
...Wedding Caremony dibawah setelah undangan untuk Kak vall...
...👇👇👇...
Special undangan untuk Kak Vall, maafkan lah jika ada salah penulisan nama.
Makasih kakak sudah terus setia men dubbing novel
putri perawan milik daddy dari season 1 hingga season 2.
love you selangit cakrawala kakak.
*******
Sejak pagi semua orang tampak di sibukkan dengan kegiatan masing-masing, beberapa MUA telah stand bye menghias seluruh anggota keluarga, bahkan MUA khusus telah berkutat entah sejak pukul berapa untuk mempercantik sang ke dua pengantin.
Tampak hiasan serta nampan seserahan memenuhi seluruh isi ruangan, nuansa China begitu terasa kental di sepanjang area mulai dari depan hingga belakang.
Kursi-kursi Bagian outdoor khusus untuk pelaksanaan pernikahan tampak telah tersusun secara rapi, permintaan Asha sejak awal pernikahan mereka di pagi hingga siang hari menggunakan suasana outdoor.
Sebab gadis itu ingin nuansa yang sedikit lebih terbuka dan berbeda.
Dimulai dari pintu masuk keluarga besar Tan Bun Liong suasana negeri tirai bambu jelas terasa begitu melekat dan mendominasi.
__ADS_1
Anak-anak tampak sibuk berlari kesana-kemari juga berjalan kesana kemari dikala orang-orang dewasa sibuk dengan aktivitas mereka masing-masing.
Dibagian dalam meja-meja dan kursi telah di atur sedemikian rupa.
Asha dan Eden tampak tersenyum saat mereka sudah saling di izinkan untuk bertemu antara satu dengan yang lainnya.
"Tegang?"
Eden bertanya pada gadis itu sambil mengulurkan tangannya.
"Cukup tegang"
Ucap Asha sambil tertawa malu, menyambut uluran tangan Eden dengan jutaan pandangan penuh cinta.
Seketika bola matanya berbinar-binar.
Berapa lama dia mengenal Eden? 20 tahun, berapa lama dia menunggu? 10 tahun.
Perjuangan panjang bagaikan rollercoaster untuk bisa meraih tangan laki-laki ini, bola mata nya tidak pernah tertuju pada siapapun kecuali pada seseorang di masa anak-anak nya.
Dia pernah bertanya pada seorang gadis yang wajah nya terlihat angkuh dan sombong, yang setelah sekian lama dia tahu nama gadis itu Ramira.
"Kenapa dia menangis?"
Ramira menatap nya dengan sisa bola mata yang berkaca-kaca.
"Seorang gadis meninggalkan dirinya"
Asha tampak diam, bola matanya terus menatap punggung Eden yang terus bergetar di ujung sana.
"Dia mencintai nya?"
Asha kembali bertanya.
"Kau tidak akan paham yang nama nya cinta, tapi kadang apa kau tahu dik? cinta itu tidak mesti harus bersama atau memiliki, seiring berjalannya waktu nama itu akan memudar karena di isi cinta yang baru, tapi kenangannya akan terus tersimpan di dalam hati tanpa ada yang tahu"
Lalu dia pernah bertanya pada laki-laki itu.
"Di antara 2 gadis itu, siapa yang paling kamu cintai?"
__ADS_1
Satunya mengisi seluruh kehidupan ku, dia yang paling tahu bagaimana cara menggenggam tangan ku, yang satunya begitu aku hargai karena aku mencintai nya tanpa alasan yang tidak pernah aku pahami.
"Lalu bagaimana aku di hati mu?"
"Setiap orang punya tempat nya masing-masing, aku tidak bisa menyamakan antara kamu dan dirinya, tapi aku tidak menoleh ke belakang untuk mengingat masa lalu, sebab saat ini aku lebih memilih ke depan untuk merajut masa yang akan datang"
Pada akhirnya Mereka menjalankan beberapa prosesi pernikahan sesuai tradisi China.
*******
"Untuk para tamu undangan bisa merapatkan diri di bagian meja hidangan......."
Suara sang pembawa acara seperti biasa terdengar memenuhi seluruh areal kediaman tuan Tan Bun Liong
Hiruk-pikuk para tamu undangan terus memenuhi kediaman besar keluarga Asha, obrolan-obrolan panjang terdengar di seluruh sisi yang ada, di iringi canda tawa, haru dan bahagia yang tercampur sempurna menjadi satu didalam acara sakral mereka.
*******
Catatan \=
Hanya pengingat
putri perawan milik daddy season 1
episode 176
"Asha" masih setia menunggu di persimpangan jalan.
__ADS_1
Ketika Eden menangis tepat di hari kematian valentine