Suamiku Mahluk Ghaib

Suamiku Mahluk Ghaib
kehamilan aneh


__ADS_3

Niken heran melihat dirinya, dua terus melihat kearah cermin,Azam datang dan heran melihat Niken.


"ada apa dengan mu sayang, Kenapa terus berada di depan cermin seperti itu?" tanya Azam yang duduk di ranjang kamar.


"lihatlah aku sekarang, perutku kenapa bisa sebesar ini, padahal baru kemarin kalau aku hitung baru sekitar dua bulan, tapi sudah ketara, dan akh..." teriak Niken kesakitan karena ada sesuatu yang bergerak di perutnya.


"kenapa sayang?" tanya Azam yang mendekat dan mengusap perut dari Niken.


perlahan rasa sakit itu pun menghilang, dan Niken menyentuh tangan Azam.


"lihatlah dia begitu menurut para ayahnya, bahkan saat sentuhan mu pada perutku, dia langsung tenang," kata Niken.


"baiklah, sekarang kita turun sepertinya tadi ibu sudah membuatkan susu untuk mu dan ketiga kakak ipar," jawab Azam.


"apa, apa mereka juga hamil bersamaan?" tanya Niken terkejut.


"iya, dan baru di ketahui tadi saat dokter melakukan tes pada mereka," jawab Azam.


"wah rumah ini akan benar-benar ramai ya, tapi aku tiba-tiba ingin makan mie ayam yang ada di sekitar alun-alun," kata Niken.


"baiklah, biar aku pergi belikan, kamu tunggu di rumah saja ya," kata Azam.


"baiklah, kalau begitu beli dua ya, dan belikan cekernya satu porsi ya," mohon Niken.


"baiklah, aku mengerti sayang," jawab Azam.


Azam pun keluar ke dunia nyata untuk membelikan permintaan istrinya, tapi dia berubah jadi seorang pria tampan.


sebuah mobil mewah berhenti di depan dirinya, "butuh tumpangan ganteng?" tanya wanita yang sepertinya sudah berusia empat puluh tahunan.


"iya cantik, boleh aku menumpang," kata Azam dengan manis.


"masuklah," jawab Azam.


tapi pria itu melakukan hipnotis pada wanita itu, sekarang Azam meminta wanita itu untuk membelanjakan semua kebutuhannya.


bahkan Azam meminta wanita itu hampir membeli begitu banyak makanan ringan untuk istrinya.


setelah puas memperdaya korbannya, dia tak lupa melakukan hal itu untuk bersenang-senang toh istrinya juga belum bisa di gunakan.

__ADS_1


setelah meninggalkan wanita itu di pinggir jalan, dia pun pulang ke rumah dengan semua belanjaannya.


dini heran melihat Azam yang pulang dengan begitu banyak barang, "kamu habis borong?" tanya wanita itu.


pasalnya wanita itu sebenarnya juga sama seperti Niken, tapi dia sudah terbiasa karena sudah hidup lama di dunia ghaib.


tapi Niken butuh penyesuaian terlebih anaknya butuh nutrisi. "iya kebetulan dia mau makan mie ayam,"


"wah beruntungnya adik ipar, mbak juga mau dong," kata Dini.


jadilah Azam membagi mie ayam itu untuk semuanya, dan membawa lima ke atas.


karena dia akan makan bersama Niken, semuanya tak ada yang berani menganggu Niken


karena wanita itu sangat di manjakan, karena anaknya saat lahir nanti akan sangat sakti.


jadilah Dini, Sesa dan Fera tak berani berulah pada adik ipar mereka itu.


Niken begitu senang karena mie ayam itu masih ngebul, dia dan Azam langsung makan.


bahkan Niken tak mengira jika suaminya itu juga membelikan cemilan yang begitu banyak.


dan itu sangat membuatnya senang, bahkan Azam meminta Niken khusus minum air kemasan.


karena perutnya yang begitu besar, sedang Azam makin sering jekuar untuk mencarikan mangsa untuk membuat manusia mau membelikan makanan untuk istrinya itu.


####


di Singapura, hari ini terlihat sedikit hujan gerimis tapi tak menghalangi tuan Alan mengajak cucunya itu berjalan-jalan.


padahal janji yang kemarin di batalkan karena kepulangan Arkan dan Lily serta kesembuhan dari Anastasya di tinggal begitu saja.


terlebih dia sudah memiliki pengganti yang begitu hebat seperti menantunya itu.


"ada apa dengan mu Pi?" tanya Anastasya pada suaminya.


"Daddy benar-benar pergi jalan-jalan dengan Lily, dan aku harus mengantikan dirinya untuk menghadapi kepala distrik-distrik yang sangat sombong itu," kata Arkan.


"ya mau bagaimana lagi, kamu adalah penerus Daddy, dan aku yakin karena kamu mampu, itulah kenapa Daddy sangat percaya padamu," jawab Anastasya.

__ADS_1


"baiklah kamu memang benar, apa mau istirahat, kamu terlalu memaksakan diri untuk berjalan lagi," kata Arkan memeluk tubuh istrinya itu erat.


"ah... aku harus bisa secepatnya jalan, tapi sepertinya ada yang bangun," lirih Anastasya.


"maaf, dia terlalu lama tak pernah bereaksi, tapi sekali dengan mu, dia langsung kenal," kata Arkan malu


"dasar nakal," jawab Anastasya tertawa.


di desa keluarga Raka mengungkapkan kebahagiaannya dengan kembalinya Anastasya dengan mengadakan pengajian Akbar.


bahkan setelah pengajuan keesokan harinya di adakan acara ruwatan dan bersih desa.


pasalnya sudah ada kasus berkali-kali gadis yang di setubuhi oleh mahluk halus.


itulah kenapa Raka memutuskan untuk memimpin acara ruwatan bersama dua putranya.


Ki item selaku raja para genderuwo pun sedang mengawasi keluarga Broto yang di ketahui sedang menunggu kelahiran dari keturunan mereka.


tapi Ki item tidak tau dan tak pernah melihat istri dari putra terakhir mereka yang sudah lama tak pulang.


bahkan keluarga itu melakukan pesta tapi anehnya istri dari Azam tak pernah kelihatan.


dia pun juga sering di alamnya karena di dunia nyata keluarga Raka sudah tak sering memanggilnya.


karena sekarang mereka sudah jarang membantu orang yang terkena sihir seperti dahulu.


terlebih arkan dan faraz sudah sibuk dengan kegiatan mereka masing-masing, tapi kadang-kadang dia juga masih sering datang untuk mengecek saja.


setelah menaruh sesajen lengkap di beberapa putukan yang ada di sekitar desa.


mereka pun melanjutkan dengan menanam beberapa pohon Bidara dan bambu kuning di sudut-sudut desa.


bahkan malam harinya di adakan acara wayang kulit semalam suntuk, dan saat ritual memandikan gong Ageng sebelum di gunakan.


gong itu berbunyi begitu sendiri seperti menandakan sesuatu, bahkan Faraz melihat gong itu seakan menyala merah.


terlebih sudah bertahun-tahun mereka dan warga desa tak mengadakan bersih desa.


Faraz berusaha berkomunikasi dan mengetahui hal besar akan terjadi, bahkan malapetaka itu bisa membunuh banyak manusia.

__ADS_1


dia pun memandikan gong itu sesuai arahan penjaganya, bahkan dari ayam saya juga memiliki Citi khusus yang harus di ikuti.


tapi beruntung saat pertunjukan semua berjalan lancar, Faraz bahkan harus duduk untuk menjaga gong Ageng.


__ADS_2