pacarnya saya๐คฆ๐คฆ! ).
"Wah kok bisa jadi pacar nya sih, kan udah tua." cerocos Ihah heran..
"Biar tua nggak apa apa sayang sama kita,"
"Terus dia punya istri nggak?"
__ADS_1
"Punya tapi istrinya mengizinkan kok!" jawab Ana antusias.
Ihah percaya begitu saja mendengar kata kata Ana, sebenarnya ia lakukan itu kerena ia hanya malu tidak.pumya pacar tapi kaku dipikir lagi lebih baik tidak punya pacar dari las kita pacaran. Tapi Ana tetap kekeuh menjadikan bapaknya jadi pacar sementara dirinya.
Akhirnya viral!
Ana pacaran dengan om om, bukan hanya Ihah saja yang melihat tapi teman teman yang lain juga melihat kalau Ana selalu dekat dan diantar jemput oleh pak Mamat. Mereka kira kalau Ana memang pacaran dengan om om itu.
( Saya kira pacaran itu dengan siapa saja juga boleh apalagi dengan bapak sendiri, ya saking polosnya. Masalahnya melihat teman teman pacaran hanya makan dan jajan dengan pacarnya. Sedangkan saya jajan sama bapak, jadi kerena bapak selalu memberikan jajan maka pantas disebut pacar saya )
Dimasa orientasi siswa juga ia tidak mengunakan kerudung, entah kemana kerudungnya yang dulu digunakan di SMP. Ya di kelas 1 SMU ia lepaskan kerudungnya.
Tapi gadis itu tudks tahu apa arti dari seorang mengunakan kerudung ia menganggap kalau kerudung itu hanya lah kebiasaan atau hanya menutup dari panasnya matahari supaya wajah dan leher tidak kepanasan atau terkena debu.
Apalagi ia punya rambut panjang sepinggang jadi rambutnya sering ikat kuncir dua atau kepang dua. Kenangan sih dikepang dua kalau pergi sekolah.
"Emang waktu SMP pake kerudung."
"Iya, jadi sekarang malas pake kerudung habis gerah banget panas, pokoknya angin juga nggak nembus ke kulit. " adu Ana sambil memberi tahukan kalau ia memang waktu SMP sering pake kerudung tapi kebanyakan kerudungnya dibuka.
"Ngapain juga pake kerudung, ribet!" lanjut Ana..
__ADS_1
Tan teman yang lain hanya mendengarkan saja, memang di SMU semuanya tidak ada yang mengunakan kerudung dikala sekolah. Ada yang pakai kerudung juga tapi kebanyakan siswi tidak mengunakan kerudung sekali.
Apalagi Ana mengatakan kalau ia sendiri juga tidak mengunakan kerudung. Akhirnya teman teman Ana tidak ada yang mengunakan kerudung kerena.tekut gerah dan lengket oleh keringat.
***
"Assalamualaikum!" ucap seseorang memasuki kelas 1 A.
"Walaikumsalam," jawab anak anak yang ada kelas 1 A.
Pak Gumira guru bahasa sastra indonesia masuk menatap wajah anak anak yang baru masuk di kelas 1A.
Anak anak kelas 1 SMU masih mengunakan baju SMP kerena mereka mengikuti masa orientasi siswa yang diselenggarakan selama 1 Minggu lamanya.
"Anak anak bapak senang melihat kalian bergembira bersekolah disini, belajarlah yang baik dan jangan bolos atau apapun. Kalian lah yang bisa mengejar cita cita kalian di sekolah ink, kami hanya jalan saja." kata pak Gumilar asal Bandung.
"Kalau kalian sudah jadi siswa dan siswi, bapak sarankan kalian harus jadi anggota perpustakaan kerena dengan jadi anggota perpustakaan kalian bisa pinjam buku,"
Pak Gumilar dengan lancar dan antusias sekali menceritakan tentang perpustakaan yang ada di sekolah itu, sedangkan anak anak yang lain memerhatikan segala ucapan yang disampaikan oleh pak Gumilar. Pak.Gumikar juga menyarankan lada siswa yang hobi menulis bisa menulis di sebuah masing yang telah disediakan sekolah.
Mendengar ada perpustakaan dan Mading membuat hati Ana gembira sekali kerena dari dulu juga ingin punya mading biar bisa menulis di masing dan dibaca oleh semua orang..
__ADS_1