Permaisuri Sang Penguasa

Permaisuri Sang Penguasa
season 2 : Terbongkarnya Rencana Selir Fu dan Perasaan Pangeran Xio Han Si


__ADS_3

"Juga tanamlah bunga di sini dan disekliling kediman ku." ucap Lan Sing.


Yoon menenyuruh para pelayan pergi ke pasar untuk membili pot dan berbagai macam bunga.


Selesai berkeliling Lan Sing kembali ke kediamannya.


ia pun merebahkan tubuhnya dan tertidur sampai malam.


Malam harinya Lan sing terbangun,ia melihat makanan yang disiapkan oleh Yoon.


Selesai makan bersama Yoon, Lan Sing mengajak Yoon ke halaman belakang ia mempraktekkan gerakannya pada Yoon dan Yoon pun mengikutinya.


Seminggu telah berlalu Kaisar Zing tidak pernah kekediaman Lan Sing. Ia terus bersama dengan Selir Fu tapi beda dengan hatinya ia ingin menemui Lan Sing.


Lan Sing hanya dapat mengajari sampai tingkatan 45.


Merekapun merebahkan tubuhnya di atas rumput menatap sang bulan.


"Terimakasih atas kebaikan Yang Mulia." ucap Yoon tersenyum.


"Tidak masalah! emm, Yoon informasi apa yang kamu dapatkan tentang Selir Fu?" ucap Lan Sing yang masih menatap bulan.


Yoon dengan semangatnya bangkit dari tidurnya.


"Apa Yang Mulia tau? Selir Fu tidak bisa hamil, kemarin hamba melihat selir Fu kesakitan pada perutnya. Sehingga Selir Fu pingsan dan hamba mendengarkan percakapan tabib dan Selir Fu serta Ayahnya." ucap Yoon tersenyum.


"Apa Kaisar tau?"


"Tidak Yang Mulia, Mereka menyembunyikannya. Hamba juga mendengarkan jika Selir Fu dan Ayahnya memanfaatkan keadaan Selir Fu. Mereka berencana akan menggunakan obat penggugur kandungan dan menyalahkan Permaisuri. Tapi mereka akan melaksanakan rencananya setelah Permaisuri keluar dari hukuman ini." ucap Yoon.


Lan Sing tertawa.


"Mereka sungguh bodoh. Aku akan membuat mereka jatuh kedalam perangkap mereka sendiri." ucap Ling Sing tersenyum sinis.


"Baiklah, aku harus pergi kau tunggu disini." ucap Lan Sing meleset pergi.

__ADS_1


"Luar biasa Permaisuri memang sangat hebat. Kasihan sekali Kaisar Zing harus menyiakan Permaisuri Lan Sing" ucap Yoon menggeleng gelengkan kepalanya.


Disisi lain Lan Sing menuju sebuah gubuk.


Ia berhenti di salah satu dahan pohon memerhatikan Pangeran Xio Han Si melamun.


Ada apa dengan Gege? apa Gege memiliki masalah batin Lan Sing.


Ia pun turun dari dahan pohon.


"Gege." teriak Lan Sing melambaikan tangannya.


Pangeran Xio Han Si menoleh ia mengenal suara tersebut dan berlari menghampiri Lan Sing.


"Lan'er kau kemana saja?apa kau tau Gege sangat merindukan mu." ucap Pangeran Xio Han Si memeluk Lan Sing ia pun menangis dipelukan Lan Sing.


"Gege maaf akhir-akhir ini aku sibuk." ucap Lan Sing memeluk erat Pangeran Xio Han Si.


"Lan'er kau membuat Gege khawatir, setidaknya kau kirim surat untuk Gege." ucap Pangeran Xio Han Si disela tangisannya.


Pangean Xio Han Si tersenyum ia pun menggenggam tangan Lan Sing menuju danau.


Sampai di danau seperti biasa mereka menaiki perahu menatap sang bulan.


"Lan'er bisakah kau berjanji pada Gege? kau tidak akan pernah meninggalkan Gege?" ucap Pangeran Xio Han Si merabhkan tubuhnya dan menatap bulan.


Lan Sing menoleh ia pun menatap Pangeran Xio Han Si dan tidur di sampingnya dengan bantalan lengan Pangeran Xio Han Si.


"Ya,,Lan'er bejanji." ucap Lan Sing menatap lekat Pangeran Xio Han Si.


Pangeran Xio Han Si menoleh ia tersenyum.


"Lan'er Gege mencintai mu."


deg

__ADS_1


deg


deg..


Jantung Lan Sing seakan berpacu cepat, wajahnya memerah ia memalingkan wajahnya dari Pangeran Xio Han Si.


"Ya Gege tau, Gege tidak seperti laki laki lainnya, kau bisa menolak Gege tapi tolong jangan menjauh dari Gege setelah kau mengetahui perasaan Gege." ucap Pangeran Xio Han Si dengan suara kecewa.


Mendengar ucapan Pangeran Xio Han Si Lan Sing menoleh menatapnya,merekapun saling bertatapan.


"Gege, beri aku waktu. Aku akan menjawabnya setelah urusan ku selesai." ucap Lan Sing.


"Hemm, baiklah." ucap Pangeran Xio Han Si tersenyum.


Merekapun menatap bulan.


"Lan'er kau tau Gege takut kehilangan mu." ucap Pangeran Xio Han Si.


karna tidak ada jawaban ia pun menoleh dan tersenyum.


Ia meraba wajah Lan Sing yang tertidur pulas.


Pemandangan yang indah gumam Pangeran Xio Han Si.


Ia pun memeluk Lan Sing dan mendekapkan kepala Lan Sing di dadanya. Karna mendapatkan kehangatan Lan Sing tambah mendekap di dada Pangeran Xio Han Si dan memeluknya.


Pangeran Xi Han Si tersenyum ia ingin waktu berhenti dan ikut memejamkan matanya. Berharap di alam mimpinya ia bertemu Lan Sing.


Ke esokan paginya, Pangeran Xio Han Si bangun lebih dulu, ia menatap wajah Lan Sing dan mengecup keningnya. Pangeran Xio Han Si melihat bibir Lan Sing ia tergoda dan mengecup serta ********** dengan lembut. Karna ada erengan dari Lan Sing ia menghentikan aktivitasnya dan pura pura tertidur.


Lima detik kemudian Lan sing membuka matanya. Ia kaget ketika ada tangan kekar yang memeluknya begitu erat dan menoleh ke arah Pangeran Xio Han Si yang tertidur pulas. Ia menggerak kan tangannya ke wajah Pangeran Xio Han Si dan mengecup kening Pangeran Xio Han Si, tanpa sadar ia mengecup bibir Pangeran Xio Han Si.


Lan Sing tersenyum dan menyingkirkan lengan Pangeran Xio Han Si secara hati hati.


Lan Sing langsung pergi meninggalkan Pangeran Xio Han Si.

__ADS_1


setelah kepergian Lan Sing, Pangeran Xio Han Si tersenyum dan meraba bibirnya.


__ADS_2