Permaisuri Sang Penguasa

Permaisuri Sang Penguasa
season 2 : Kedatangan Kaisar Zing Juan


__ADS_3

Disetiap perjalanan menuju ruang perjamuan Pangeran Xio Han Si dan Lan Sing tidak berhentinnya bersanda gurau sesekali mereka saling menggelitiki.


Tak terasa perjalanan mereka sampai di depan pintu ruang perjamuan.


"Berhentilah Gege, jangan menggelitiku." ucap Lan Sing terkekeh.


"Rasakan, siapa dulu yang menggelitiku?" ucap Pangeran Xio Han Si.


Tanpa sengaja tangan Lan Sing menyenggol pintu ruang perjamuan,Hingga pintu itu terbuka.mereka tidak menyadari jika mereka menjadi pusat perhatian Keluarga Istana.


"Ekhem."


Derheman Kaisar Feng menghentikan mereka.


Lan Sing dan Pangeran Xio Han Si menoleh, wajah mereka memerah karna malu.mereka langsung menghentikan dan bersikap biasa saja.


"Gege." ucap Putri Xio Ji Li.ia langsung menghampiri Pangeran Xio Han Si dan memeluknya.


"Gege, aku sangat merindukan Gege."


"Selamat atas pernikahan mu, maaf Gege tidak hadir."


"Iya, lihatlah Gege, aku sangat bahagia." ucap Putri Xio Ji Li melepaskan pelukannya.


"Ekhem, sebaiknya kita langsung makan." ucap Lan Hua.


Lan Sing, Pangeran Xio Han Si dan Putri Xio Ji Li langsung menghampiri mereka dan makan bersama.


Ditengah tengah keheningan Kaisar Feng membuka pembicaraan.


"Pangeran, aku sudah mengirim surat untuk Kaisar Xio, aku takut Kaisar Xio mengkhawatirkan mu." ucap Kaisar Feng.


"Yang Mulia, terimakasih atas kebaikannya." ucap Pangeran Xio Han Si menatap Kaisar Feng.


"Apa Pangeran akan menikahi Lan'er." ucap Pangeran Yuan Feng.


Byurrr...

__ADS_1


Lin Sing menyemburkan minumannya.ia menatap tajam Pangeran Yuan Feng.


Pangeran Yuan Feng yang merasakan tatapan tajam Lan Sing, ia juga menatap tajam Lan Sing.


"Kenapa menatap ku? apa aku salah." ucap Pangeran Yuan Feng tersenyum sinis.


Lan Hua yang juga mendengarkan ucapan Pangeran Yuan Feng langsung menatap tajam Pangeran Xio Han Si.


Gleekkk...


Pangeran Xio Han Si yang mendapatkan tatapan sengit Lan Hua.ia menelan ludahnya susah payah.


Kenapa Permaisuri mentapa ku seperti itu?apa ia tidak merestui hubungan ku dengan Lan Sing batin Pangeran Xio Han Si.


"Ekhem,,,Hua'er berhentilah menatapnya, kau membuatnya takut." ucap Kaisar Feng menatap Lan Hua.


Lan Hua menoleh ia langsung menatap tajam Kaisar Feng.


Aku berbuat salah, gawat aku tidak ingin berpuasa selama satu bulan batin Kaisar Feng.


"Pangeran nanti malam kau harus berlatih Kultivasi, aku akan membawa mu kesuatu tempat.Lan Sing dan Yuan Feng akan ikut." ucap Lan Hua datar.


"Ba,,baik Permaisuri." ucap Pangeran Xio Han Si gugup.ia kembali melanjutkan makannya.


Keheningan terjadi pada sebuah keluarga yang akan utuh kembali yaitu kedatangan Pangeran Xio Han Si.


Selesai makan Lan Sing dan Pangeran Xio Han Si pamit pergi.sementara Kaisar Feng dan Lan Hua saling melirik.


"Hua'er apa kau akan merestui hubungan mereka." ucap Kaisar Feng menatap Lan Hua.


"Ibunda aku mohon restui Gege dan Lan'er." ucap Putri Xio Ji Li dengan tatapan mengiba.


"Benar Ibunda, sepertinya Pangeran Xio Han Si sangat mencintai Lan'er." timpal Pangeran Jixiang.


"Ibunda, sepertinya mereka saling mencintai." ucap Pangeran Yuan Feng menghela nafas "Sudah waktunya Lan'er membuka kebahagiaannya yang baru."


Selang beberapa saat seorang Prajurit menghampiri mereka.

__ADS_1


"Hormat hamba, Yang Mulia.Kaisar Zing Juan ingin menemui Yang Mulia." ucap Prajurit.


Kaisar Feng mendengarkan nama Kaisar Zing.ia mengepalkan tangannya langsung pergi menemui Kaisar Zing.


Lan Hua dan yang lainnya juga mengikuti Kaisar Feng.


Sampai di aula, Kaisar Feng melihat Kaisar Zing dan Jendralnya.ia langsung menghampirinya dan menghajarnya.


Jendral Qin ingin menghentikannya.Namun Kaisar Zing menatapnya agar membiarkannya.


Jendral Qin hanya diam, menuruti perintahnya.


"Berani sekali kau melukai Lan'er, jelas jelas Ayah mu yang salah, tapi kau melimpahkannya pada Lan'er ku, aku memberikannya untuk kau bahagiakan bukan menyakitinya." teriak Kaisar Feng marah yang sudah naik pitam.


Darahnya sudah mendidih saat melihat wajah Kaisar Zing.


Lan Hua dan yang lainnya hanya diam memerhatikan mereka.


"Yang Mulia, aku salah, aku akui.jika kau ingin membunuhku.bunuh saja aku tidak akan melawan " ucap Kaisar Zing menghapus darahnya di bibirnya.


"Jika bukan Lan'er memaafkan mu, tanpa bantuan dariku, sudah kupastikan Istana mu hancur." ucap Kaisar Feng mencengkram hanfu Kaisar Zing dan menatap tajam.


Kaisar Feng meghempaskan Kaisar Zing hingga terjatuh di lantai.


"Pergilah, aku tidak ingin melihat wajah mu." teriak Kaisar Feng.


"Kaisar Zing sebaiknya kau pergi, sebelum Kaisar membunuh mu." ucap Lan Hua memalingkan wajahnya.rasanya ia ingin menghajar habis habisan Kaisar Zing dan melemparkannya ke Hutan Kematian menjadi santapan Sahabatnya.


Pangeran Jixiang dan Pangeran Yuan Feng ingin maju menghajarnya tapi Lan Hua mencegahnya.


"Ibunda." ucap mereka menatap Lan Hua.


"Biarkan Kaisar Zing pergi, yang terpenting kebahagian Lan'er." ucap Lan Hua menatap kedua putranya.


Kaisar Zing berdiri di bantu Jendralnya.


"Terimakasih, Yang Mulia. atas kebaiakannya." ucap Kaisar Zing berlalu pergi.

__ADS_1


__ADS_2