Putri Perawan Milik Daddy Season 2

Putri Perawan Milik Daddy Season 2
Yang paling terluka karenanya


__ADS_3

Masih di masa kemarin


Saat aries tertembak


dan Karl tertangkap pihak berwajib.


"Sudah mendengar nya? katanya saudara kedua keluarga Al Jaber membuat kekacauan selama puluhan tahun, menukar pewaris Al Jaber dengan anak orang lain"


"Dia juga memanipulasi data Keuangan 3 perusahaan milik Al Jaber"


"Bukankah itu memalukan? artinya itu adalah tingkat keserakahan akut yang sangat mengerikan"


"Bukankah putri pelaku ada di sekolah kita?"


"Anak dari kelas sebelah kan?"


"Dia satu kelas dengan ku, pergaulan nya cukup bebas, sering keluar masuk klub malam, aku fikir mungkin dia sudah tidak pe.. rawan lagi"


"Dia punya banyak teman laki-laki, kemana-mana sering dengan laki-laki kan?"


"Pantas saja anak nya seperti itu, Daddy nya saja seperti itu"


Lea sejak tadi hanya duduk di dalam Toilet sekolah, mendengarkan anak-anak lain mulai menggosipi dirinya, bibirnya tertutup rapat, dia berusaha menggenggam tangan nya yang tampak gemetaran.

__ADS_1


Sejak beberapa hari yang lalu Berita soal Daddy nya Karl terus mencuat ke publik, meskipun seluruh keluarga berusaha menutupi, realita nya tidak ada yang bisa benar-benar menutup rapat publik soal menyebarkan berita.


Trending topik dimana-mana soal keserakahan salah satu putra keluarga Al Jaber Karlos Al Jaber dan putra tertuanya Aries Al Jaber, tidak juga reda meskipun telah ber hari-hari waktu telah terlewati.


Lea bahkan berkali-kali didatangi oleh pihak paparazi, diminta informasi soal kenyataan sang Daddy, hari-hari nya jelas memburuk dan semakin menyesakkan untuk dirinya, bahkan beberapa teman-teman nya mulai menjauhi dirinya satu persatu.


Tapi dari semua keadaan ada yang membuat Lea cukup lega, Mommy nya yang dinyatakan meninggal dunia oleh Daddy nya rupanya baik-baik saja.


Sang Mommy sempat menghubungi Dirinya dan berkata akan ke Prancis dalam waktu dekat, bertanya apakah Lea baik-baik saja.


"Aku baik-baik saja, semua berjalan normal disini, tidak ada yang aneh"


"Jawab Lea cepat"


Terdengar nada khawatir di balik handphone nya.


"Tentu saja tidak Mommy aku baik-baik saja"


Lea berusaha tertawa kecil, berharap agar Mommy nya tidak mengkhawatirkan dirinya, sebab Lea tahu dibandingkan dirinya, Mommy nya jelas lebih tertekan disana.


"Mommy akan ke Prancis dalam waktu beberapa hari ini"


Ucap Mommy nya cepat.

__ADS_1


"He em, jika Mommy sibuk, mommy bisa menundanya dulu, jangan terlalu mengkhawatirkan diri ku"


Lea terus bicara mencoba menyakinkan sang Mommy.


"Jaga kesehatan mu disana"


"He em, Mommy juga"


Lea mencoba mendengarkan kembali obrolan teman-teman sekolahnya, cukup lama hingga semua nya menghilang dari sana. Seperti nya semua orang sudah bubar dari luar toilet itu.


Secara perlahan Lea mencoba mengintip sejenak, memastikan semua orang pergi. Dia mencoba membersihkan wajah nya sejenak menggunakan air di wastafel.


menghilang kan warna merah di bola mata nya sambil berusaha menepuk-nepuk wajah nya.


Jangan menangis please, Jangan menangis.


Ucap lea sambil mendongakkan kepalanya ke atas, memastikan dirinya agar kuat dalam menghadapi semuanya.


Meskipun rasanya cukup sulit, meskipun dadanya terasa begitu sesak saat ini, meskipun dia sesungguhnya ingin menangis tapi dia jelas berusaha menyembunyikan semuanya.


Semua pasti baik-baik saja, Lea.


Dia memukul dadanya beberapa kali,mencoba menyakinkan diri.

__ADS_1


Realita nya ketika orang tua dewasa ini berbuat sebuah kejahatan, mereka lupa jika orang yang paling terluka dan terkena imbas dari semua perbuatan mereka adalah anak-anak nya.


__ADS_2