Putri Perawan Milik Daddy Season 2

Putri Perawan Milik Daddy Season 2
Nyaman atau bahagia


__ADS_3


Setelah melewati sesi panas bersama, Selena dan Bahrat tampak sibuk mengobrol bersama, memutuskan untuk tidak langsung tertidur pulas, dan mencoba untuk melewati quality time terbaik mereka.


"Apakah tadi menyakitkan?"


Tanya bahrat pelan ke arah Selena.


"Apa aku bergerak terlalu kasar?"


Tanya bahrat lagi.


Yang di tanya menatap dengan perasaan malu.


"Bukan masalah untuk dibicarakan, jika memang menyakitkan dan membuat kamu tidak nyaman, kamu bisa mengatakan nya sayang"


Ucap Bahrat sambil menggenggam erat tangan Selena.

__ADS_1


"Aku ingin hubungan pernikahan kita terasa nyaman dalam banyak hal, baik di atas ranjang atau bahkan dalam kehidupan sehari-hari hmm"


Saat bahrat berkata begitu, Seketika bola mata Selena menatap dalam bola mata laki-laki itu.


"Aku cukup merasa nyaman, mungkin karena ini pertama kalinya jadi terasa sakit, tapi bagiku kamu malakukan nya dengan penuh kelembutan"


Ucap Selena pelan.


Bahrat tampak tersenyum, mengelus lembut wajah Selena.


"Kamu tahu sayang? Akan ada perbedaan besar antara Hubungan yang Cuma Cari Bahagia (kesenangan) dan Hubungan yang terasa nyaman"


Laki-laki itu bicara sambil membenahi posisi tidur mereka, membiarkan Selena masuk ke dalam pelukannya.


"Sebab nyaman itu bukan hanya persoalan tertawa bersama. Nyaman lebih rumit dibanding bahagia yang memang bisa diciptakan dalam waktu yang singkat, terlebih dalam suatu hubungan. Kalau hanya mencari bahagia, kamu bisa saja bahagia sekarang, tapi besok belum jaminan itu akan terjadi. Berbeda dengan nyaman, yang kata orang bisa lebih bahaya dari jatuh cinta'


"Bahagia atau nyaman memang kita yang menciptakan. Keduanya pun dibutuhkan dalam setiap hubungan. Tapi tidak keduanya bisa menentukan seberapa sukses hubungan kita ke depannya. Sebab menjalin hubungan hanya karena ingin bahagia, semua orang yang bisa membuatmu tertawa pasti bisa memenuhinya. Menyenangkan sudah pasti, tapi apa kamu ingat jika hubungan yang kamu jalani ini tak selalu menawarkan bahagia?"

__ADS_1


Selena tampak diam mendengar kan ucapan bahrat.


"Ad contoh signifikan dalam hubungan antara bahagia dan nyaman"


"jika kita hanya mencari kata bahagia, ketika ada masalah bisa membuat kita saling berpaling. Tapi kalau sudah nyaman, masalah seberat apapun tetap akan kita hadapi bersama"


"Ini yang sering terjadi pada beberapa orang , Pasangan yang bisa diajak bahagia belum tentu bisa diajak susah bersama. Bahkan saat kita sedang menghadapi permasalahan yang berkaitan dengan hubungan, aku atau kamu justru bisa acuh tak acuh dan enggan menyelesaikannya. Apalagi kalau salah satu di antara kalian sudah terbawa emosi, jurang pemisah bisa saja dengan mudahnya muncul"


"Tapi lain ceritanya jika, kamu mencari hubungan untuk kenyamanan. Mau seberat apapun masalah yang dihadapi, kenyamanan kalian membuat kamu dan dia bisa sama-sama tenang menghadapinya. Masalah juga bukan akhir dari kenyamanan, kalian yakin suasana hubungan kalian akan kembali normal, jika kamu dan dia berhasil menyelesaikannya"


"Sebab jika hanya sekedar bahagia hati kita masih bisa berpaling ke yang lain, tapi ketika kita menemukan kenyamanan bisa membuat kita bertahan dengan pilihan"


"Bahagia bisa diciptakan sekejap dengan semua orang yang kamu temui. Dijalan diajak berbincang dengan orang, kamu bisa saja tertawa lepas dan merasa bahagia dengan pembicaraan random. Bahkan melihat seseorang yang menarik di mata saja bisa membuat kamu tersenyum-tersipu, bukankah itu rasanya membahagiakan. Logikanya sama ketika kamu menjalani hubungan dengan landasan hanya mencari bahagia, yang tak menutup kemungkinan jika kamu akan berpaling. Sebab seringnya, kebahagian lain yang baru kamu temui bisa sangat menggiurkan dari yang dahulu"


"Berbeda ketika kamu sudah nyaman dengan seseorang, jangankan berpaling untuk beranjak dari dirinya aja rasanya kamu segan. Sebab kamu takut, jika di luar sana tak ada kenyamanan yang sama dengan yang ditawarkannya. Jadi daripada melepas tapi tak jelas penggantinya, lebih baik kamu pertahankan itu dengan segala upaya"


"Dan realitanya dalam sebuah hubungan berpatokan pada bahagia belum tentu kita mendapatkan ke nyamanan, tapi nyaman sudah pasti membawa ke kebahagiaan"

__ADS_1


Seketika Selena mengembangkan Senyuman nya, dan realita nya sejauh ini jelas dia merasa begitu nyaman bersama laki-laki ini, bahrat jelas bisa mengimbangi diri nya, begitu sabar menghadapi dirinya, laki-laki itu bukan type laki-laki pemaksa dan selalu mampu membuat diri nya merasa dihargai dalam keadaan apapun itu.


__ADS_2