Permaisuri Sang Penguasa

Permaisuri Sang Penguasa
Penyerangan


__ADS_3

Tiga hari telah berlalu..


Selama Tiga hari itu pula Lan Hua tidak bertemu dengan Kaisar Feng ataupun Selir Mei. Ia hanya menyibukkan dirinya di pavilium nya.


Setiap malam Lan Hua hanya menerima laporan dari Chen tentang Ketiga bisnisnya yang sudah berkembang pesat dan tentang rakyatnya di Hutan surgawi,


Sementara Tim Yakuza masih belum bergerak karna Klan Iblis belum menampakkan pemberontakannya pada semua kekaisaran.


"Yang Mulia, sepertinya Klan Iblis masih menyusun rencana untuk menyerang Kaisar."


"Benar Jiejie." Ucap Lan Hua meminum tehnya.


"Apa kita perlu mencari tempat Klan Iblis?"


"Tidak perlu kita cukup bermain dibelakang layar." Ucap Lan Hua tanpa menatap ke arah Yoona.


"Hormat hamba, Yang Mulia Permaisuri. Permaisuri diminta oleh Kaisar Feng untuk menyambut kedatangan para Kaisar." Ucap sang pelayan.


"Baiklah."


Lan Hua melangkah kan kaki keluar kediamannya. Selama di perjalanan Lan Hua terus berjalan dengan kewibawaannya. Sesampainya di depan istana ia melihat Kaisar Feng dan Selir Mei menunggu kedatangan Para Kaisar.


Pasangan yang serasi


"Hormat hamba, Yang Mulia." Lan Hua hanya memberikan hormat, lalu menghadap ke depan tanpa menunggu jawaban Kaisar Feng.


Lain Halnya dengan Kaisar Feng, ia hanya bersabar menerima sifat ketusnya itu.


"Tidak apa-apa Permaisuri." ucap Kaisar Feng tersenyum menatap Lan Hua.


Beberapa saat kemudian turunlah seorang laki laki dari dalam kereta yaitu Kaisar Zhang dan Pangeran Hongli diikuti Jenderalnya..


Lan Hua langsung membulatkan matanya


Gaswatt kenapa mereka aduuh semoga mereka tidak mengenal suara ku batin Lan Hua


"Hormat hamba, Yang Mulia Kaisar Feng." Ucap Kaisar Zhang,,Pangeran Hongli dan Jenderalnya.


"Tidak perlu seformal itu Kaisar Zhang." Ucap Kaisar Feng tersenyum..


"Hormat hamba, Yang Mulia Kaisar Zhang." Ucap Lan Hua dan Selir Mei..


Kaisar Zhang menatap Lan Hua dengan saksama,


mata itu sepertinya aku pernah melihatnya tapi dimana batin Kaisar Zhang.


Beberapa saat kemudian teriakan sang Kasim menyadarkan tatapan Kaisar Zhang pada Lan Hua.


Dua kereta memasuki halaman Istana turunlah Kaisar Xian dan Kaisar Li diikuti para Jenderalnya.


Mereka memberikan penghormatan pada Kaisar Feng, namun mereka tidak bisa menjatuhi tatapan mereka dari Lan Hua akan kecantikan alaminya.


Kaisar Feng yang melihat nya terbakar api cemburu.


Sial mengapa mereka melihat Hua'er seperti itu batin Kaisar Feng..


"Yang Mulia, hamba merasa tidak enak badan bisakah hamba ke kediaman hamba." Ucap Lan Hua.


"Emm, baiklah Permaisuri." Kaisar Feng akhirnya bisa bernafas lega, sejak tadi ia ingin sekali menyuruh Lan Hua pergi. Ia tidak mau Permaisurinya di lihat oleh semua Kaisar.

__ADS_1


Sampai dikediamannya Lan Hua segera merebahkan tubuhnya di tempat tidurnya..


Untung bisa terlepas dari mereka batin Lan Hua.


Pada Malam harinya


Semua Kaisar membahas tentang Klan Iblis.


"Yang Mulia, bagaimana apakah ada solusinya?" tanya Kaisar Zhang.


"Entahlah aku bingung, Klan Iblis sangat kuat." ucap Kaisar Feng.


"Benar, Yang Mulia aku pernah di serang saat pergi ke Hutan Surgawi. Namun aku ditolong oleh seorang gadis." Ujar Kaisar Zhang.


"Seorang gadis." Kaisar Xi menaikkan salah satu alisnya.


"Benar gadis itu bisa mengalahkan Klan Iblis yang memiliki Kultivasi Hitam." Ucap Kaisar Zhang.


"Kultivasi Hitam, aku baru mendengarnya." Ujar Kaisar Li.


"Aku juga baru mendengarnya, tapi Kultivasi seperti itu tidak ada artinya bagi gadis itu dengan sangat cepat gadis itu menebas kepala mereka." Ucap Kaisar Zhang.


"Lalu apa Kaisar Zhang tau gadis itu? kita bisa meminta bantuannya." Ucap Kaisar Xi.


"Gadis itu menggunakan cadar aku tidak bisa melihat wajahnya, hanya aku tau namanya Meili." Ucap Kaisar Zhang.


"Memakai cadar, aku juga pernah bertemu sorang gadis memakai cadar di Hutan Kematian." Ujar Kaisar Feng. Ia semakin penasaran dengan gadis bercadar itu. Apa semuanya kebetulan gadis bercadar itu adalah orang yang sama?


"Berarti gadis itu tidak mudah ditemui. Apakah gadis itu tinggal di Hutan Kematian atau Hutan Surgawi?" tanya Kaisar Li.


"Kita harus berusaha menemui gadis itu." Ucap Kaisar Feng. Hanya dia yang bisa membantunya dan para Kaisar.


Pembicaraan mereka berhenti ketika seorang Kasim menghampiri mereka.


maaf mengganggu pertemuan Yang Mulia." Ucap Kasim Qie.


"Ada apa? " ucap Kaisar Feng.


"Ibukota di serang oleh orang berpakaian hitam yang mulia." Ucap Kasim Qie.


"Sial ! mereka sudah bergerak pasti Klan Iblis." Teriak Kaisar Feng.


"Kita ikut Kaisar Feng." Ucap Kaisar Zhang di ikuti Para Kaisar.


Mereka semua menuju ke ibu kota.


Di Pavilium Phoenix.


Yoona tergesa-gesa menuju ke kediaman Lan Hua ketika mendengarkan dari pelayan jika Ibu Kota diserang.


"Hua'er, Ibukota diserang." Teriak Yoona di depan pintu.


"Kita kesana Jiejie." Ucap Lan Hua. Ia menutup bukunya dan melemparkannya ke atas meja.


Saat sampai di Ibukota Lan Hua melihat Para Kaisar dan Jenderalnya melawan Klan Iblis mereka sedikit kewalahan karna Klan Iblis tidak mempan terhadap luka yang mereka berikan.


Lan Hua dan Yoona hanya melihatnya dari atas atap menyaksikan pertarungan mereka.


Sesosok bayangan menghampiri Lan Hua.

__ADS_1


"Maaf, Yang Mulia hamba terlambat." Ucap Chen.


"Tidak apa apa Gege, cepatlah latih pasukan mu." Ucap Lan Hua. Ia ingin melihat kekuatan pasukannya. Chen dan pasukannya pun menyerang mereka membantu Para Kaisar.


Semua Kaisar terkejut dari mana datangnya mereka.


Sebagian Tim Yakuza menolong Kaisar yang terluka dan sebagian lagi menyerang mereka.


Beruntungnya, Lan Hua telah menyiapkan Tim Yakuza harus ahli dalam bidang obat.


Tim Yakuza menyerang secara brutal hingga Tim Yakuzalah menang.


Semua Kaisar sangat senang atas bantuan mereka dan merasa berhutang budi.


Namun satu orang dari Klan Iblis berhasil lolos.


Chen ingin mengejarnya tapi ia urungkan melihat Lan Hua memberi kode untuk tidak mengejarnya.


"Pemuda terimakasih atas bantuannya." Ucap Kaisar Feng dengan rasa hormat.


Chen hanya diam memberi penghormatan. Lalu pergi meninggalkan mereka.


Tanpa sengaja Kaisar Zhang melihat ke atas atap tempat Lan Hua berdiri.


"Meili." Ucap Kaisar Zhang berteriak.


Semua Kaisar melihat ke arah Lan Hua dan Yoona.


Lan Hua dan Yoona hanya menatap mereka dan pergi meninggalkan mereka.


Kaisar Feng dan yang lainnya pulang ke Istana dengan adanya luka ditubuh mereka.


Sedangkan Lan Hua dan Yoona juga sudah sampai di istana lebih dulu dan mengistirahatkan tubuh mereka.


Sementara..


Seorang pemuda menggunakan Qingqongnya menuju Hutan Shuji untuk melaporkan pada tuannya.


Terlihat seorang laki laki berbadan kekar menggunakan topeng hitam duduk dengan santainya.


"Hormat hamba tuan."


"Bagaimana?" tanya Jie Yu Ketua Klan Iblis.


"Hamba gagal tuan, pada saat hamba menyerang Ibu kota, ternyata Para Kaisar mengadakan pertemuan untuk melawan kita tuan. Kami berhasil mengalahkan mereka. Namun ada pasukan membantu mereka tuan."


"Kita tidak perlu menyerang mereka secara sembunyi lagi. Kita adakan perang melawan mereka. Aku yakin kita pasti menang karena kita memiliki Kultivasi Hitam sementara Kultivasi mereka lemah." Ucap Jie Yu tertawa lepas.


"Kau berikan surat ini ke semua kaisar sebulan lagi kita akan mengadakan perang."


"Tapi pasukan kita tuan."


"Tenang saja walaupun kita hanya memiliki Tiga ribu pasukan tapi masing masing dari mereka memiliki Kultivasi Hitam. Aku yakin para Kaisar akan kalah karna Kultivasi mereka lemah."


"Tapi bagaimana jika ada yang membantu mereka tuan?"


"Apa aku mengajarimu lemah hah?" bentak Jie Yu menatap tajam pada bawahannya karna telah meremehkan Kultivasinya.


"Aku sudah menunggu bertahun tahun. Sekarang tiba waktunya cepat pergi segera selesaikan urusan mu."

__ADS_1


______ini dua bab dijadikan satu bab___


selamat membaca maaf jika novelnya kurang menarik,,,karna ini baru pertama kalinya belajar buat novel....jika ada kesamaan nama dengan novel sebalah mohon maaf ini versi Khayalan Otak Eror ku saja...bukan berarti menjiplak....Dan satu Lagi ini novel hanya Iseng Iseng🤣🤣🤣🤣🤣


__ADS_2