
❤️ Happy Reading ❤️
''Baik-baik di sana ya sayang.'' kata mommy Shanum saat mengantar pasangan pengantin baru itu di bandara. ''Kalau ada apa-apa...hubungi mommy.'' pesannya pada sang menantu pilihan.
''Iya mom.'' jawab Shakila.
''Dan kamu Axel...awas kalau di sana kamu sampai macam-macam.'' peringat mommy Shanum. ''Awas saja kalau sampai kamu membuat istrimu ini sampai bersedih.'' imbuhnya lagi.
''Cih sebenarnya anak mommy itu siapa sih...'' decih Axel yang malah mendapatkan tatapan tajam dari sang mommy. ''Iya...iya mom.'' kata Axel selanjutnya untuk menjawab kata-kata sang mommy tadi.
''Sudah sana berangkat...kasihan tu sudah di tunggu.'' kata Arya.
''Pamit ya mom, dad.'' pamit Shakila sambil menyalami tangan kedua mertuanya.
''Jangan lupa buatin cucu ya Ax.'' seru mommy Shanum ketika anak dan menantunya sudah mulai melenggang pergi menuju ke pesawat pribadi yang akan mereka tumpangi.
...****************...
Setelah kurang lebih selama dua jam mengudara...mereka sampai juga di bandar udara I Gusti Ngurah Rai Bali.
Sesampainya di sana mereka sudah di jemput oleh pihak vila yang akan mereka tempati nantinya selama di sana, yabg tentu saja kedatangan mereka berdua sudah di konfirmasi langsung oleh sang ibu negara...ya siapa lagi kalau bukan mommy Shanum lah pelakunya.
Selama di Bali, Axel dan Shakila akan berada di salah satu vila mewah milik keluarga Narendra tentunya.
''Tuan muda Narendra.'' sapa seseorang yang sudah menunggu Axel sedari tadi. ''Selamat datang.'' sapanya lagi.
''Hem.'' sahut Axel. ''Langsung ke vila.'' kata Axel selanjutnya.
''Baik tuan muda.'' sahutnya.
Sedangkan Shakila jangan di tanya, dia hanya diam sambil memperhatikan interaksi antara dua orang itu.
Sesampainya di tempat tujuan, Axel dan Shakila langsung di arahkan ke vila yang hanya di khususkan untuk anggota keluarga Narendra saja alias tidak di sewakan untuk orang lain.
Cklek
''Silahkan tuan muda...nona muda.'' kata orang tadi sambil membawa koper Axel dan Shakila masuk kedalam. ''Saya permisi tuan...nona...'' pamitnya. ''Kalau butuh sesuatu anda bisa menghubungi kami.'' sambungnya.
''Iya, terimakasih.'' ucap Shakila.
''Sama-sama nona...permisi.'' pamitnya lagi dan di angguki oleh Shakila.
Kalau Axel jangan ditanya...hanya diam dan cuek sambil duduk di salah satu sisi ranjang.
Shakila berjalan ke arah jendela besar yang masih tertutup rapat oleh gorden.
Sreek
__ADS_1
''Wah...'' seru Shakila kagum melihat apa yang ada di hadapannya saat ini.
Ternyata itu tak cuma jendela kaca yang besar melainkan di tengahnya ada pintu kaca juga.
Cklek
''Hem...sejuknya...'' gumam Shakila begitu melangkahkan kakinya keluar.
Di lihatnya sekeliling...ada kursi juga kolam renang pribadi di sana, di tambah lagi dengan pemandangan yang sangat memanjakan mata, maka tak salah kalau banyak para wisatawan dari dalam maupun mancanegara banyak yang berkunjung ke sana.
''Kamu suka?'' tanya Axel yang tiba-tiba mengejutkan Shakila dari arah belakang.
''Ish, kamu ini bikin kaget.'' gumam Shakila. ''Suka...ini indah banget.'' jawab Shakila sambil menikmati langit malam untuk yang pertama kali di Bali.
''Kalau kamu suka, kamu bisa datang ke sini kapanpun kamu mau.'' kata Axel dengan entengnya.
''Maksudnya?'' tanya Shakila.
''Iya, kamu kapan saja bisa berkunjung ke sini.'' jawab Axel. ''Jangan bilang kalau kamu gak tau bahwa vila ini milik keluarga Narendra?'' tanyanya.
''Kamu serius?'' tanya Shakila dengan mata yang sudah terbelalak.
''Jadi kamu beneran gak tau?'' tanya Axel dan di jawab dengan anggukan kepala oleh Shakila. ''Oh ya maupun Kila...apa sih yang kamu tau tentang keluarga ku.'' kata Axel.
''Yang aku tau ya...keluarga kamu kaya...punya perusahaan...udah.'' jawab Shakila.
''His sudahlah...sana sekarang kamu mandi, sudah malam.'' titah Axel.
...****************...
''Mau makan di luar apa di kamar saja?'' tanya Axel ketika mereka berdua sudah sama-sama selesai mandi.
''Di kamar aja ya Ax, capek.'' jawab Shakila.
''Oke, aku pesenin dulu.'' kata Axel. ''Kamu mau makan apa?'' tanyanya lagi.
''Terserah kamu sajalah.'' sahut Shakila sambil membuka ponsel miliknya untuk mengecek usahanya hari ini.
Axel pun setelah memesan makanan, membuka laptop miliknya untuk memeriksa semua pekerjaannya hingga ada suara ketukan pintu yang berasal dari luar.
''Biar aku saja yang buka.'' kata Axel saat Shakila hendak bangun dari duduknya.
Cklek
Terlihat ada seorang pelayan yang membawa troli berisikan makanan untuk mereka berdua.
Setelah memberikan tips, Axel pun mengambil alih untuk dibawanya sendiri kedalam.
__ADS_1
''Makan dulu Kil.'' kata Axel.
Di sana sudah ada berbagai macam makanan yang tersaji sehingga membuat mata Shakila berbinar.
Axel memesan beberapa makanan untuk makan malamnya bersama Shakila.
''Ini apa Ax? kok kayak urap ya...'' tanya Shakila.
''Oh itu namanya sorombotan, memang mirip urap tapi isinya itu dari bayam, kangkung, kacang panjang, buncis, tauge, terong bulat dan pare.'' jawab Axel. ''Bumbunya juga beda...ini khas Bali, ada kunyit, kencur, lengkuas juga bumbu kacang pedas.'' imbuhnya lagi. ''Kalau ini sudah tau?'' tanya Axel sambil menunjuk ke salah satu makanan.
''Sudah.'' jawab Shakila. ''Sate lilitkan...'' tebaknya.
''Pinter.'' kata Axel. ''Ini?'' tanya Axel lagi.
''Emmm...'' kata Shakila seraya berpikir.
''Ayam betutu.'' sahut Axel.
''Oh iya itu...'' kata Shakila.
''Sudah ayo makan...aku sudah lapar.'' kata Axel.
''Hem baiklah.'' kata Shakila. ''Ini minuman apa yang kamu pesan Ax? seger banget kayaknya.'' kata Shakila lagi di sela-sela maknanya.
''Oh itu es bir.'' jawab Axel yang sontak membuat Shakila tersedak.
''Pelan-pelan dong Kil maknanya.'' kata Axel seraya memberikan segelas air mineral pada Kila. ''Jangan sampai aku jadi duda muda ya...'' candanya yang membuat Shakila langsung memelototkan matanya pada Axel.
''Itu sih mau kamu, biar bisa nikah sama...siapa itu kekasih kamu...'' ketus Shakila.
''Ck...gak usah bahas aneh-aneh deh.'' kata Axel.
''Kamu dulu yang mulai.'' kata Shakila tak mau kalah.
''Iya...iya...maaf.'' ucap Axel.
''Oh iya Ax, akukan gak minum bir...kok bisa-bisanya kamu pesen es bir.'' cecar Shakila.
''Ini itu cuma namanya aja Kil.'' sahut Axel. ''Minuman ini tu terbuat dari kelapa muda dan air jeruk nipis, terus di kasih es sama air gula...sudah, gak ada alkoholnya sama sekali.'' tutur Axel.
__ADS_1
''Oh kirain ini beneran bir.'' sahut Shakila.
''Bisa kena omel mommy aku kalau sampai dia tau menantu kesayangannya aku cekokin bir.'' kata Axel yang membuat Shakila terkekeh.