Permaisuri Sang Penguasa

Permaisuri Sang Penguasa
season 3 : Mengejar Cinta Pria Dingin


__ADS_3

Setelah kepergian Putra Mahkota Yuan Feng. Tanpa sadar butiran bening keluar dari kelopak indahnya.


Dibalik air mata yang deras, Putri Qi Luxia tersenyum di bibir mungilnya.


"Tidak masalah, aku akan berusaha mendapatkan cinta Putra Mahkota. Aku yakin," ucapnya seraya menyeka air mata yang telah membasahinya.


Sementara Putra Mahkota Yuan Feng telah selesai berganti hanfu sederhana dan bergegas pergi menuju ke arah gubuk. Entah mengapa hatinya begitu khawatir akan keadaan wanita yang pernah ia tolong.


Ia terus melompat menggunakan jurus qingqongnya, hingga langkah kakinya berhenti di salah satu dahan pohon yang tak jauh dari gubuk itu. Putra Mahkota Yuan Feng terus memperhatikan ke arah gubuk itu.


Lima belas menit telah berlalu, namun tidak ada ke anehan dari gubuk itu. Ia hendak pergi, tapi menghentikan niatnya ketika melihat seorang wanita keluar dari gubuk itu.


Putra Mahkota Yuan Feng begitu terkejut ketika wanita itu duduk di tanah dan memandang langit, dia menangis pilu. Hatinya yang tidak tega, akhirnya Putra Mahkota Yuan Feng memilih menghampirinya.


"Nona Huang,"


Huang Xue Na menoleh, ia beranjak berdiri dan berlari memeluk Putra Mahkota Yuan Feng begitu erat.


"Tuan kemana saja, Nenek Tuan. Nenek telah meninggal," ucap Huang Xue Na menangis tersedu-sedu di pelukan Putra Mahkota Yuan Feng.


"Kapan? kapan Nenek meninggal?" tanya Putra Mahkota Yuan Feng melepaskan pelukan Huang Xue Na.

__ADS_1


Huang Xue Na hanya diam menggelengkan kepalanya, ia kembali memeluk Putra Mahkota Yuan Feng.


"Bersabarlah, Nenek pasti sudah tenang. Jangan menangis, jika kamu menangis aku merasa bersalah terhadap Nenek." ucap Putra Mahkota Yuan Feng seraya membalas pelukan Huang Xue Na.


"Baiklah, aku akan mengajak mu jalan-jalan agar bisa menghilangkan kesedihan mu," ucap Putra Mahkota Yuan Feng.


Huang Xue Na melepaskan pelukannya, ia tersenyum.


"Terimakasih Tuan," ucap Huang Xue Na.


Putra Mahkota Yuan Feng memegang pinggang Huang Xue Na dengan menggunakan tangan kanan nya. Ia berniat akan mengajak Huang Xue Na ke kota, apalagi di tambah dengan malam. Pasti Kota Kekaisaran Feng akan membuatnya melupakan kesedihan nya.


Sesampainya di kota, Huang Xue Na dan Putra Mahkota Yuan Feng berjalan berdampingan. Terlihat mata berbinar dan kebahagiaan keluar dari bola matanya.


"Tuan terimakasih," ucap Huang Xue Na tersenyum lembut.


"Jangan memanggilku Tuan, panggil saja aku Yuan," jawab Putra Mahkota.


"Huang, sebaiknya kamu tinggal di penginapan. Lagi pula sudah tidak ada Nenek. Tidak baik jika kamu tinggal sendirian di gubuk itu," jelas Putra Mahkota Yuan Feng.


"Tidak Yuan. Aku tidak ingin merepotkan mu," ucap Huang Xue Na. Sebenarnya, di dalam hatinya berbunga-bunga karna telah di khawatirkan oleh Putra Mahkota Yuan Feng. Kini ia merasa yakin jika Putra Mahkota Yuan Feng memiliki perasaan terhadapnya.

__ADS_1


"Aku sudah menganggap mu Meimei ku, lagi pula sudah kewajiban ku menjaga amanah dari Nenek,"


Seperti di sambar petir di malam hari, membuat hati Huang Xue Na terasa sakit.


Hanya Meimei, tidak bisakah dia mencintaiku. Tidak, ini tidak boleh terjadi. Aku harus mendapatkannya.


"Yuan, apa kamu sudah memiliki istri?" tanya Huang Xue Na.


Putra Mahkota Yuan Feng menghentikan langkah kakinya, sejenak ia berfikir. Tidak mungkin ia mengatakan tidak menikah, sementara dirinya sudah menikah.


"Aku sudah menikah,"


Deg


Hatinya semakin sakit, orang yang dicintainya telah memiliki seorang istri. Tapi tidak ada salahnya jika dirinya menjadi seorang Selir.


Aku akan membuat mu mencintaiku batin Huang Xue Na dengan tekad yang kuat.


"Huang kamu harus tinggal disini," ucap Putra Mahkota Yuan Feng melihat ke arah penginapan.


"Semua biaya hidupmu, aku akan menanggungnya. Tiap bulan aku akan mengirimkan nya." ucap Putra Mahkota Yuan Feng, ia melangkah kan kakinya menuju ke arah penginapan.

__ADS_1


Setelah berbincang dengan pelayan penginapan, kini hatinya merasa lega. Ia tidak perlu khawatir lagi terhadap Huang Xue Na.


"Baiklah, kamu tinggal disini. Aku akan membawa seorang pelayan dan satu pengawal untuk mu," ucap Putra Mahkota Yuan Feng berlalu pergi.


__ADS_2