Permaisuri Sang Penguasa

Permaisuri Sang Penguasa
Season 3 : Jangan ikut campur urusan ku


__ADS_3

Putra Mahkota Yuan Feng menghela nafas. Ternyata kehidupannya begitu sulit ketika menikah, andai saja dia tidak menikah. Mungkin mau ini, mau itu tidak harus melapor jika bukan urusan istana.


Sepajang perjalanan Putra Mahkota Yuan Feng merasa kesal, hatinya menggerutu tidak karuan.


"Apa Ibunda Permaisuri ada di dalam?" tanya Putra Mahkota Yuan Feng pada sang Kasim.


"Yang Mulia Permaisuri ada di dalam, Putra Mahkota."


Kedua pelayan membuka pintu kediaman Lan Hua. Putra Mahkota langsung masuk. Ia melihat sang Ibunda fokus dengan lukisan nya. Sudah tidak heran semua Kekaisaran jika Lan Hua jago membuat lukisan.


"Hormat hamba, Ibunda." ucap Putra Mahkota Yuan Feng duduk di hadapan Lan Hua dan bersujud.


"Hem, ada apa?" tanya Lan Hua datar. Ia tidak menatap Putra Mahkota Yuan Feng.


"Hamba, ingin menyampaikan sesuatu Ibunda,"


Lan Hua melirik Putra Mahkota Yuan Feng, "Penting?? jika tidak penting pintu kediaman terbuka,"


Deg

__ADS_1


Seketika Putra Mahkota Yuan Feng merasakan sakit hati, apa Ibundanya masih kecewa? padahal dirinya sudah menuruti semua ke inginan Ibundanya. Lantas apa yang membuatnya marah?


"Apa Ibunda masih marah dengan Yuan'er?" tanya Putra Mahkota Yuan Feng menunduk.


"Jelas," singkat dan padat membuat Putra Mahkota Yuan Feng diam membuka.


Ya, Ibunda kecewa dengan mu Nak. Jelas Ibunda kecewa. Apa kau akan mengikuti jejak Ayah mu.


Beberapa hari yang lalu, Lan Hua menyuruh pelayan setianya. Menyelidiki hubungan Putra Mahkota Yuan Feng dan Putri Qi Luxia. Karna hatinya merasa janggal saat Putri Qi Luxia terlihat gugup saat di tanyakan malam pertamanya. Dan ternyata benar dugaannya, dia hanya menengok Putri Mahkota sekilas dan pergi meninggalkannya. Bahkan tanpa di suruh pun Putri Mahkota berbohong, hanya melindungi aib sang suami. Jelas dia melindungi Putra Mahkota karna Putri Mahkota takut jika Putra Mahkota mendapatkan amarah dari dirinya.


"Apa tentang hubungan mu dengan Putri Mahkota?" tanya Lan Hua, ia menghentikan lukisannya dan menaruh kuas ke tempat semula, "Ibunda sudah mengetahuinya, Ibunda berharap setidaknya kamu menghargainya." ucap Lan Hua.


"Ibunda maaf, hamba masih belum mencintainya,"


"Sudahlah Ibunda hamba tidak ingin membahasnya. Saat ini hamba ingin menyampaikan. Jika hamba pernah menolong seorang wanita dan hamba hanya menuruti amanah dari Neneknya untuk menjaga wanita itu. Hidupnya hanya sebatang kara Ibunda." jelas Putra Mahkota Yuan Feng panjang lebar.


"Jangan sampai Ibunda mendengarkan apa yang tidak ingin Ibunda dengarkan."


Putra Mahkota Yuan Feng diam, dia tau maksud dari Lan Hua.

__ADS_1


"Hamba akan berusaha menjaganya Ibunda. Lagi pula hamba hanya menganggapnya teman dan sebatas menolong atau menjaga amanah dari Neneknya."


"Baik, pergilah. Dan jelaskan pada Putri Mahkota." ucap Lan Hua dengan tegas.


"Baik Ibunda," Putra Mahkota Yuan Feng bersujud sebagai tanda penghormatan undur diri.


Buah jatuh tidak jauh dari pohonnya. Tapi aku harus melindungi Putri Mahkota jangan sampai kehidupan ku yang mengerikan terjadi padanya.


Sesampainya di kediaman Putri Mahkota. Salah satu pelayan masuk, ia memberitaukan kedatangan Putra Mahkota.


"Hormat hamba, Putri Mahkota. Di luar ada Putra Mahkota."


Putri Mahkota Qi Luxia terkejut, ia langsung keluar kediamannya. Dan benar Putra Mahkota Yuan Feng sedang menunggunya di luar dengan memandang ke arah taman.


"Hormat hamb, Putra Mahkota." ucap Putri Mahkota Qi Luxia menunduk hormat.


Putra Mahkota Yuan Feng membalikkan badannya, "Aku tidak ingin basa basi lagi. Aku hanya ingin menyampaikan. Jika aku memiliki teman seorang wanita dan aku pernah menolongnya, aku hanya ingin menjaga amanah dari Neneknya. Dan aku datang kesini hanya di suruh Ibunda, jika bukan karna Ibunda dan Pangeran Jixiang, aku tidak akan menemui mu. Lagi pula aku tidak suka Putri Mahkota ikut campur dengan urusan ku."


Putri Mahkota Qi Luxia hanya diam dengan rasa perih di hati. Siapa dirinya bagi Putra Mahkota. Dia tidak perlu berharap banyak. Jelas dirinya bukan siapa-siapa bagi Putra Mahkota.

__ADS_1


"Apa Putra Mahkota mencintainya?" tanya Putri Mahkota yang masih menunduk.


"Jangan ikut campur urusan ku," ucap Putra Mahkota Yuan Feng tersenyum sinis dan berlalu pergi.


__ADS_2