Permaisuri Sang Penguasa

Permaisuri Sang Penguasa
season 2 : Pertemuan Kaisar Zing dan Pangeran Xio Han Si


__ADS_3

Lan Sing hanya berdiam diri di kediaman Kaisar Zing, tapi pikirannya khawatir pada Pangeran Xio Han Si..


"Yang Mulia." ucap Yoon membuyarkan lamunan Lan Sing.


"Yoon." ucap Lan Sing memeluk Yoon.


"Akhirnya hamba bisa menemui Permaisuri, Kaisar tidak mengizinkan hamba bertemu yang mulia.tapi hamba berusaha meyakinkan Kaisar." ucap Yoon menangis dipelukan Lan Sing


"Permaisuri sebaiknya makan malam dulu, hmba mendengar Permaisuri seharian menolak untuk makan." ucap Yoon menghentikan tangisannya dan melepaskan pelukannya.


"Tapi Yoon aku khawatir pada Gege." ucap Lan Sing menunduk


"Tenanglah Permaisuri, tidak akan terjadi apa apa, untuk sekarang hamba saranin Permaisuri menuruti perintah Kaisar." ucap Yoon memandang pilu.


"Aku bisa saja menghancurkannya Yoon, tapi dia mengancam ku dengan Gege." ucap Lan Sing melotot tajam.


"Baiklah Permaisuri makan dulu." ucap Yoon lembut mengelus kepala Lan Sing.


"Hemmm,,,baiklah ! Yoon temenin aku makan." ucap Lan Sing.


sebelum duduk di depan Lan Sing, Yoon dihentikan oleh teriakan Kasim.


"Yang Mulia Kaisar telah tibaaaa." teriak Kasim di luar.


"Hormat hamba, Yang Mulia." ucap Yoon


sementara Lan Sing mengabaikannya.


Kaisar Zing mengbaikannya ia menghampiri Lan Sing dan makan di hadapannya.

__ADS_1


Lan Sing hanya fokus pada makannannya tanpa perduli tatapan Kaisar Zing yang menatapnya.hanya ada suara sendok memecahkan keheningan diantara keduanya.


"Permaisuri,kau akan bermalam disini jangan coba coba membantah."


Lan Sing menatap tajam Kaisar Zing.


"Apa kau ingin menjadikan ku pajangan Istana mu?" ucap Lan Sing menatap Kaisar Zing.


"Pangeran Xio Han Si." ucap Kaisar Zing menyuapkan nasi kedalam mulutnya.


Lan Sing berdengus kesal, ia melemparkan sendoknya dan memilih tidur meninggalkan Kaisar Zing.


Kaisar Zing hanya menghela nafas "Ini semua salahku,seandainya waktu dapat diputar kembali aku tidak akan menyianyiakannya, ternyata balas dendam ku kalah dengan cintaku." ucap Kaisar Zing menghentikan makannya.ia menghampiri Lan Sing yang tidur membelakanginya..


Tiga Bulan telah berlalu..


Setiap harinya Kaisar Zing makan bersama Lan Sing bahkan tidur bersama, namun Lan Sing mengabaikannya.setiap malam Lan Sing hanya menangis dalam diam sesekali Kaisar Zing menahan kesalnya karna tangisan Lan Sing.


untuk Selir Fu Mei ia masih berada di Istana dingin,bahkan Kaisar Zing tidak lagi memperdulikannya.


Pada Malam harinya


Di kediamannya lagi lagi Kaisar Zing geram melihat Lan Sing seperti mayat hidup.


"Berhentilah menangis aku muak melihat mu menangis." teriak Kaisar Zing.


Namun tak ada jawaban Lan Sing hanya diam menunduk.karna kesal Kaisar Zing meninggalkan Lan Sing menuju tempat kerjanya.


Lagi lagi Lan Sing hanya diam,ia tidak bisa melawan karna ancaman Kaisar Zing.

__ADS_1


"Kasim Qie aku akan keluar sebentar, jaga Permaisuri." ucap Kaisar Zing keluar dari ruang kerjanya membawa dua pengawal.


Kaisar Zing Langsung menuju hutan tempat Pangeran Xio Han Si.


sampai di gubuk Pangeran Xio Han Si ia langsung menendang pintu gubuk tersebut.


Pangeran Xio Han Si langsung kaget dari tidurnya,ia mengepalkan tangannya melihat siapa yang datang tentu saja ia tau adalah pamannya.


"Rupanya kau hidup sangat baik putra mahkota Kekaisaran Xio." ucap Kaisar Zing menatap tajam.


"Apa urusan mu menemuiku?" ucap Pangeran Xio Han Si mengepalkan tangannya.


"Jangan pura pura bodoh, apa yang kau lakukan di belakang ku bersama Permaisuri ku." ucap Kaisar Zing.


Pangeran Xio Han Si terkejut mendengarkan ucapan Kaisar Zing.


"Kau ingin menemuinya kan? maka berkorbanlah untuk nya, datanglah ke Istana ku besok pagi." ucap Kaisar Zing tertawa mengejek.


"Apa yang kau lakukan padanya?" tariak Kaisar Zing melotot tajam.


"Tentu saja memberikan hukuman yang pantas untuknya." ucap Kaisar Zing meleset pergi meninggalkan Pangeran Xio Han Si yang menahan amarahnya.


Sampai di Istana.


Kaisar Zing menuju kediamannya, ia menatap Lan Sing yang memalingkan wajahnya.


"Aku baru saja menemuinya." ucap Kaisar Zing menatap ke arah lain.


Lan Sing mendengarkan ucapan Kaisar Zing langsung menatapnya.

__ADS_1


"Apa yang kau lakukan padanya?" teriak Lan Sing mengepalkan tangannya.


"Tunggulah besok kau akan mengetahuinya." ucap Kaisar Zing meninggalakan Lan Sing yang menahan amarahnya.


__ADS_2