Putri Perawan Milik Daddy Season 2

Putri Perawan Milik Daddy Season 2
Menjelang detik-detik berharga


__ADS_3

04.30 Am


Villa utama Barat Al Jaber


Sentul Bogor


Semua orang tampak sibuk membersihkan diri dan mulai membenahi diri, beberapa MUA serta asisten kepercayaan tampak sibuk mempercantik semua keluarga yang ada disana.


Disalah Satu Kamar Utama, Beberapa orang tampak sibuk dengan kegiatan nya masing-masing, salah satu MUA tampak sibuk membantu merias Ailee dan Aishe.


Di atas kursi empuk di pinggir kasur, Setelah Selena selesai membersihkan diri, seorang MUA dan Seorang desainer ternama tampak sibuk menyulap Selena menjadi bak putri raja.











...(Foto berbagai sumber)...

__ADS_1


"Akhhhhh untiee"


Aishe tampak terkagum-kagum saat melihat Selena telah selesai dengan semua make up, aksesoris dan gaun nya.


"Untie seperti putri raja"


ucap Aishe antusia, Ailee tampak masih sibuk di dandan di sudut kiri kamar utama.


"Semuanya special di hari yang spesial"


Sang asisten make up bicara cepat ke arah mereka, masih tampak sibuk membenahi make up Ailee yang hampir selesai.


"Aku ingin tahu bagaimana rupawan nya uncle bahrat"


Goda Aishe kemudian.


Selena tampak tertawa, mengembangkan barisan gigi putih nya.


"Sebenarnya Untie begitu tegang"


Sejak semalam jantung nya jelas terpompa secara tidak beraturan, semakin mendekati waktu nya semakin tegang rasanya, lebih memegang ketika harus memaparkan soal beberapa proyek penting, lebih menegangkan ketika harus menunggu beberapa proyek di setujui atau tidak bahkan lebih menegangkan dari pada ketika berhadapan dengan para investor asing untuk bernegosiasi di perusahaan guna mendapatkan kata sepakat bersama.


Perasaan ini begitu aneh dan luar biasa, benar-benar tidak bisa dikendalikan dengan baik, seolah-olah seluruh tubuh menjadi panas dingin dalam tempo yang tidak bisa diperhitungkan dengan baik dan benar.


Semakin Waktu nya mendekat, semakin jantung menjadi berdetak tidak beraturan, meskipun Selena berkata didalam hati tidak apa-apa tapi kenyataannya jantung nya sama sekali tidak mau di ajak berkerja sama.


Bahkan sejak kemarin ***** makan Selena menurun secara drastis, semua makanan tampak tidak mampu untuk dia telan meskipun dia tahu semua makanan yang di hadapkan pada nya jelas terlihat begitu nikmat.


Bahkan Bahrat selalu mengingat nya agar mengkonsumsi makana secara teratur sebab takut jika-jika kondisi tubuh Selena menjadi tidak fit karena kekurangan asupan makanan.


"Semua orang pasti melewati ketegangan luar biasa di saat hari pernikahan mereka"

__ADS_1


Bisik Aishe pelan.


Tidak dipungkiri saat pernikahan nya dan Murat dia juga merasakan hal yang sama, tapi karena saat itu semua telah disiapkan dengan baik perasaan saat itu mungkin tidak separah apa yang untie Selena nya rasakan saat ini.


Untie Selena nya langsung menggenggam erat tangan Aishe, seolah-olah saat ini Aishe lah yang paling bisa menjadi tempat berbagi terbaik rasa panik nya.


"Waktu nya semakin dekat"


Bisik Aishe lagi.


"Tarik nafas untie lalu hembuskan"


Ucap Aishe sambil terus menggenggam erat tangan untie Selena nya itu.


Selena tersenyum, lantas dengan gerakan cepat mencoba menarik dan membuang nafasnya Secara perlahan beberapa kali.


*******


Catatan \= Yang tidak di buat undangan mari meramaikan yaaa, maklum outhor sudah nggak kuat ngedit nama nya😭😭😭🤕🤕😀😀


Jangan lupa bawa masker yooo


Cuz kalau ketemu mari ngerumpi bersama hihihihi


Mumpung bisa kumpul-kumpul kan, jarang-jarang ada moment special beginian


(Ngehalu bareng yookkk hihihi)


Love you selangit cakrawala


Salam sayang dan cinta

__ADS_1


Eva Hye Seung


❣️❣️❣️❤️❤️❤️😘😘😘💗💗💗💞💞😍😍😍


__ADS_2