
Bahrat dan Aland terus memantau grafic tratistik perkembangan saham yang terjadi dalam hampir 2 hari malam ini.
"cukup anjlok dan merugi drastis"
Ucap Bahrat cepat, terus menatap berapa besar merosot nya saham mereka di antara saham-saham perusahaan besar yang ada di dunia.
"Aku fikir keluarga MC Lucas mulai menyusun strategi untuk menaikkan keadaan"
Ucap Aland pelan.
"Aku tidak paham apa yang sebenarnya ingin mereka rencanakan, tapi mereka berkata skandal terbaru akan menaikkan statistik saham di akhir Minggu"
Bahrat tampak duduk di ruang kerja nya, keningnya mulai bertumpu pada kedua telapak tangan nya.
"Keluarga Al Fattah akan tiba besok di Indonesia, tapi keluarga Abimayu dan hillatop yang berada di Indonesia sudah mulai berdatangan untuk melihat Belle"
Aland bicara sambil berusaha ikut duduk di kursi sofa.
"Aku cukup terkejut, Daddy dan mommy mu menjodohkan saudara angkat mu yang ternyata adik Kevin Burja dengan keluarga Al Fattah"
Bahrat cukup terkejut saat mengetahui kenyataan yang disampaikan oleh Selena tadi.
"Aku tahu soal itu, tapi sama sekali tidak tahu jika Aliya adalah anak dari keluarga Burja, saat dia dibawa pulang oleh mommy ku, gadis itu sama sekali tidak pernah membicarakan soal keluarga nya pada ku, mommy ku pun berkata jangan tanyakan soal masa lalu nya, buat adik mu menjadi senyaman mungkin di keluarga Faith Yildiz, dia putri Faith Yildiz, adik mu satu-satunya. Aku tentu bahagia yang biasa nya hidup menyendiri tiba-tiba kedatangan orang ceria yang bisa aku usili"
Kenang Aland soal Aliya.
Gadis ceria yang selalu bisa dia usili untuk banyak hal.
"Saat itu Al Fattah sendiri yang datang melamar Aliya pada Daddy ku, tapi karena Sulit nya mengurus pernikahan beda negara akhirnya Daddy ku berkata kita nikahkan secara agama tapi belum secara negara, jika sudah waktunya baru akan mengurus pernikahan besar nya"
__ADS_1
"Tapi yang terjadi keluarga kita saling menghancurkan di kejadian valentine, gadis itu kehilangan tempat berpijak, dia pindah ke apartemen lain, keluarga kami hancur berantakan, Daddy meninggal disusul mommy ku, seluruh aset kami di jual, Ailee aku titipkan pada pelayan setia rumah kami dan aku tempatkan di tempat yang baru, aku kembali ke Manhattan untuk memulai kembali membangun perusahaan, dan selama itu aku tidak pernah lagi mengetahui kabar soal Aliya"
Seketika Aland mencoba menahan perasaan menggebu serta emosional nya.
"Tapi siapa sangka aries, kembali manipulasi semuanya, menuduh Aliya adalah simpan Daddy ku dan meninggal karena frustasi putus cinta, Hah"
Aland mendengus.
"Aku fikir aries memang pantas menerima kematian seperti itu malam tadi"
*********
Murat jelas menjadi panik saat Aishe Tiba-tiba ikut pingsan bersamaan dengan Bella, dia fikir apakah hal buruk Telah terjadi pada sang istri?
"Dia cukup kesulitan dalam 2 hari ini"
Ucap Selena pelan.
Belum lagi perjuangan aishe untuk bisa bertemu dengan Daddy Belle,Selena ingat kata-kata Aishe kemarin.
"Dia harus bertemu dengan keluarga aslinya, sebab untuk anak seusia nya, mereka masih membutuhkan kasih sayang dari arah kiri dan kanan nya untie"
"Belle pantas mendapatkan kebahagiaan setelah ini"
Murat hanya bisa menelan salivanya, menatap punggung Selena yang mulai menjahui dirinya.
Saat seorang dokter perempuan keluar dari ruang pemeriksaan, Murat jelas menatap dokter itu dengan perasaan cemas.
"Apa yang terjadi?"
Dokter itu hanya mengulum senyum, tampak bicara dengan perawat di samping nya.
__ADS_1
Murat menunggu dengan ketidak sabaran atas penjelasan sang dokter.
"Saya fikir istri anda cukup kelelahan, dehidrasi dan anemia"
Ucap dokter itu pelan.
"Pada trimester awal usahakan agar semua kebutuhan calon ibu tercukupi, jangan biarkan berkutat dengan pekerjaan berat lebih dulu, dan pastikan istri anda mendapatkan istirahat yang cukup dalam beberapa hari ke depan"
Lanjut sang dokter.
"Ya?"
Murat jelas mengerutkan dahinya.
"Selamat, anda akan menjadi seorang ayah"
Sepersekiandetik kemudian Murat jelas kehilangan kata-kata, dia berusaha untuk kembali mencerna kata-kata sang dokter.
Trimester pertama dan ayah.
"Usia kandungan istri anda memasuki 5 Minggu"
Sang dokter kembali bicara,lantas tangan nya mulai mencatat resep beberapa obat dan vitamin yang harus di konsumsi sang ibu hamil.
Bagaimana mengatakannya??? Murat ingin sekali melompat-lompat kegirangan saat ini, tapi situasi saat ini benar-benar tidak mendukung.
Secepat kilat murat berdiri dari duduknya, masuk ke ruangan sebelah di mana sang istri masih berbaring disana, bola mata Aishe jelas terlihat berkaca-kaca dan Murat secepat kilat memeluk nya.
"I love you sayang, terima kasih"
Murat mencium puncak kepala Aishe berkali-kali.
__ADS_1