
Beberapa hari sebelum keberangkatan Bern dan Belle
Apartemen Kevin Burja.
Eden tampak duduk di hadapan mama nya, mencoba menggenggam erat tangan sang mama, Belle dan Bern duduk di sofa sebelah kanan, sedangkan Ailee dan Aland duduk di sofa sebelah kiri, Asha tampak duduk di samping kanan mama Eden.
"Ada yang ingin kami bicarakan soal Ailee"
Ucap Eden pelan.
Mama nya tampak mengerut kan dahinya, menatap eden beberapa waktu, lantas menatap laki-laki di samping Ailee yang usianya tidak terlalu jauh dengan Eden dan Bern.
Seketika jantung sang mama berdegup kencang, dia fikir apa cucu nya Ailee akan dilamar oleh laki-laki dewasa itu? kenapa semua gadis kecil jadi type laki-laki dewasa?.
"Apa laki-laki ini akan melamar Ailee? seperti Bern yang ingin menikahi Belle?"
Tanya sang mama cepat.
Eden menggenggam erat tangan sang mama,di dalam hati dia berkata.
Ini bahkan lebih parah dari kasus Belle dan Bern.
Aland sejak tadi mencoba menarik nafasnya dalam-dalam,dia fikir ini seperti saat dia masih SMA dulu saat ketahuan pacaran dan merokok oleh Daddy dan mommy nya, tiba-tiba di bawa pulang ke rumah dan mulai di berikan tatapan mengerikan oleh sang Daddy dan mommy nya, bersiap mendapatkan amukan yang panjang karena melanggar aturan.
__ADS_1
Ailee sejak tadi malah seperti tidak punya urusan, sibuk mengunyah buah kedondong yang Bisa Aland pastikan betapa asam rasanya.
"Ini sedikit lebih sulit dijelaskan, maksud ku ini lebih dari pada dilamar"
Ucap Eden pelan lantas melirik ke arah Aland.
Eden fikir, yang menikah Aland dan Ailee, yang mendapat kan kesenangan jelas laki-laki itu, tapi yang harus menjelaskan dengan susah payah pada mama nya, merasakan kegelisahan, ketakutan dan rasa panik malah diri nya.
Benar-benar menantu yang TERLALU.
Ucap nya dalam hati.
"Kamu membuat mama bingung"
Ucap mama nya cepat, lantas menoleh ke arah Asha.
Asha tampak tersenyum, lantas menggenggam erat telapak tangan wanita tua itu.
"Mama tahu? hmm....Pernikahan di usia muda bagi sebagian orang masih dianggap hal yang tabu, Persiapan mental dan fisik serta materi menjadi alasan sebagian orang untuk terikat janji di usia dini"
Mama Eden tampak diam, mencoba mencerna ucapan sang calon menantu bijaksana nya itu.
"Tapi untuk seorang gadis muda menikahi laki-laki yang sudah mapan, siap mental, dengan usia matang malah cukup baik dan jelas bisa menjadi pendamping yang cukup tepat untuk gadis muda"
__ADS_1
Eden menarik nafasnya Secara perlahan, dia fikir Asha benar-benar bisa di andalkan, dia benar-benar gadis bijaksana yang bisa menjelaskan sesuatu yang begitu sulit untuk dia sampaikan tapi dia tahu dengan kata-kata nya.
"Laki-laki berusia matang biasa nya lebih mudah mengalah dan lebih bersikap bijaksana dalam mengambil keputusan, laki-laki yang mapan bahkan membuat hubungan sebuah rumah tangga tidak memburuk karena harus mempersoalkan perihal kebutuhan material"
Mama Eden menganggukkan pelan kepalanya, Asha terus menggenggam erat telapak tangan mama Eden.
"Bukan kah kita tahu Ma? Menunda pernikahan itu lebih banyak dampaknya dari pada nikah muda. Orang yang menunda nikah atau pacaran cenderung mengakumulasi dosa, Semakin lama pacarannya semakin lama dosanya,"
"Bahkan menunda pernikahan dipastikan lebih banyak mengarah kepada perbuatan maksiat, untuk orang tua yang tahu perbuatan itu akan ikut menabung dosa karena membiarkan"
"Jadi dibandingkan berpacaran hingga menabung dosa, jelas jauh lebih aman jika melakukan nikah muda,"
Ucap Asha sambil menatap dalam bola mata mama Eden.
"Dan karena itu Ailee dan Aland memutuskan untuk menikah beberapa bulan yang lalu"
Asha berusaha memperlembut suaranya, mencoba terus menatap dalam bola mata mama Eden, berharap agar wanita paruh baya lebih itu tidak terkejut atau marah.
Seketika bola mata mama Eden membulat, rasa terkejut jelas menghantam dirinya.
"Apa?"
Seketika mama Eden menoleh ke arah Ailee dan Aland secara bergantian, Ailee yang masih mengunyah buah kedondong nya secepat kilat menghentikan kunyahan nya, Aland langsung membeku, dia jelas tidak tahu harus berkata apa.
__ADS_1
"Ma"
Eden berusaha untuk menahan gemuruh di dada nya.