
Oma Cintya geram mendengar laporan dari Dion, jika mantan istri cucunya masih saja menganggu kehidupan cucunya, yang membuat Arsya terluka dan hampir membuat cucunya depresi. bukan hal yang mudah bagi Oma Cintya mengembalikan keadaan Arsya seperti saat ini, butuh waktu dua tahun untuk membuat Arsya seperti sekarang.
", dion, siapkan penerbangan besok ke indonesia", Titah Oma Cintya pada Asistennya.
", baik Nyoya ", ucap Dion dengan membungkuk hormat pada bosnya.
Dion segera menghubungi kru untuk menyiapkan jet pribadi milik keluarga Mahesa, yang akan digunakan besok pagi.
Dion juga segera mengabarkan keberangkatannya besok ke indonesia kepada putranya Reno,.
***
", ya Ayah, apa besok?, apa ayah tidak bisa berbohong sedikit saja pada Oma, paling tidak lindungi Putramu dari amukan Oma", ucap Reno yang sedang berbicara lewat telpon.
Reno sedang menerima telpon dari Ayahnya, yang mengabarkan jika besok pagi mereka akan terbang ke indonesia, berita tentang Anna yang terus menganggu kehidupan Arsya membuat Oma Cintya marah dan geram. oleh sebab itu Oma akan membereskan wanita rubah itu jika memang Arsya dan Reno tidak bisa berbuat tegas.
__ADS_1
", semua ini gara - gara wanita si****lan itu, awas saja jika Oma menyalahkan ku, akan ku buat dia menjadi gelandangan", batin Reno dengan amarah.
Reno segera menuju Ruangan CEO untuk memberitahukan tentang kedatangan Oma Cintya ke indonesia, kebiasaan Reno masuk keruangan Arsya tanpa mengetuk pintu dulu membuat dua manusia di dalamnya terkejut.
", apa kau tidak bisa masuk ruangan ku dengan mengetuk pintu terlebih dahulu", ucap Arsya geram.
", Tak ada waktu untuk mengetuk pintu", ucap Reno tak kalah sewot.
", siapkan barang - barang mu kita harus segera ke jakarta", perintah Reno kepada Arsya.
", kau mau ikut aku pindah ke jakarta atau ke perancis, Oma terbang ke jakarta besok, semua ini karena ulah mantan istrimu, jika saja kau biarkan aku membereskannya semuanya tidak akan seperti ini," ucap Reno marah.
meskipun status Reno hanyalah Asisten Arsya, namun Reno mempunyai hak penuh dalam melindungi Arsya. Oma Cintya mempercayakan Arsya kepada Reno untuk menjaga dan melindunginya, karena Arsya yang masih sering labil dalam mengambil keputusan dikarenakan depresi yang pernah dialaminya.
flashback on
__ADS_1
", bagaimana keadaan cucuku, apa dia masih terus menyendiri", tanya Oma Cintya kepada Reno.
", masih Nyonya, dan Tuan Arsya kembali meminum obat penenangnya, Tuan Arsya begitu mencintai Nona Anna Nyoya, yang membuat Tuan sangat terpukul karenanya", jelas Reno kepada Oma Cintya.
", Dion... bereskan wanita itu, aku tidak ingin cucuku lebih terluka lagi karena ulahnya", perintah Oma Cintya kepada Asistennya.
", tapi Nyonya, Tuan Arsya tidak ingin anda menganggu karir Nona Anna, Tuan Arsya meminta agar anda melepaskan Nona Anna, menurut Tuan ini bukan sepenuhnya kesalahan Nona Anna, karena Tuan masih belum bisa memberikan nafkah batin dan masih menjalani pengobatannya, saya takut jika suatu saat Tuan sembuh dan mencari Nona Anna kembali dan Nona Anna tidak ada, akan membuat Tuan semakin tertekan lagi", jelas Reno meyakinkan Oma Cintya demi mengabulkan permintaan Arsya.
", baiklah jika itu keinginan cucuku, tapi kau harus bisa menjaga mentalnya, jika suatu saat wanita itu datang lagi dan menganggu cucuku, maka aku tidak akan mendengar alasan apapun, aku serahkan Arsya kepadamu, lakukan yang terbaik untuk menjaganya, dia satu - satunya penerus ku ", ucap Oma Cintya dan berlalu pergi meninggalkan Reno yang masih berdiri tegak ditempatnya, yang diikuti oleh Dion ayah Reno.
Dion segera memerintahkan orang kepercayaannya untuk membatalkan misinya menghancurkan karir Anna, sesuai permintaan Tuan Arsya.
Reno menarik napas dalam - dalam bisa meyakinkan Oma Cintya, segala sesuatu yang berhubungan dengan Anna disingkirkan dari kehidupan Arsya, bahkan Reno memindahkan kantornya ke pabrik utama yang berada dikawasan pegunungan, dengan harapan Arsya bisa lebih cepat melupakan Anna, dan Anna juga tidak lagi menganggu kehidupan Arsya.
flashback off
__ADS_1