Single Mother Kesayangan Sang Duda

Single Mother Kesayangan Sang Duda
bab 49


__ADS_3

Sila terus ikut sibuk dalam melayani para pelanggannya, hingga sekelompok ibu - ibu yang sedang asyik mengobrol memanggil pelayan, melihat para karyawannya yang sibuk dengan pekerjaan mereka masing - masing akhirnya Sila memutuskan dirinya saja yang datang memenuhi panggilan ibu - ibu itu.


" silahkan Nyonya,mau pesan apa ?, Sila memberikan daftar menu yang ia bawa pada salah satu wanita di hadapannya.


para wanita itu sedang sibuk menulis menu yang mereka inginkan di buku yang diberikan oleh Sila, dan segera memberikan kembali pada Sila agar pesanan mereka segera bisa di nikmati.


tak lama datang seorang wanita yang ikut bergabung dalam kelompok ibu - ibu sosialita, wanita itu terkejut karena melihat Sila yang ikut dalam melayani para pelanggan Resto.


" kamu Sila kan?, tanya wanita tersebut.

__ADS_1


Sila hanya mengangguk sebagai jawaban dari pertanyaan wanita itu.


" wah - wah mengapa kau berpindah profesi sekarang, bukannya kau menjadi simpanan seorang duda kaya yang menjadi bos mu, jika aku yang jadi dirimu, aku hanya ingin menikmati hidup dengan ongkang - ongkang kaki di rumah , hai.. saudara - saudara mohon perhatian nya sebentar, saya ingin sedikit memberikan informasi jika yang memiliki Resto ini adalah seorang janda memiliki dua anak, namun demi mencukupi kehidupannya ia rela menjadikan dirinya sebagai simpanan seorang duda yang tak lain adalah bosnya sendiri, yang beritanya sempat viral kemaren, inilah wanita itu yang kini sedang berdiri di hadapan kita semua" , ucap Sonia yang tak lain adalah istri Aldi mantan suami Sila.


Sonia sangat bersemangat untuk mempermalukan Sila, bagi Sonia ini adalah waktu yang tepat untuk membalas rasa sakit hatinya atas kejadian di masa lalu. para pelanggan ada yang mulai berbisik - bisik membicarakan Sila, ada yang tetap melanjutkan menyantap makanannya tanpa perduli dengan apa yang terjadi, bahkan ada yang mencibirnya. Sila hanya diam mendengar semua hinaan dari Sonia.


" aku hanya ingin memberimu kesempatan untuk bicara", jawab Sila tanpa menunjukkan reaksi apapun.


" kau sombong sekali, apa kau kira akan ada seseorang yang datang membelamu seperti dulu lagi!, ucap Sonia yang mulai geram pada Sila karena apa yang dia lakukan tidak membuat Sila takut atau menangis seperti yang ia pikirkan.

__ADS_1


Sila mulai menyiapkan dirinya untuk mengklarifikasi apa yang dituduhkan Sonia terhadap dirinya. makan siang yang seharusnya nikmat dan hikmat berubah menjadi seperti di bioskop karena penasaran atas apa yang akan terjadi selanjutnya.


" sebelumnya saya memohon maaf yang sebesar - besarnya atas ketidak nyaman ini, dan sekali gus saya ingin mengklarifikasi atas apa yang di sampaikan oleh Nyonya Sonia kepada saya. Benar saya adalah pemilik Resto ini, dan benar saya bekerja di sebuah perusahaan sebagai sekretaris tapi bukan sebagai simpanan CEO saya dan benar juga bahwa sempat ada berita yang tidak mengenakkan buat saya kemaren karena adanya orang yang ingin menjatuhkan kehormatan CEO saya dan memfitnahnya, tapi berita itu sudah diklarifikasi tentang kejadian dan kebenarannya, anda semua bisa langsung melihatnya di berita online, karena saya yakin pelanggan - pelanggan saya adalah orang - orang pintar yang tidak langsung percaya dengan berita yang belum pasti kebenarannya, dan mengapa wanita di depan saya ini sangat terobsesi ingin menjatuhkan saya, karena Nyoya Sonia adalah istri dari mantan suami saya, Nyoya Sonia dan mantan suami saya dulunya adalah sekretaris dan bos di sebuah perusahaan, karena seringnya bertemu dan mungkin Nyoya Sonia lebih cantik dan muda dari saya akhirnya mantan suami saya tergoda olehnya dan karena hal itu juga saya menyandang gelar janda dengan dua anak untuk saat ini, saya sudah mengikhlaskan suami saya dan Nyonya Sonia bersatu, tapi kelihatannya Nyonya Sonia masih menaruh dendam dan benci terhadap saya, sehingga Nyonya Sonia lupa bagaimana masa lalunya dahulu, dan satu lagi yang ingin saya tekankan dan sampaikan pada anda Nyonya Sonia yang terhormat, saya akan selalu menang atas anda, kalaupun berita yang anda sampaikan benar saya tetaplah wanita yang terhormat dari anda, karena saya menjadi simpanan seorang duda bukan simpanan suami orang seperti yang anda lakukan dulu, apa perlu saya sampaikan juga kepada pelanggan Resto ini bagaimana anda dan suami anda memperlakukan saya dan kedua anak saya dahulu ketika anda datang sebagai wanita ketiga dalam rumah tangga saya, dan saya yakin anda akan semakin malu jika hal itu saya ungkapkan, tapi saya tidak seperti anda Nyonya, yang sibuk membuka aib orang lain tapi anda lupa dengan aib anda sendiri, berhentilah menganggu saya karena saya bukan Sila yang dulu, yang memilih diam dan mengalah, dan satu lagi Nyonya saya sudah merekam semua ucapan anda di handphone saya, ini bisa saya jadikan bukti bahwa anda mencemarkan nama baik saya dan anda bisa merasakan dinginnya penjara", jelas Sila panjang lebar, para pelanggan ada yang bersorak mencibir Sonia, adanya mengatainya pelakor, dan ada pula yang berbalik menjadi kasihan kepada Sila.


Sonia akhirnya pergi meninggalkan Resto dengan perasaan kesal dan marah, rencana yang ia susun untuk membalas Sila justru berbalik menjatuhkan dirinya sendiri, dengan hati yang yakin Sonia merekomendasikan Resto Sila pada teman Sosialitanya hanya karena Sonia melihat berita yang sedang viral tentang Arsya dan Sila, namun Sonia tidak tahu jika berita itu sudah diklarifikasi tentang kebenarannya.


di dalam Resto yang ramai pelanggan, ada seorang pria yang duduk menyaksikan adegan yang baru saja usai karena lawan main sang pemeran utama meninggalkan lokasi kejadian, siapa lagi jika bukan Arsya, ia mendapatkan kabar dari orang suruhannya tentang apa yang terjadi di Resto milik Sila, tak menunggu lama Arsya langsung pergi menuju Resto tersebut karena takut terjadi sesuatu kepada Sila dan kedua anaknya, namun apa yang dipikirkannya salah, justru ia dibuat kagum oleh Sila karena gaya elegan Sila dalam membalas perbuatan musuhnya, membuat Arsya merasa bangga dan tersenyum bahagia, wanita yang ia kenal lebih memilih diam dan mengalah daripada harus menanggapi orang yang memusuhi atau menyakitinya kini berubah menjadi wanita yang berani dan lebih berkelas dalam menghadapi masalahnya.


Resto kembali seperti sebelum adanya kejadian yang mengemparkan, para pelanggan kembali menikmati makan siangnya dengan tenang dan nikmat. Sila memilih kembali keruangan nya untuk menemui kedua anaknya dan untuk menikmati makan siang bersama. sedangkan Arsya memilih meninggalkan Resto dan kembali melanjutkan aktivitasnya yang sempat tertunda karena memilih menyusul Sila di Restonya.

__ADS_1


__ADS_2