Perjalanan Ana Menuju Rumah Dunia

Perjalanan Ana Menuju Rumah Dunia
chapter 60


__ADS_3

"Na, aku harapkan ini jadikan pelajaran buat kamu dan yang lain. Aku ingin kamu bikin novel ya dengan cerita yang aku alami seperti ini, biar para remaja yang lain tahu bagaimana kehamilan diusia muda."


Melati memberikan izin pada Ana untuk menceritakan kembali kejadian dirinya, Ana hanya termanggu mendengar Melati.


"Mungkin aku bakal berhenti sekolah Na, kerena aku nggak mungkin kalau aku lanjut juga kerena perutku bakal membesar, jadi sebelum semuanya tahu aku bakal pergi dari sini." lanjut Melati.


Aan hanya diam ia tidak bisa berkata kata oleh kejadian yang dialami Melati, ia tidak.menyangka sama sekali kalau melati bakal menjalani takdir seperti ini, ia sama sekali merasa bersalah kerena apa yang Melati alami hanya pelampiasan dari nafsu Bram saja.


"Orang tuamu tahu?" tanya Ana tiba tiba mental Melati.


"Udah tahu, ia memaksa orang tua Bram untuk menikahkan Bram denganku, orang tua ku nggak mau kalau aku punya anak tanpa ayah.


Ana menelan ludahnya dengan kasarnya, mendengar Melati. ' Mel, kalau aku jadi kamu aku nggak bakal mau mengajak Bram menikah, bagaimanapun Bram tidak lantas menjadi ayah nya," bisik hati Ana..


Tiba tiba ada perasan sakit dalam hatinya, mendengar kalau keluarga Melati memaksa keluarga Bram untuk mempertangungjawabkan perbuatan Bram pada Melati. Ya biarpun Bram sebenarnya sangat menolah atas pernikahan yang dilakukan orang tua Melati, ia hanya ingin yang jadi istrinya adalah Ana.


Bram kecewa sama Ana kerena tidak.ikut lada tahun baru itu, kalau saja ia ikut pasti Bram bisa menghamili Ana. Tapi kenyataannya lain, ia harus mempertanggungjawabkan perbuatan bejatnya pada Melati.


Sepulangnya di rumah Melati, Ana hanya termanggu saja mengingat kejadian itu. Ia benar benar merasa bersalah atas apanyang terjadi pada melati.


Satu hari pas hari terakhir ulangan.


PLAK!


Sebuah tamparan langsung mengenai pipi Bram dengan cepat, cowok 17 tahun itu hanya meringis kesakitan saat pipinya di tampar oleh seseorang, bukan hanya Bram saja yang kaget tapi Melati juga shock melihat Bram kesakitan. Keduanya langsung menatap wajah orang yang menampar pipi Bram.


"Ana!" teriak Bram terkejut. Begitu juga dengan Melati.

__ADS_1


"Lepaskan dia, kalau kamu nggak.lepaskan aku lapor perbuatan bejatmu!" ancam Ana..


Gadis itu sebenarnya takut kalau Bram melakukan perbuatan pada dirinya. Tapi ia berusaha untuk tidak takut saat membela Melati. Bram awalnya ingin membawa melati tapi Ana menarik tubuh Bram dengan kuat dan mendorong tubuh Bram dengan kasarnya.


Melati memeluk tubuh gadis berkacamata itu, sedangkan Bram lari ia tidak.menuangaka kalau Ana bakal menolongnya, ia hampir saja mengajak Melati tapi rencana itu ketahuan Ana..


"Apa yang terjadi?"


"Bram hendak mengugurkan bayi ini," lirih Melati..


Ia bersyukur kejadian tadi kelihatan oleh Ana kalau tidak ia tidak tahu apa yang bekal terjadi pada dirinya kalau tudks ada Ana yang menolongnya. Ana langsung mengantarkan melati ke rumah Melati, dan gadis itu pulang mengunakan ojeg, ia juga ngeri kalau pulang sendiri bisa bisa Bram bakal melakukan perbuatan bejat.


Hari Senin Ana sengaja tidak sekolah, kerena hati itu memang cllasmetting antar siswa dan siswi kelas 1 sampai 3. Sengaja Ia tidak sekolah kerena ia takut apa yang terjadi pada Melati bakal terjadi lada dirinya apalagi Bram sudah tahu kalau ia berangkat DNS pulang sering pakai sepeda, dsn kalau ia sekolah juga Bram mengikuti dirinya. Kerena memang tidak ada pelajaran yang diberikan oleh guru maka ia tidak sekolah, ya biarpun sebenarnya lumayan bisa dapat uang jajan.


🐝


"Na, udah dengar nggak Melati hamil, dia sekarang di Jakarta. Dipaksa oleh orang tuanya dengan Bram, aku nggak nyangka kalau Bram melakukan nya." Adu Ihah padaku.


Ihah asal Labuan yang memberikan kabar itu pada Ana. Ana langsung terdiam seketika juga, berita berita miring tentang melati terdengar di telinga Ana, ia tidak bisa cerita apa apa pada teman teman yang lain hanya diam semata.


"Pengen digugurkan tapi nggak bisa digugurkan kerena bayinya udah gede." ujar yang lain.


"Kapan sih mereka lakukan ya?"


Ana ingin sekali menutup telinga tentang cerita melati. Menurut kabar yang didengar oleh gadis berkacamata itu kalau Bram sebenarnya tidak mau mengakui nya, sampai Bram ingin mengugurkan kandungannya, tapi Melati berusaha tidak ingin kalau bayi itu di gugurkan, orang tua Bram juga menyuruh Melati dan keluarganya mengugurkan kandungan tapi bayi yang dikandung Melati sudah besar dan tidak mudah digugurkan, maka mau tidak mau Bram harus menikahi Melati di Jakarta.


Ya melati dibawa ke Jakarta ke rumah saudaranya untuk melangsungkan pernikahan dengan Bram. Ya biarpun Bram sebenarnya tidak mau berhenti sekolah. Memang Bram masih melanjutkan sekolah tapi melanjutkan di Jakarta. sedangkan orang tua Bram dan melati masih tetap di kampung. Hanya melati dan Bram di Jakarta..

__ADS_1


( Ya sejak kejadian itu saya tidak pernah bertemu dengan Bram dan Melati, dan saya juga tidak tahu apa mereka tetap mempertahankan pernikahan sampai sekarang atau tidak saya tidak tahu..


Dan satu lagi kisah mereka juga dituangkan melalui cerpen/ novel Mencari Cinta SesungguhNya, nama dan tempat disamarkan permintaan si tokoh ).


"Na, emang mereka pacaran ya? Kok kebablasan sih!"


"Ana juga nggak tahu, kok tanya sama Ana sih kalain." protes gadis itu sambil meninggalakan teras kelas 2A. Ya sekarang Ana kelas 2 A dan duduk dengan Yayuk yang tadinya kelas 1C, Yayuk asal Bojen Pambang.


Melihat Ana pergi begitu saja Ihah langsung menangkap tangan Ana tapi Ana langsung menepiskan tangan Ihah, sebenarnya ia ingin menjauhi mereka kerena.takut menceritakan tentang Melati ia tidak ingin cerita tentang melati lada mereka.


"Kenapa sih si Ana?" tanya Yayuk.


"Kayanya menyembunyikan sesuatu deh pada kita,"


"Entah, tapi bisa jadi sih! Banyak menghindar," curiga mereka..


Pertanyaan demi pertanyaan dilontarkan oleh teman teman yang lain kerena sikap Ana yang kurang biasa seperti biasanya.


"Apa kerena Melati berhenti ya sekolahnya?"


"Bisa jadi sih! Tapi aku nyakin kalau Ana tahu semuanya tapi kita tidak tahu apa apa tentang Ana.


Semua teman teman agak curiga pada Ana. Tapi gadis yang dibicarakan oleh mereka hanya diam saja ia juga tudks menceritakan apa yang terjadi. Ana melakukan kembali membaca buku yang di pinjam di perpustakaan,


Akhirnya teman teman Mai melupakan apa yang terjadi pada Melati dengan seiring waktu berjalan, tapi bagi Ana kejadian itu adalah kejadian yang mencari jati diri yang sebenarnya. Tanpa ada perintah dari siapapun akhirnya ia menulis cerpen Mencari Cinta yang sesungguhNya.


Ending dari cerita itu adalah, cinta yang suci adalah cinta yang tidak pernah dinodai oleh apapun juga, cinta yang suci bakal menjadi orang orang yang berjiwa suci.*

__ADS_1


__ADS_2