
Belle jelas terbelalak kaget,dan Seketika Air mata Belle langsung tumpah saat dia melihat kejutan luar biasa yang di berikan pada diri ny
semua orang sudah berdiri di hadapan nya, dari keluarga besar hingga seluruh teman-teman sekolah nya.
Belle langsung menoleh ke arah Bern, lantas dengan gerakan cepat memeluk sang suami penuh cinta.
"My Bee"
Rengek Belle sambil terus memeluk leher Bern.
"Selamat ulang tahun, semoga panjang umur dan sehat selalu sayang ku"
Bisik Bern di balik telinga Belle
Lagi-lagi belle merengek manja, memeluk erat leher Bern untuk waktu yang lama.
"Selamat menikmati pesta nya sayang"
Bern masih berbisik lembut di balik telinga Belle.
"come, cepat mempercantik diri dan mengganti gaunnya"
Setelah berkata begitu Bern langsung melepaskan pelukan mereka, mencium lembut kening Belle lalu membiarkan Aishe dan Selena membawa Belle kedalam.
"Ohhhh romantis nya"
Ucap Selena sambil mengedipkan sebelah matanya, dia bicara sedikit menggoda ke arah Belle.
Belle masih tampak terharu, mengikuti langkah Selena dan Aishe yang membawa nya entah kemana.
*******
"Terlihat jadi dewasa ketika di dandani"
Ucap Aishe setelah dia selesai mendandani Belle
...(Cari visual nya susah Beth🤕)...
"Dia cantik"
Selena bicara sambil mengelus lembut wajah Belle.
"Sekarang waktunya kita menggunakan gaun nya"
__ADS_1
"Untie... terima kasih"
Belle masih merasa terharu dengan kejutan yang dia terima.
"Ini bern yang mengatur semuanya, dia bilang tidak mau kamu kehilangan banyak moment berharga di usia yang masih muda"
Ucap Selena sambil mulai memasangkan peticoat ke tubuh Belle.
"Dia benar-benar mencintai mu"
Bisik Aishe sambil membantu mengencangkan peticoat Belle.
Seketika wajah Belle memerah.
Belle akui Bern memang terlalu baik pada nya, sejak pertama kali bertemu hingga hari ini pun laki-laki itu selalu memperlakukan dirinya dengan lembut dan penuh cinta,tidak sekalipun menyakiti perasaan nya atau bahkan mencoba melukai nya.
"Oke kita sudah siap sayang"
Ucap Aishe cepat, lantas mulai meraih tangan Belle untuk segera keluar dari sana menuju ke depan.
Sejenak bola mata Bern menatap dalam wajah Belle, Dia Fikir sang istri benar-benar seperti bunglon yang cantik.
Saat menggunakan pakaian Biasa sang istri akan terlihat begitu imut dan lucu, saat akad nikah kemarin terlihat begitu cantik dan indah, kali ini terlihat bak putri Cinderella.
Ucap Bern sambil meraih tangan sang istri dengan perasaan berdebar-debar.
Lantas dengan gerakan lembut dia menarik pinggang Belle, merapatkan tubuh kecil itu hingga masuk ke dalam dekapannya.
"Kamu begitu cantik malam ini"
Ucap Bern sambil menautkan bibir mereka beberapa waktu.
"Oh God"
Selena tampak mengeluh.
Seketika Belle terkejut, dia mendorong Bern pelan agar melepaskan ciumannya.
Wajahnya langsung memerah karena malu.
"Maafkan aku sayang karena sedikit mengganggu, tapi acara akan segera di mulai"
Bern tampak mengulum senyuman.
"Seperti yang kamu katakan, come kita memulainya"
Dan pada akhirnya pesta perayaan kelahiran berjalan dengan cara yang begitu istimewa.
__ADS_1
"Oh God...aku jadi iri daddy"
Ucap Ailee ke arah Aland sambil mengubah ekspresi wajah nya,menatap laki-laki itu sambil menaik turunkan alisnya.
Sejenak Aland terkekeh melihat ekspresi Ailee.
"Daddy.."
Ailee langsung memeluk Aland, mendongakkan kepalanya sambil mengedip-ngedipkan bola matanya.
"Aku tidak minta kok, yang di perut yang minta"
Seketika tawa Aland pecah, beberapa anggota keluarga tampak menoleh sambil mengerutkan dahinya.
"Sayangggg"
Ailee langsung memunyungkan bibirnya, berniat berbalik ke belakang tapi dengan cepat Aland meraih tangan Ailee kemudian memegang kedua belah pipi sang istri.
"Aku fikir yang minta itu Mommy nya bukan baby yang didalam perut"
Wajah Ailee Seketika memerah.
"Kamu tidak pandai berbohong, jadi sangat ketahuan sekali kalau berbohong, terlihat begitu lucu"
Aland kembali ingin tertawa tapi berusaha menahannya.
"Daddy"
Rengek Ailee kesal.
"Baiklah, kita akan buat pesta yang seperti ini, tapi kalau di hitung-hitung setelah bayi kita lahir bukan?"
Ailee tampak berfikir, kemudian dia mengangguk-anggukkan kepalanya.
"Artinya kita akan merayakan bersamaan dengan kelahiran bayi kita"
"Benarkah?"
Ailee menaikkan sebelah alisnya.
"Hmmm"
Aland mengangguk cepat
Seketika Ailee memeluk erat tubuh Aland penuh kebahagiaan.
ghh
__ADS_1