
Semua mata tertuju pada mereka Berlima. Lan Hua layaknya di kawal oleh mereka berempat. Ia berada di tengah-tengah ke empat Saudara.
"Siapa mereka aku baru melihatnya?" tanya si A.
"Benar coba lihat gadis bercadar itu. Sepertinya gadis itu Nona mereka." Ujar si B.
"Benar, apa mereka keluarga bangsawan?" timpal si C.
"Jika mereka keluarga bangsawan kenapa jalan kaki? tidak menggunakan kereta."
"Sepertinya mereka terlihat orang yang kuat, jangan menyinggungnya." Sanggah Si D.
Kasak-kusuk mereka berbicara De Gank Lan Hua.
Sedangkan yang di bicarakan hanya menganggaonya angin lewat. Mereka berjalan mencari sebuah tempat makan. Hingga langkah kaki mereka berhenti di sebuah tempat makan yang lumayan ramai. Mereka memasuki tempat itu dan memilih meja yang nyaman.
"Apa kau tidak mendengarkan kabar?" tanya si A.
"Apa?" tanya si B.
"Klan Iblis sudah bangkit, aku yakin mereka akan meneror keluarga Istana lagi dan juga warga." Ucap si C.
"Bahkan aku juga mendengar mereka menggunakan Kultivasi Ilmu Hitam,, aku baru mendengarnya jika ada Kultivasi seperti itu. Mereka sekarang sangat kuat tidak mudah mengalahkannya, aku yakin bahkan seluruh Kekaisaran juga bingung menghadapi mereka." Ucap si A.
"Kau tau sendiri bukan di seluruh Kekaisaran hanya Kaisar Feng yang Kultivasinya tinggi tapi tidak memiliki Kultivasi hitam." Jelas si C sambil memakan Kue Bulan.
Lan Hua mengernyitkan dahinya ia mengingat-ngingat pernah beradu pedang dengan mereka yang menggunakan Kultivasi Mantra Hitam.
Heemm jadi yang menyerang Kaisar Zhang berasal dari Klan Iblis batin Lan Hua.
"Gawat seluruh Kekaisaran sekarang tidak akan aman." Ucap Chen seraya menyeruput tehnya.
__ADS_1
"Bahkan aku juga baru mendengar Kultivasi Ilmu Hitam." Ucap Ming Yue.
"Kita juga akan kalah menghadapi mereka." Timpal Changyu dengan wajah serius.
"Jangan putus asa Gege pasti ada jalan keluarnya." Ucap Lan Hua seraya mengambil Kue Bulan di depannya. "Lebih baik kita makan dulu,, baru membahasnya."
"benar, sedari tadi aku memang sengat lapar." Ujar Changyin.
Selesai makan mereka bergegas mencari penginapan. Beberapa menit kemudian
mereka sampai disebuah Penginapan Lotus.
"Selamat datang, tamu terhormat." ucap pelayan penginapan.
"Kami membutuhkan lima kamar." Ucap Lan Hua datar.
"Maaf tamu terhormat hanya tersisa dua kamar." Ucap pelayan penginapan.
"Tidak apa apa kita akan tidur berdua ada yang bertiga." Ucap Chen.
"Baiklah kami hanya sehari menginap. Berapa semuanya?"
" 2 tael emas Nona." Ucap pelayan dengan ramah dan sopan.
"Ini sisanya ambil untuk dirimu sendiri." ucap Lan Hua memberikan sebuah kantong kecil. Pelayan itu pun tersenyum mengangguk-ngangguk, ia langsung meraih kantong di atas meja itu. Ia memberikan kode pada pelayan di sampingnya agar mengantarkan tamunya ke kamarnya masing-masing.
"Lebih baik kita membahas Klan Iblis dulu." Ucap Lan Hua.
"Benar kita harus mencari solusinya." Ucap Changyin..
Mereka berlima duduk membuat lingkaran untuk diskusi. Langkah apa yang harus mereka lakukan untuk membantu semua Kaisar.
__ADS_1
"Sebenarnya aku pernah menghadapi mereka Gege." Sanggah Lan Hua mengawali pembicaraanya.
Huk,,
huk,,,
Chen langsung tersedak camilannya yang dibawa tadi saat di tempat makan.
"Hati-hati Gege." Ucap Ming Yue memberikan air minum.
"Apa kau bilang Meimei pernah bertarung dengan mereka bagaimana bisa?" tanya Changyin..
"Saat di Hutan Surgawi, mereka menyerang Kaisar Zhang,, Pangeran Hongli dan Jendral Phan." Jelas Lan Hua mengingat pertarungannya.
"Terus bagaimana apa Meimei terluka?dimana yang terluka?" ucap Changyu memeriksa badan Lan Hua.
"Gege tenanglah aku tidak terluka, aku kan kuat." Ucap Lan Hua terkekekeh."Aku akan bertanya pada Red dan Dragon dulu."
Mereka berempat hanya menganggukinya dan menunggu dengan sabarnya.
"Red apa aku bisa memberikan mantra penghalang Kultivasi Hitam pada Gege dan Jiejie ku?" tanya Lan Hua.
"Maaf Meimei mereka tidak bisa menerima Kultivasi Legenda itu walaupun hanya separuhnya,, karena tubuh mereka tidak akan kuat menahan kekuatan Kultivasi Legenda itu." Jelas Red. Lan Hua semakin bingung, ia tidak tau harus melakukan apa. Nyawa orang tidak bersalah kini mulai terancam.
"Lalu bagaiman caranya?" tanya Lan Hua. Mungkin Kedua temannya bisa membantunya mencarikan cara lain.
"Meimei bisa membuat senjata,, alirkan kekuatan Meimei pada senjata itu, lalu berikan pada mereka." Ucap Dragon. Hanya langkah itu yang bisa membantu mereka.
"Oh, baiklah aku mengerti. Berarti solusinya senjata." Ucap Lan Hua tersenyum pada ke Empat saudara.
"Bagaiman Meimei?" tanya mereka Berempat.
__ADS_1