Permaisuri Sang Penguasa

Permaisuri Sang Penguasa
season 2 : Kebenaran.


__ADS_3

Beberapa saat kemudian.


"Hormat hamba, Yang Mulia." ucap salah satu prajurit.


"Bagaimana?"


"Hamba menemukan bukti di kediaman pelayan Ling." ucap prajurit.


jedar....


Perkataan prajurit membuat Selir Fu seperti disambar petir.


"Astagah benarkah? aku tidak menyangka jika pelayan Ling sangat kejam." ucap Lan Sing pura pura terkejut ia melirik Selir Fu.


Pelayan Ling langsung bersujud.


"Yang Mulia hamba tidak berani mencelakai Selir Fu, hamba yakin ada yang menjebak hamba." ucap Ling bersujud membenturkan dahinya.


Plaaakkk..


Lan Sing langsung menampar pelayan Ling hingga tersungkur.


"Jelas jelas bukti mengarah pada mu, apa kau menyangkalnya, apa maksud mu Selir Fu menjebakmu?" teriak Lan Sing.


"Itu pasti kau Permaisuri." ucap Ling menunjuk Lan Sing.


"Beraninya kau tidak sopan pada Permaisuri, pengawal penggal kepalnya." ucap Kaisar Zing menatap tajam pelayan Ling.


Sementara Selir Fu hanya terpaku, ia menatap Lan Sing dengan tatapan tajam.


Lan Sing membalas tatapan Selir Fu dan tersenyum sinis.


"Selir Fu,, Permaisuri ini ada sesuatu untuk mu." ucap Lan Sing tersenyum.

__ADS_1


"Yoon bawa dia."


Yoon keluar ia membawa tabib Tao dan mendorong di depan Kaisar Zing.


Selir Fu yang melihat tabib Tao ia menelan ludahnya dengan susah payah.


B**agaimana ini?apa ****** ini sudah mengetahui batin Selir Fu..


"Katakan." ucap Lan Sing.


Kaisar Zing berdiri dari kasur Selir Fu ia menghampiri Tabib Tao.


''Beribu ampun Yang Mulia, sebenarnya Selir Fu tidak bisa hamil, ia pura pura hamil." ucap tabib Tao membenturkan dahinya.


Kaisar Zing yang mendengarkannya ia menatap tajam Selir Fu.


"Ampun, Yang Mulia hamba tidak berani berbohong, Permaisuri pasti menjebak hamba." ucap Selir Fu bersujud di kaki Kaisar Zing.


"Ampuni putri hamba yang mulia, ia tidak bersalah, hamba yakin, putri hamba di jebak." ucap Pejabat Chan.


"Prajurit bawa Selir Fu keistana dingin dan penjarakan Pejabat Chan." teriak Kaisar Zing menatap tajam pada mereka.


Lan Sing tersenyum, ia melirik Yoon yang disampingnya.


"Yang Mulia, hamba sarankan Yang Mulia mengambil Selir." ucap Lan Sing tersenyum.


Kaisar Zing menoleh pada Lan Sing dan menghampirinya.ia langsung menyeret lengan Lan Sing.


"Yang Mulia apa yang kau lakukan." ucap Lan Sing meronta kesakitan.


"Diam!." teriak Kaisar Zing.


Sampai di kediamannya ia langsung melemparkan Lan Sing di atas Kasurnya.ia merobek Kasar Hanfu Lan Sing dan menciumnya secara paksa.

__ADS_1


Lan Sing meronta hingga ia bisa melepaskan ciuman Kaisar Zing.


plaaaakkk...


"Hentikan ! Yang Mulia,apa kau gila?" teriak Lan Sing melotot tajam.


"Ya aku gila karna kau." teriak Kaisar Zing ingin mencium paksa Lan Sing.


Namun Lan Sing menahannya.


Kaisar Zing berdiri ia menjauhi Lan Sing.


"Apa kau tidak memikirkan kesalahan mu, hah.kau berani bertemu dengan laki laki yang bukan suami mu di hutan." teriak Kaisar Zing.


degg...


Lan Sing terkejut.


"Lalu apa yang ingin kau lakukan, bukankah kau menikahi ku hanya ingin membalaskan dendam." teriak Lan Sing.


deg


Kaisar Zing terkejut.


"Kau tidak perlu terkejut, aku sudah mengetahuinya sangat lama sebelum kau membawa Selir Fu kesini.cukup lama aku bersabar berharap kasih sayang mu, tapi apa yang aku dapat penghinaan." teriak Lan Sing melotot tajam.


Kaisar Zing mengepalkan tangannya,ia melempar meja disamping hingga hancur.


"Dengar jangan berbuat macam-macam atau kabur dari sini, jika kau tidak menjalankan perintah ku, aku bisa berbuat lebih pada Putra Mahkota Xio Han Si." ucap Kaisar Zing menatap tajam pada Lan Sing.


"Apa yang ingin kau lakukan padanya."ucap Lan Sing mengepalkan tangannya.


"Turuti saja perintah ku, jika kau tidak ingin terjadi apa apa pada pujaan hati mu itu." ucap Kaisar Zing meninggalkan Lan Sing yang membeku.

__ADS_1


__ADS_2