
Keterkejutan mereka membuat Yoona merasakan gendang telinganya pecah.
"Apa kalian tidak bisa berteriak?" bentak Yoona kesal.
"Maaf. " Ucap Chen mewakilinya dengan rasa bersalah..
"Meimei kenapa tidak membongkar saja kejahatannya?" tanya Changyin keheranan.
"Tidak perlu,,, aku tidak membutuhkan itu. Lagi pula aku tidak terlalu percaya pada Kaisar Feng." Ucap Lan Hua santai.
"Meimei keadilan perlu ditegakkan." Ujar Changyu.
"Belum saat nya semua itu terbongkar. Aku ingin melihat kepercayaan Kaisar Feng pada ku, biar kita lihat dulu sejauh mana Selir Mei menjatuhkan ku. Sejauh mana Kaisar Feng mempercayai ku." Ucap Lan Hua yang mengasihi dirinya sendiri.
"Tapi kami tidak rela jika Meimei di jatuhkan oleh Selir Mei." Ucap Changyin yang disetujui mereka semua.
"Aku tidak akan bersedih Gege,, Jiejie jika terjatuh. Maka tenanglah itu rencana ku."
"Gege,, Jiejie malam nanti Meimei akan ke Hutan Kematian,, aku rindu bermain disana." Ucap Lan Hua.
"Apa kami semua boleh ikut Meimei?" tanya Chen dengan penuh harap.
"Baiklah kita akan bersenang senang disana." Ucap Lan Hua tersenyum mantap mereka.
Malam pun tiba.
Mereka semua bersiap siap pergi ke Hutan Kematian untuk bersenang-senang. Sekaligus menambah erat persaudaraan mereka. Mereka keluar dari istana dengan diam-diam menggunakan jurus Qingqongnya.
Sampailah di Hutan Kematian mereka berpesta memanggang daging kelinci. Hingga mereka berhenti tertawa ketika ada salah satu penjaga Hutan Kematian melapor pada Lan Hua ..
"Hormat hamba, Yang Mulia." Ucap Raja Singa.
"Ada apa? " tanya Lan Hua..
"Ada empat orang memasuki Hutan Kematian Ratu, tapi bawahan hamba masih menghadangnya.
__ADS_1
Lan Hua hanya berdehem dan menggunakan mata birunya melihat siapa yang datang. Lan Hua menghentikan penglihatannya dari jarak jauh. Ia kemudian mengernyitkan dahinya.
Yoona yang merasa keheranan pun bertanya.
"Meimei ada apa? apa ada sesuatu yang terjadi?" tanya Yoona. Ketika melihat raut wajah Lan Hua. Pasti ada sesuatu yang telah terjadi.
"Ternyata yang dimaksud Raja Singa yaitu Kaisar Feng dan ketiga pengawalnya." Jawab Lan Hua. Ia berdiri, ingin memastikan Kaisar Feng dan pengawalnya.
"Tapi mengapa mereka kesini?" tanya Yoona.
"Entahlah, aku akan melihatnya." Jawab Lan Hua kembali menggunakan cadarnya menghampiri Kaisar Feng dan ketiga pengawalnya.
Sementara Kaisar Feng dan Ketiga pengawalnya sudah di hadang oleh bawahan Raja Singa. Kini mereka bersiap siaga membalas serangan Singa yang mengelilingi mereka.
"Yang Mulia, biar hamba yang melawannya." Ucap Iyan.
"Hati-hati Iyan." Ucap Kaisar Feng.
Iyan pun bersiap siap menyerang bawahan Singa itu yang ingin menerkam mereka semua. Namun sebelum menyerang, singa itu gemetaran dan langsung pergi ketakutan melihat gadis di dahan pohon yang melototnya dengan tajam..
"Benar Yang Mulia, aneh sekali." Timpal Iyan.
Kaisar Feng dan rombongannya tak ambil pusing, ia pun melanjutkan perjalannya hingga meraka berhenti karena kelelahan.
"Yang Mulia, biar hamba yang berjaga. Yang Mulia lebih dulu beristirahat." Ucap Iyan.
"Baiklah." Ucap Kaisar Feng menyandarkan
tubuhnya ke salah satu pohon.
Lan Hua dan Yoona ke empat bersaudara memerhatikan mereka dari jauh.
Untuk apa Kaisar Feng ke hutan ini apa yang mereka cari batin Lan Hua...
Kaisar Feng tidak bisa memejamkan matanya ia masih kepikiran perkataan Guru Xi..
__ADS_1
flasback...
"Feng tingkat Kultivasi mu sudah mencapai tingkat 95. Kau tidak bisa memaksakan tubuhmu ketingkat berikutnya. Jika dipaksakan akan membahayakan tingkat Kultivasi sebelumnya." ucap Guru Xi..
"Terimakasih atas semua bimbingan Guru selama ini dan Feng'er akan secepatnya pergi ke Hutan Kematian mencari penawar racun Didie Tian." Ucap Kaisar Feng..
"Feng bunga Lotus Api biasanya berada di atas bukit Hutan Kematian. Bahkan disana sangat berbahaya banyak binatang buas, bisa saja ada penjaganya." Ucap Guru Xi. Sungguh berat hatinya melepaskan murid kesayangannya ke dalam sesuatu yang berbahaya. Dia lah seorang guru yang tidak becus.
"Tidak apa-apa Guru, Feng akan berusaha."
"Bagaimana dengan Klan Iblis Guru?" tanya Kaisar Feng.
"Entahlah, aku juga bingung. Mereka sangat kuat. Bahkan aku mendengar dari Tian'er mereka menggunakan mantra Kultivasi Hitam. Luka pun tidak mempan terhadap tubuh mereka." Ujar Guru Xi.
Setelah selesai sebaiknya aku cepat mengadakan pertemuan bersama para Kekaisaran untuk memecahkan solusi Klan Iblis
aku takut terjadi sesuatu pada Kekaisaran Feng.
"Yang Mulia, kenapa anda tidak tidur? apakah ada yang mengganggu Yang Mulia?" tanya Iyan.
"Setelah selesai menemukan Lotus Api. Aku akan mengadakan pertemuan sesama Kaisar tentang Klan Iblis." Ucap Kaisar Feng.
"Jadi karna Klan Iblis yang mengganggu pikiran yang mulia." Ucap Iyan.
"Benar, cepat atau lambat mereka akan menyerang Kekaisaran. Itulah yang aku khawatirkan."
Lan Hua,,,Yoona dan ke empat Bersaudara kini mengerti mengapa Kaisar Feng ke Hutan Kematian.
"Emm mm ternyata Kaisar Feng mencari Bunga Lotus Api.."
__________________________________________
thanks telah membaca novel fantasi ku,,,
tapi maaf yaa jika ada salah huruf atau kalimat terus alurnya membosankan atau gimana lah terserah,,,,
__ADS_1
soalnya ni buat novel gak ada niat cumak iseng aja akan khayalan ku😘