
Saat semua keluarga perempuan mulai hadir satu persatu berkumpul, semua orang tampak saling berpelukan antara satu dengan yang lainnya, mereka tampak berkumpul didalam kamar utama keluarga Al Fattah.
Yang paling antusias jelas mommy rafeeqa menyambut keluarga besar yang terus datang tanpa terputus sama sekali.
"Ini untie Ayana"
Ucap mommy rafeeqa.
"Kami sudah saling kenal di Indonesia"
Ucap Untie Ayana bicara lantas dengan gerakan cepat memeluk hangat Belle
"Ini si kembar kami Belle"
Untie Ayana memperkenalkan putra dan putri kembar nya.
"Sayang, Tiffani, Khan kemari berikan salam pada kakak cantik"
Dua anak kembar laki-laki dan perempuan tampak berjalan mendekati Belle.
(Bayi kembar dengan jutaan ujian dan perjuangan Ayana & Gao di season novel GADIS PILIHAN TUAN PENGUASA SEASON 2)
"Ohhh imut sekali"
Belle bicara langsung memeluk dua bocah kembar itu secara bersamaan.
"Suka dengan anak-anak?"
Goda seseorang dari arah pintu depan.
"Akhhhhhh Lana Lan"
__ADS_1
Untie Ayana nya langsung berteriak girang, memeluk perempuan cantik yang baru saja tiba.
Tampak seorang bocah perempuan berusia sekitar 12 tahunan ikut masuk ke dalam digandeng boleh perempuan itu.
Sang bocah perempuan langsung melepaskan tangannya begitu melihat bocah kembar dihadapan nya itu.
"Aku fikir kamu tidak hadir"
Ucap Untie Ayana nya cepat.
"Sedikit ada gangguan di perjalanan, dimana hayat dan denisa?"
Perempuan itu bertanya sambil mencium pipi untie Ayana nya lantas langsung mencium mommy rafeeqa kemudian beralih mencium Belle dengan lembut.
"Aku fikir mereka di belakang, sayang ini untie Lana Lan mu, Dari keluarga Xavier"
Mommy rafeeqa berkata sambil memperkenalkan Lana Lan pada Belle.
"Salah satu anggota keluarga Xavier menikah dengan keluarga hillatop yaitu keluarga suami untie Ayana mu sayang"
Yang di panggil untie tertawa senang.
"Oh cantik nya, subhanallah"
Ucap perempuan itu ke arah Belle sambil menyentuh lembut pipinya.
"Kamu belum menjawab pertanyaan untie nak, apa kamu suka anak-anak?"
Seketika wajah Belle memerah, gadis itu mengangguk pelan.
"Maka minta Bern mempercepat proses nya Langsung malam ini juga"
Seloroh perempuan itu sambil menyentil hidung Belle.
"Ah?"
__ADS_1
Belle tampak bingung dengan ucapan perempuan cantik itu.
"Lana Lan kamu menggoda nya, dia tampak bingung dengan ucapan mu"
Mommy rafeeqa berkata sambil mencubit pinggang untie Lana Lan nya.
Untie Lana Lan nya terkekeh.
"Ayasha, come sayang beri salam pada kakak Belle"
Untie Lana Lan memanggil gadis kecil yang datang bersama nya tadi.
Gadis muda Dengan tubuh yang tinggi itu langsung mendekati mereka, menyalami Belle lantas mencium cepat Belle.
Dan lagi-lagi orang-orang baru terus berdatangan ke kamar Belle, dan Belle harus dengan sabar menghapal semua orang satu persatu.
"Ini untie Zehra istrinya uncle Arash, uncle Arash itu saudara laki-laki nya untie Lana Lan mu"
Untie Ayana berkata cepat ke arah Belle, memperkenalkan seorang perempuan cantik berwajah lembut dengan suara yang juga tidak kalah lembut.
"Kamu akan cukup kesulitan menghapal semua keluarga besar, sebab biasa nya terjadi pernikahan di antara 2 keluarga lalu keluarga besar menyatu, dari generasi ke generasi"
Belle mengangguk kan cepat kepalanya.
"Mungkin sekarang masih bingung menghapal nya, tapi lama kelamaan akan paham dengan susunan silsilah nya.
Untie Ayana nya tersenyum senang lantas mengelus lembut kepala Belle.
"Akan dimulai akad nya"
Tiba-tiba untie Aishe nya masuk ke dalam kamar, memberi kabar jika akad nya akan di mulai.
"Come kita menuju ke ruangan sebelah"
Ajak mommy rafeeqa nya cepat.
__ADS_1
Lantas mereka mulai keluar menuju ke ruangan sebelah yang bisa terhubung ke ruangan di mana para tamu laki-laki berkumpul.