
Pejalanan yang cukup jauh, sesekali mereka beristirahat.
Pagi harinya Lan Sing dan Pangeran Xio Han Si sampai.mereka turun dari keretanya.lalu menatap kedua penjaga gerbang Istana.
"Aku Putri Lan Sing dari Kekaisaran Feng ingin bertemu dengan Kaisar Xio." ucap Lan Sing tersenyum.
Kedua prajurit mengangguk.
"Maaf Putri kami tidak tau, jika anda adalah Putri Kekaisaran Feng." ucap Prajurit.
"Baiklah sekarang bukakan gerbangnya." ucap Lan Sing.
Kedua prajurit membuka gerbangnya, sementara satu prajurit melaporkan pada Kaisar Xio.
Terlihat Kaisar Xio dan Keluarganya tengah berbincang-bincang di gazebo.
"Hormat hamba,Yang Mulia." ucap prajurit.
"Ada apa?" tanya Kaisar Xio.
"Ada Putri Lan Sing, Yang Mulia.ingin menemui Yang Mulia." ucap prajurit.
Degg..
Mereka saling menatap dan beranjak pergi menuju aula.
Sampai di aula mereka melihat Putri Lan Sing bersama seorang pemuda.
"Putri Lan Sing." ucap Kaisar Xio.
Lan Sing menoleh dan tersenyum.
"Hormat hamba, Yang Mulia." ucap Lan Sing.
Sementara Permaisuri Xia menatap pemuda tersebut yang tak lain adalah Pangeran Xio Han Si.
"Han'er." ucap Permaisuri Xia memeluk erat Pangeran Xio Han Si menangis tersedu sedu "Akhirnya kau pulang Nak, Ibunda tau ini kau, Putra ku."
"Ibunda, aku sangat merindukan Ibunda." ucap Pangeran Xio Han Si menangis tersedu sedu di pelukan Permaisuri Xia.
Pangeran Xio Han Si melepaskan pelukannya dan menatap Kaisar Xio.
"Kau, Han'er ternyata kau sudah sembuh Nak.Ayah tidak percaya ini.kau sungguh jadi laki-laki tampan." ucap Kaisar Xio.
__ADS_1
Kaisar Xio melepaskan pelukannya menatap Lan Sing.
"Terimakasih, terimakasih." ucap Kaisar Xio memeluk Lan Sing.
"Ayah, tidak perlu seperti itu.bagiku kesembuhan Gege sangat penting." ucap Lan Sing.
Pangeran Xio Han Si menatap kedua Adiknya dan memeluknya.
Merekapun menangis dipelukan Pangeran Xio Han Si.
"Gege akhirnya kau kembali." ucap Pangeran Yuchen menangis.
"Benar Gege, aku sangat lama menunggu kedatangan Gege." ucap Putri Xio Ji Yu.
"Gege juga merindukan kalian." ucap Pangeran Xio melepaskan pelukannya.
Pangeran Xio Han Si menatap Kaisar Xio dan Permaisuri Xia.
"Ibunda, Ayahanda.Nanti malam aku ingin menikahi Lan'er.jadi tolong secepatnya nikahkan kami.sebelum Lan'er di bawa orang." rengek Pangeran Xio Han Si.
Merekapun tertawa melihat Pangeran Xio Han Si menggeliat di lengan Permaisuri Xia.
"Baiklah, Ayah akan segera menikahkan kalian.sekarang kalian Istirahatlah, besok adalah hari bahagia kalian." ucap Kaisar Xio.
Pelayan mengangguk dan membawa Lan Sing ke kediaman mawar.
"Hee Jia siapkan aku air, tubuh ku terasa lengket." ucap Lan Sing.
Hee Jia mengangguk dan menyiapkan air.
Selesai dengan aktivitas mandinya Lan Sing langsung tidur, karna besok adalah hari bahagianya.
Disisi lain.
Di aula Istana...
Pangeran Xio Han Si langsung turun tangan sendiri menyiapkan acara pernikahannya yang akan dilaksanakan nanti malam.
Pangeran Yuchen dan Permaisuri Xia melihat Pangeran Xio Han Si yang sibuk menyiapkan acaranya, mereka pun menghampirinya.
"Han'er biar pelayan saja menyiapkan nya, kau harus istirahat besok adalah hari bahagia mu." ucap Permaisuri Xia menatap lembut Putranya.
"Tidak Ibunda, aku takut mereka melakukan kesalahan." ucap Pangeran Xio Han Si.
__ADS_1
"Benar Gege, sebaiknya istirahat biar kami yang menyiapkannya." timpal Pangeran Yuchen.
"Hem, baiklah.tapi jangan buat kesalahan." ucap Pangeran Xio Han Si berlalu pergi.
Sementara Pangeran Yuchen dan Permaisuri Xia tersenyum.
Pada Malam harinya..
Lan Sing dirias sedemikian rupa oleh Yoon dan Hee Jia.
"Wah, Nona akan menjadi Putri Mahkota." ucap Yoon memasangkan tusuk konde pada rambut Lan Sing.
"Benar, hamba sangat bahagia melihat Nona yang akan menjadi Putri Mahkota." ucap Hee Jia.
Selang beberapa saat Lan Sing sudah selesai dirias.Yoon dan Hee Jia mengantarkan Lan Sing ke aula yang dijemput oleh tandu Istana.
Sampai di aula.
Terlihat Pangeran Xio Han Si yang sangat tampan dan gagah sedang menunggu Lan Sing, Pujaan hatinya.
Dan juga terlihat para Pejabat yang hadir beserta keluarganya.
Mereka sangat bahagia dengan kedatangan Pangeran Xio Han Si yang sudah sembuh dan akan menikah dengan Putri Lan Sing.
Beberapa saat kemudian..
Lan Sing turun dari tandunya memakai hanfu merah khusus acara pernikahan di sampingnya ada Yoon dan Hee Jia.Lan Sing berjalan di atas karpet merah.
Lan Sing dan Pangeran Xio Han Si mengucapkan sumpah pernikahan di depan Pendeta.
"Pangeran silahkan anda mencium Permaisuri." ucap sang Pendeta.
Pangeran Xio Han Si membuka penutup wajah Lan Sing.ia menatap Lan Sing dan tersenyum kemudian mencium bibir Lan Sing.
"Ekhem, bisakah kalian berhenti.lanjutkan saja di kediaman kalian." ucap Kaisar Xio yang melihat ciuman mereka sangat lama.
Pangeran Xio Han Si dan Lan Sing segera menghentikan ciumannya.mereka menoleh ternyata mereka menjadi pusat perhatian banyak orang.
Acara Pernikahan pun berlangsung sangat lancar.kini pesta telah usai.
Lan Sing diantarkan oleh Yoon dan Hee Jia serta beberapa pelayan ke kamar pengantin.
Sampai di kamar pengantin Lan Sing duduk di kasur.
__ADS_1
"Nona, semoga sukses." ucap Hee Jia terkekeh meninggalkan Lan Sing.