
Aland tampak sibuk mencoba menyiapkan menu makan malam sesuai permintaan yang Ailee ajukan sejak beberapa hari yang lalu.
Karena kesibukan nya, dia belum juga bisa memenuhi permintaan Ailee, hingga akhirnya hari ini dia mengharuskan diri untuk bisa membuat kan apa yang sang istri inginkan agar tidak membuat Kecewa Ailee.
Dengan Menggunakan afron (Celemek) motif karakter milik ailee yang cukup lucu berwarna pink yang diikat ke dadanya, Aland bergerak kesana-kemari menyiapkan bahan-bahan masakan nya.
Tangan Aland dengan lincah mulai bergerak memotong daging dan mengirisnya kecil-kecil, menyiapkan bumbu-bumbu sesuai instruksi dari laman Google yang di search sejak kemarin, bahkan dia tidak lupa memperhatikan beberapa Vidio agar tidak salah langkah.
Kemudian setelah semua bahan dan bumbu telah siap, Aland mulai memasak laksana chef terkenal.
Ailee tampak memandangi Aland sambil meletakkan kedua belah tangannya di kedua pipinya, sebentar-sebentar dia memiringkan kepalanya kekiri sebentar-sebentar dia memiringkan kepalanya ke kanan.
Ailee terus mengulum senyuman nya, merasa begitu bahagia akhirnya Aland mau memasak kan menu keinginan nya yang dia request kan sejak kemarin.
Dia menunggu hasil masakan Aland dengan perasaan berdebar-debar, sebenarnya takut juga jika-jika terjadi ke gosongan, tapi rupanya Aland cukup mampu membuat nya tanpa menimbulkan efek gosong sama sekali.
"Ini mungkin tidak Seperti yang kamu harapkan"
Ucap Aland sambil sibuk menuangkan beberapa bumbu-bumbu ke dalam teflon.
Ailee menggeleng-geleng kan kepalanya sambil tersenyum ke arah Aland.
"Bukan masalah, Minimal daddy mau membuatkan nya untuk ku, itu sudah cukup untuk ku"
Jawab Ailee cepat, bola matanya terus menatap ke arah teflon, memperhatikan sang suami yang terus bergerak lincah mengaduk isi yang ada didalam sana.
__ADS_1
Aland hanya tersenyum, kembali fokus Dengan masakan nya.
Cukup lama hingga akhirnya Aland mulai menuangkan menu itu ke dalam piring mendominasi berwarna putih.
"Aku fikir ini tidak Selezat yang kamu harapkan sayang"
Ucap Alan ke pada Ailee sambil membawakan sepiring Hutspot dan meletakkan nya secara perlahan tepat di hadapan Ailee.
"Selamat menikmati hidangan istimewa, nyonya aland fait Yildiz"
Ucap Aland kemudian sambil mengelus lembut kepala Ailee.
Ailee tampak tersenyum senang, dia langsung memejamkan Bola mata nya sambil mencoba menghirup aroma Hutspot itu secara perlahan.
Ucap Ailee cepat, tanpa peduli bagaimana rasanya.
Bagi Ailee yang paling penting adalah se istimewa apa dirinya diperlakukan oleh Aland dan sebesar apa usaha Aland demi membuat dirinya bahagia dan senang.
Lantas dengan gerakan cepat Ailee langsung mengambil sebuah sendok dan garpu kemudian secara perlahan mulai mengaduk-aduk Hutspot nya, lantas Ailee beberapa detik kemudian mulai menyuapi Hutspot itu ke dalam mulutnya.
Aland memperhatikan gerakan sang istri, menatap harap-harap cemas takut jika Ailee tidak menyukainya.
Aile menguyah perlahan Hutspot, terasa......
__ADS_1
"Hmmmmmmm"
Gumaman Ailee terdengar begitu panjang.
Aland menanti harap-harap cemas hasilnya, ekspresi Aland jelas terlihat begitu lucu ditambah laki-laki itu menggunakan afron karakter berwarna pink di tubuhnya menambah kesan
"Lezattt"
Ucap Ailee sambil mengacungkan kedua jari jempolnya.
"Apa harus aku berikan jempol kaki juga?"
Goda Ailee berusaha untuk menaikkan kaki nya, tapi terhalang oleh perutnya yang sudah membesar.
"Tidak bisa!"
Ucap Ailee kemudian.
Aland tertawa terbahak-bahak melihat ekspresi Ailee.
"Coba lihat Dia selalu lupa kalau dia tengah hamil"
Ucap Aland sambil menahan tawanya.
"Ishhh Daddy..."
__ADS_1
Rengek Ailee kesal.