Putri Perawan Milik Daddy Season 2

Putri Perawan Milik Daddy Season 2
Menyelamatkan dirinya


__ADS_3

Brengsek


umpat Winda dalam hati.


Dia fikir ada laki-laki model begitu, mengancam orang lain menggunakan anak-anak yang bisa dibilang di bawah umur.


"Mereka di bawah umur?"


Winda menaikkan alisnya.


"Yang dibelakang aries adalah istri Aland"


Ucap Murat cepat


"keponakan kami, sudah 18 tahun, tidak di bawah umur"


Lanjut Murat lagi.


"What?"


Seketika bola mata Winda memutar, menatap ke arah Aland.


"Kau seorang pedofil?"


"Oh ayolah sayang ini dalam situasi genting, istri ku sudah 18 tahun"


Baiklah Winda fikir apakah dia harus tertawa terbahak-bahak saat ini?


Gila Aland usia nya berapa? seusia Murat, 38 tahun? Winda rasa bisa jadi lebih dan jika kurang sepertinya tidak mungkin, dan laki-laki itu menikahi bocah berusia 18 tahun.


"Yang benar saja, apa kami para perempuan muda tidak terlihat menarik?"


Eve mulai mengeluh dari balik earphone nya.


"Bisa jadi da..da kami lebih montok dari anak itu"


Lanjut Eve lagi.


"Oh ayolah sayang, cinta itu pilihan"

__ADS_1


Oceh hera dari seberang sana.


"Itu karena kau juga jatuh cinta dengan laki-laki yang lebih tua"


Winda dan eve bicara bersamaan.


"Sialan"


Umpat Hera.


"Lupakan, Kami mendekati posisi kalian sayang, tidak kurang dari 20 meter"


Lanjut Hera lagi.


Saat hera berkata begitu secepat kilat Winda memberi kode pada aland dan Murat, dia secara perlahan mundur, menarik sesuatu dari pinggang Murat dan.


Ssrrttttttt


Winda melempar kan crull yang ada di tangan nya menuju ke arah aries.



Crull tampak melesat cepat ke arah arues dan


Traaakkkkk


Seketika pistol di tangan aries terjatuh, laki-laki itu meringis, melepaskan pegangan nya pada Belle.


Sepersekian detik kemudian tiba-tiba Hera dan eve muncul dari arah belakang, Hera menghantam tubuh aries dan eve dengan gerakan cepat menangkap tubuh Belle.


Di arah Murat dan kawanan nya kembali bergerak menghabisi sisa anak buah O'Hara. sedangkan O'Hara lagi-lagi kabur melesat menuju ke mobil nya membawa Karl yang dipapah anak buah nya.


"Ini membuat ku menggila"


Umpat Bern.


"Aku Yang akan mengurus nya"


Setelah bicara begitu, Winda melesat mengejar pemimpin O'Hara.

__ADS_1


Laki-laki itu melesat masuk ke dalam mobilnya, diikuti 3 orang pria berbadan besar dan Karl, tebakan Winda 3 orang itu mungkin orang-orang suruhan Karl, terlihat sang pimpinan O'6 berusaha menginjak gas nya sekencang mungkin dan mengarah ke arah..


"No..."


Winda tampak membulat kan bola matanya, tampak Ailee berdiri di sana bersama seorang laki-laki yang menahannya, mobil itu dengan kecepatan penuh ingin menghantam tubuh Ailee dan melewati pintu keluar itu.


"No...no..."


Winda jelas panik.


"Hera... eve..."


Winda berlarian sekuat tenaga mengejar mobil itu, winda tahu dia bisa saja terlambat tiba.


Dia fikir gadis kecil itu pasti habis terhantam oleh mobil itu jika eve dan Hera tidak datang tepat waktu.


Eve dan Hera jelas membulat kan bola matanya, mereka mencoba mengejar langkah nemuj seperti nya sia-sia.


"Tidak, tidak sayang larilah...."


Pekik Hera Panik.


Ailee jelas tidak bisa berkutik, karena shock seolah-olah kakinya menjadi lumpuh Seketika.


Ailee melihat silau nya lampu mobil yang menembak tepat mengenai wajah nya, menyilaukan semua pandangan nya, Seketika Ailee memejamkan bola matanya.


Seseorang ikut berusaha mengejar langkah, dia yakin dia masih bisa mendapatkan Ailee, dia yakin bisa menyelamatkan perempuan kecil itu.


Braaakkkkk


Sebuah hantaman keras terdengar di sana.



Seketika dua tubuh itu terpelanting dan terhempas tanpa ampun ke depan.


"Akhhhhhhh"


Teriakan panjang dari bibir Bella terdengar begitu memekakkan telinga.

__ADS_1


__ADS_2