RaKhania

RaKhania
RaKhania ~ 033


__ADS_3

Halo readers kesayangan mamak, RaKhania is back! Don’t forget to leave


Like and Comments. Thank You.


*Happy Reading*


Khay seharian ini


sibuk mencari petunjuk penting yang ada di kamar Khania. Dengan dibantu oleh


Ray, Andre dan Rein, mereka menelusuri tiap jengkal sudut di kamar apartemen


Khania.


Setelah sekitar satu


jam berkutat, akhirnya intuisi Andre yang jarang meleset berhasil menemukan


sesuatu di balik lukisan yang ada di dinding kamar. Andre melepas lukisan itu


dan melihat ada sebuah brankas rahasia yang tertanam di dinding.


“Ini…? Tidak


mungkin!” ucap Khay tidak percaya.


“Kupikir hal-hal


semacam ini hanya ada di film-film saja.” Sahut Ray.


“Film juga kadang


diambil dari kisah nyata, Ray.” Balas Andre.


“Lalu, bagaimana cara


membukanya?” Tanya Khay.


“Ndre, apa kau bisa


membobol angka kombinasi brankas ini?” Tanya Rein.


“Bisa, Paman. Tapi


butuh waktu. Atau… Kau ingin mencobanya Khay?”


“Eh? Aku?” Tanya Khay


dengan menunjuk dirinya.


“Iya, kau sangat


dekat dengan Khania. Mungkin saja kau tahu angka penting apa yang disimpan oleh


Khania.” Tambah Rein.


Khay menatap ketiga


pria itu secara bergantian. Ia mengingat-ingat apakah kakaknya menyembunyikan


angka special. Hanya satu yang terlintas di benak Khay. Tanggal lahir Rakha. Ia


akan memulai dengan itu.


Khay maju dan menekan


empat angka. Salah. Bukan itu kodenya. Khay mengerutkan dahi.


“Apa mungkin itu


mudah ditebak? Sepertinya Kak Khania bukan orang yang mudah.” Batin Khay.


“Ya sudah, jangan

__ADS_1


dipaksakan Khay. Paman mengerti posisimu. Andre, cepat kau kerjakan cari kode


kombinasinya.” Perintah Rein.


“Baik, Paman.”


Khay menunggu dengan


tetap mengutak atik laptopnya. Ia masih mencari tahu tentang Imoogi. Ia harus


mencari lebih banyak info lagi tentang itu.


Sementara itu, di


sebuah ruangan kerja yang cukup tertutup dan tidak sembarang orang bisa masuk


kesana. Seorang bos sedang mengutak atik laptopnya. Sepertinya semua orang


sedang sibuk dengan semua pekerjaannya.


“Lapor, Bos!” ucap


seseorang menghampiri bos tersebut.


“Iya, ada apa?”


“Sepertinya kita akan


kedatangan tamu, bos.”


“Oh ya? Siapa?”


“Reinaldi Anderson.


Kepala polisi yang terkenal itu.”


“Ooh, sangat


mengejutkan. Dia pasti datang untuk membantu gadis itu, benar ‘kan?”


“Good. Awasi terus. Dan kita harus siap bertemu dengan mereka. Aku


yakin gadis itu akan tercengang mengetahui kenyataan yang sebenarnya…”


“Siap, Bos!!”


.


.


.


.


.


Setelah berkutat


cukup lama dengan alat-alat andalannya, Andre akhirnya berhasil mengetahui


angka kombinasi brankas milik Khania. Ia langsung menekan kode angka yang ia


dapatkan dan secara tidak terduga brankas itu bisa dibuka.


JRENG! JRENG!


Semua mata tertuju


pada isi brankas. Mereka berempat membelalakkan matanya.


“I-Itu ‘kan…” Khay


tidak mampu melanjutkan kata-katanya.

__ADS_1


Andre mengambil


barang yang ada didalam brankas. “Ini adalah ponsel dan sebuah buku harian. Ada


juga sebuah memory card.” Jelas Andre.


“Ini adalah ponsel


kak Khania?” ucap Khay dengan menatap semua orang. “Lalu ini… buku harian kak


Khania? Lalu yang dulu kutemukan bersama Ray, apa itu?” Khay terlihat bingung


dengan situasi ini.


“Nak, sebaiknya kau


baca dulu buku harian kakakmu itu.” Perintah Rein.


Tanpa ragu lagi Khay


membuka buku itu dan membaca halaman pertama buku itu. Ada gambar Imoogi di


lembar pertama buku harian itu. Khay membulatkan mata, lalu mulai membaca.


“Aku bertemu


dengannya beberapa bulan setelah lulus kuliah. Kesan pertamaku tentangnya, dia


adalah pria yang baik. Entah kenapa aku terpesona padanya, dan sepertinya aku


jatuh cinta pada pandangan pertama padanya. Namanya adalah Jonas. Selama ini


aku tidak pernah mengenal pria sedekat ini. kehangatan yang dia tunjukkan


membuatku terlena. Aku mengikuti keinginannya untuk pindah ke Kota M. dan


memang benar, impianku ada disana. Aku ingin sekali mengadu nasibku kesana. Dan


takdir memang membawaku kesana.


Tapi, ada syarat yang


harus kupenuhi pada Jonas. aku harus ikut masuk ke organisasi. Awalnya aku


tidak mengerti apa itu organisasi yang Jonas maksud. Namun ternyata sekali kita


masuk kesana, kita tidak akan bisa keluar. Bayangan kebahagiaan bersama Jonas


begitu nyata bagiku, hingga aku pun menuruti apa kemauannya. Dengan bergabung


bersama organisasi, itu berarti aku juga harus memiliki tanda seperti anggota


yang lain, yaitu memiliki tato Imoogi di bagian tangan kananku.”


Khay berhenti


membaca. Rasanya dadanya mulai sesak untuk melanjutkan kisah kakaknya.


“Khay, kau tidak


apa-apa?” Tanya Ray khawatir.


Khay hanya mengangguk


dan melanjutkan membaca lembaran berikutnya.


#bersambung


“Maaf baru UP,


kemarin dapat kabar kalo NT error jadi akhirnya mamak UP besokannya aja. Semoga


kalian tetap setia menunggu mamak ya!

__ADS_1


Kisah nyata Khania


akan mulai terbongkar. Ayo tuliskan komen kalian ttg kisah selanjutnya, hehehe.”


__ADS_2