Putri Perawan Milik Daddy Season 2

Putri Perawan Milik Daddy Season 2
Ingin menemuinya


__ADS_3

Beberapa jam saat Eden (Kevin Burja) menjalani operasi


Ailee secara perlahan membuka bola matanya, membiasakan matanya terhadap silaunya cahaya lampu yang ada di atas kepalanya, bola matanya beberapa kali berkedip untuk memasti kan jika bola mata nya mau bersosialisasi dengan silau nya cahaya lampu.


Samar-samar dia bisa melihat Aland terus menatap dirinya, sambil telapak tangan nya terus di genggam erat oleh laki-laki itu.


"Sayang?"


Aland bicara sambil meletakkan tangan kirinya ke pipi Ailee.


"Dimana Daddy Eden?"


suara Ailee jelas terdengar begitu serak,Ingatan Ailee langsung menerjang soal laki-laki itu, Daddy kandung nya yang berusaha untuk melindungi dirinya.


"Dia baik-baik saja"


Bohong Aland.


Laki-laki itu tidak bisa bicara soal kenyataan, dia tahu kondisi Ailee pun tidak begitu baik, bahkan Asha berkata agar menghindari Ailee dari hal-hal yang bisa membuat turun Kondisi kesehatan nya.


"Aku ingin bertemu Daddy Eden"


Ucap Ailee sambil berusaha untuk bangun dari tidurnya.


"Sayang, daddy mu tengah dirawat luka-luka nya, kita akan mengunjungi nya besok hmm"


Ucap Aland cepat, mencoba menahan gerakan tubuh Ailee.


"Tapi daddy"


Bola mata Ailee tampak berkaca-kaca.

__ADS_1


"Kondisi tubuh mu tidak sedang baik-baik saja saat ini sayang"


Aland bicara cepat, berusaha menyakinkan diri Ailee agar tidak menemui Eden saat ini.


"Kita akan menemui nya besok, oke?"


Ucap Aland lagi sambil mengelus lembut wajah Ailee.


Pada akhir Ailee menuruti semua ucap Aland.


Namun realitanya tidak tahu kenapa hati nya menjadi sedikit tidak tenang.


"Semua baik-baik saja, jangan khawatiran"


Bisik Aland sambil memeluk erat tubuh Ailee.


Dan di keesokan harinya pun saat Ailee meminta untuk bertemu daddy Eden nya, lagi-lagi Aland berusaha untuk mencari alasan.


"Dokter bilang kamu masih butuh cukup istirahat, daddy mu pun tengah dalam masa menyembuhan"


Sejenak Ailee meratap wajah Aland, menelisik kebohongan di balik wajah tampan itu.


"Daddy membohongi aku?"


Ucap Ailee tiba-tiba, menatap dalam wajah Aland.


"Hal yang buruk pasti telah terjadi"


Seketika air mata Ailee tumpah.


"Jangan membohongi aku lagi, aku sudah cukup dewasa untuk memahami keadaan"

__ADS_1


Ailee berusaha untuk bangun dari tidurnya.


"Sayang"


Aland jelas saja tercekat, berusaha menyentuh lengan sang istri dan berharap agar Ailee tidak beranjak dari kasurnya.


"Aku ingin melihat Daddy ku"


Ucap Ailee sambil berusaha untuk berjalan ke arah depan.


"Sayang"


Aland terus berusaha menahan langkah Ailee.


"Apa daddy akan terus menyembunyikan semua nya dari ku? aku tahu semua pasti tidak baik-baik saja"


Ailee bicara sambil langsung menangis, menatap Aland dengan perasaan yang bercampur aduk menjadi satu.


"Aku melihat ada banyak darah di perut nya, bahkan seluruh tubuh bagian belakang nya terseret dengan kasar dan keras"


Ailee mulai berteriak histeris.


"Jika terjadi sesuatu pada daddy Eden, itu semua karena kesalahan ku"


Setelah berkata begitu Ailee berusaha menghapus air matanya, mencoba berbalik dan beranjak untuk pergi dari sana.


Aland hanya mampu menelan salivanya, berusaha mengejar langkah Ailee yang terseok-seok berjalan ke depan karena kondisi tubuh nya yang masih belum stabil.


Ailee mulai mencari keberadaan Daddy Eden nya, bola matanya berusaha untuk mencari orang yang mungkin dia kenal untuk bertanya, kaki nya melangkah secara acak tanpa tau arah dan tujuan.


Pada akhirnya aland meraih tubuh Ailee dengan gerakan cepat, dia menyentuh wajah ailee dengan gerakan cepat.

__ADS_1


"Kita akan melihatnya"


Ucap Aland sambil terus berusaha menatap manik mata Ailee yang terus berkaca-kaca.


__ADS_2